I Will Change This Life

I Will Change This Life
Chapter 5


__ADS_3

Merasa ada yang menghinanya, Shangyue lalu menoleh ke arah para pelayan tersebut dan menghampiri salah satu dari mereka, memegang tangan dan menatap mata pelayan tersebut dengan tajam.


"Apa mulutmu hanya bisa menghina, kalau begitu lebih baik kau tetap bungkam " Bisik Shangyue ditelinga pelayan tersebut, benar saja setelah Shangyue mengatakan hal itu pelayan tersebut tidak bisa berbicara sama sekali.


"emmmm, emmmmm....... " pelayan tersebut ingin mengatakan sesuatu kepada pelayan yang lain namun para pelayan yang lain tidak mengerti sama sekali.


"Apa yang kau lakukan padanya dasar sampah"Teriak pelayan B


" Apa kau ingin menjadi sepertinya?"tanya Shangyue sembari mengeluarkan belati dari kalung dimensi nya lalu mendekat ke arah pelayan B.


"A.... apa yang akan..... k... kau lakukan, jangan m.....mendekat kau buruk rupa"Kata pelayan B


" Bukankah tadi kau menghinaku sekarang kenapa takut seperti itu?"Kata Shangyue lalu menggores wajah pelayan B dengan belati yang ia bawa.


"Akhhh, sakit..... jangan.......wajahku akhhh..."Teriak pelayan B kesakitan karena seluruh wajahnya terluka parah.


" YANG MULIA KAISAR , PUTRA MAHKOTA, SELIR, PANGERAN, DAN TUAN PUTRI MEMASUKI RUANGAN"teriak para pengawal.


Kaisar dan yang lainya pun segera masuk kedalam ruang makan, mereka semua berhenti melangkah ketika melihat Shangyue sedang melukai seorang pelayan.


" Liu Shangyue, apa yang kau lakukan disini!!"Tanya Kaisar

__ADS_1


Shangyue terpaksa menghentikan aksinya saat mendengar suara Kaisar.


" Tentu saja datang untuk makan!! " kata Shangyue singkat


"Yang mulia tolong kami, dia telah menindas kami yang mulia " ucap pelayan C meminta belas kasihan kepada Kaisar.


"Apa benar yang dikatakan oleh pelayan itu!!?"Tanya Kaisar


" Apa pedulimu!!"jawab Shangyue


" Liu Shangyue jawab pertanyaanku!! " kata Kaisar dengan nada yang agak tinggi


" Iya itu benar!!, puas!!!" Kata Shangyue, saat ini perasaannya sedang sangat marah karena Kaisar mengganggunya saat sedang menyiksa pelayan tersebut.


" Pelayan, bawa para pelayan ini untuk di obati"perintah Kaisar


" Ayo kita lanjutkan makan malam "lanjutnya


semua orang duduk dikursi masing masing, begitupun Shangyue yang duduk dikursi berwarna emas.


" Eh, Jiejie itu adalah tempat duduk ku " kata Liu Rongyin dengan nada lembut

__ADS_1


" Apa kau buta!!!, perlukah aku memanggil tabib untuk menyembuhkan matamu itu!!, lihatlah dengan jelas kursi ini adalah untuk anak dari permaisuri sedangkan kau adalah anak seorang selir!!" Ucap Shangyue


"Liu shangyue diam!!!, kau jangan pernah menghina Yin'er setidaknya dia itu memiliki kemampuan!!, tidak sepertimu yang seorang sampah!!" ucap Putra Mahkota


BRAKK....


Shangyue menggebrak meja dengan sangat kuat karena merasa marah putra mahkota telah mengatainya seorang sampah.


" teruslah membelanya aku tidak peduli, tapi ingat satu hal jangan pernah menghina atau meremehkanku, ingat itu!!" kata Shangyue dengan mengeluarkan auranya yang sangat kuat, semua orang diruangan tersebut merasakan sesak nafas dan tidak bisa bergerak sama sekali begitu juga dengan Kaisar, lalu saat Shangyue pergi semuanya kembali normal.


Di Hutan


Seorang gadis sedang berjalan menyusuri hutan sambil mengomel tidak jelas dan tanpa ia sadari ada sebuah lubang ditanah dan akhirnya ia terperosok jatuh kedalam lubang tersebut.


Dan sampailah pada sebuah gua dengan air terjun didalamnya dan dengan cahaya bulan menembus kedalam gua tersebut menambah keindahanya.


"Akhhh,aku ada dimana lagi sekarang"tanya Shangyue, dengan tubuh basah kuyup dia mencoba bangkit dari dalam air yang dangkal itu, lalu di dengan sembarangan melemparkan cadarnya kedalam air.


" Apa aku tidak bisa pulang, bagaimana ini "Pikir Shangyue


"Aku harus mencari jalan keluar " Shangyue kemudian menyusuri gua tersebut berharap bisa menemukan jalan keluar.

__ADS_1


Dia memberhentikan langkahnya ketika melihat seorang Pria tengah terikat sebuah rantai di gua tersebut Dan Shangyue kemudian menghampirinya saat dia melihat pria itu seperti tidak bergerak sama sekali dia menggunakan kekuatannya untuk melepaskan rantai tersebut karena merasa kasihan pada pria itu. Meskipun menguras begitu banyak tenaganya karena mengeluarkan kekuatan yang sangat berlebihan tapi dia merasa senang ketika menolong seseorang, Shangyue membaringkan pria tersebut dengan perlahan dan terlihatlah wajah tampan pria itu dengan rambut hitamnya yang indah.


__ADS_2