I Will Change This Life

I Will Change This Life
Chapter 3


__ADS_3

"oh iya, bagaimana keadaanmu Yue'er?, apa kau baik baik saja"Tanya selir kedua


" Ibunda jangan khawatir, aku baik baik saja"Kata Shangyue meyakinkan selir kedua


" Ibunda, apakah si tua bangka sialan itu menyakitimu?"Lanjutnya


" Apa yang kau maksud adalah kaisar?"


" Siapa lagi jika bukan dia " Jawab Shangyue singkat.


" Apa kau membencinya Yue'er"Tanya selir kedua


" Aku sangat membencinya, dia sama sekali tidak pernah peduli denganku bahkan menutup mata ketika ada yang menindas ku " Kata Shangyue terbawa emosi seolah olah dia yang merasakan semua penderitaan itu.


" Ibunda tau apa yang kau rasakan selama ini, tetapi jangan pernah merasa bahwa tidak ada orang yang peduli denganmu, karena Ibunda dan juga Tian'er sangat menyayangimu" Kata selir kedua sembari memeluk Shangyue dan Shangyue pun membalas pelukan dari selir kedua.


Ternyata seperti ini rasanya kehangatan dari pelukan seorang ibu,dikehidupan kali ini aku bisa merasakannya, hanya saja kurang kasih sayang dari seorang ayah. Tapi tidak masalah aku tidak butuh ayah seperti tua bangka sialan itu


" Mei Mei, kita harus pergi dari sini jika berlama-lama nanti akan diketahui oleh para pengawal " kata Liu Zhen Tian

__ADS_1


" Tian'er benar,Yue'er jaga dirimu baik baik " kata selir kedua


" Baik ibunda" ucap Shangyue sembari pergi melompat dari jendela dan diikuti oleh Liu Zhen Tian


Mereka berdua sudah pergi dari kediaman selir kedua lalu menuju paviliun masing masing.


Di Paviliun Teratai


Shangyue langsung masuk kedalam Paviliunnya.


" Tuan putri sudah kembali, nubi sangat menghawatirkan tuan putri "Kata Jia Nuan


" Hmmmm, apa tadi ada yang datang kemari!?"Tanya Shangyue dengan nada yang sedikit tegas


" oh, untuk apa dia datang kemari, apa untuk menyaksikan jika benar aku sedang sekarat " Shangyue mengatakan hal itu dengan seringai kecil diwajahnya.


" Oh ya satu lagi, Jia Nuan kau jangan memanggilku Tuan putri, panggil saja aku Mei Mei seperti Gege memanggilku"Kata Shangyue yang langsung mengubah ekspresi wajahnya.


"T... tapi... tuan putri"

__ADS_1


" Tidak ada tapi tapian! " ucap Shangyue tegas


"Baik tuan put, eh Mei Mei "


" Bagus, sekarang kau siapkan air mandi untukku " perintah Shangyue


" Baik Mei Mei "


Jia Nuan lalu pergi meninggalkan Shangyue untuk menyiapkan air mandinya.


"uh, bosen banget nggak tau mau ngapain kan biasanya sekarang ini aku lagi ada di markas Black Rose Mafia" ucap Shangyue sambil menghela nafas panjang


" Aku pergi ke hutan aja kali ya, buat berpetualang kan seru jadinya " Ucap Shangyue lalu pergi meninggalkan Paviliunnya melewati tembok belakang istana, mungkin dia sudah lupa jika tadi dia meminta Jia Nuan untuk menyiapkan air mandinya, tapi dia tidak jadi untuk mandi dan malah pergi begitu saja.


Di Hutan


Pepohonan Rimbun menutupi sinar matahari, Shangyue terus berjalan menyusuri hutan,angin menyapu wajah cantiknya karena saat ini ia tidak mengenakan cadar nya.sampai pada akhirnya dia tiba di sungai.


"Waw, sungai ini indah, eh apa itu. Ikan pelangi kah? pasti enak jika dimakan " tanya Shangyue lalu mencoba menangkap ikan tersebut.

__ADS_1


"Susah banget nangkepnya, padahal gue udah cepet banget " Kata Shangyue kini dia menggunakan kekuatan ekstra nya lalu berhasil, ikan itu ada digenggaman tangannya saat ini bersinar seperti emas.


" Ikannya bagus banget, sayang kalau dimakan buat ikan hias bagus juga kayaknya "pikir Shangyue


__ADS_2