I Will Change This Life

I Will Change This Life
Chapter 8


__ADS_3

Di Paviliun Teratai


Shangyue masuk ke dalam Paviliunya lalu mengunci pintu dari dalam, dia melampiaskan amarahnya dengan melemparkan semua barang yang ada didalam paviliunya.


Ctarrrr..... Ctarrrr...


" Mei Mei apa yang kau lakukan didalam sana... " Tanya Jia Nuan dengan panik karena merasa khawatir pada Shangyue


" Mei Mei tenanglah, aku mohon berhentilah melemparkan barang barang itu kau bisa terluka nanti " Kata Jia Nuan dengan Cemas


Sementara itu didalam paviliunya, Shangyue diam diam menangis dalam amarahnya.


"Hiks... aku hanya ingin mendapatkan kebahagiaan......, apakah itu sangat sulit untuk didapatkan... "kata Shangyue


" Kenapa, sekarang aku merasakan penderitaan ini untuk yang kedua kalinya, dulu aku hidup kesepian tanpa kasih sayang dari orang tuaku dan sekarang aku mempunyai keluarga tapi sama sekali tidak menyayangiku" lanjutnya


" Apa aku tidak berhak bahagia?"tanya Shangyue pada dirinya sendiri


" Tentu saja kau berhak bahagia"kata Seorang pria yang tiba tiba masuk ke dalam paviliunya melewati jendela lalu menghampirinya.


" Kenapa kau datang kemari!!!, pergi dari sini!!" Ucap Shangyue


" Aku tidak akan pergi sebelum kau berhenti menangis"kata pria tersebut yang tak lain adalah Huang Xiang Qun


"Aku tidak menangis" Kata Shangyue sembari mengusap air matanya

__ADS_1


" Jangan berbohong, aku bisa melihatnya dengan jelas" Ucap Xiang Qun


Huang Xiang Qun menghampiri Shangyue lalu memeluknya, Shangyue mencoba mendorongnya namun tidak bisa dan akhirnya dia membiarkan Xiang Qun memeluknya.


" Dan untuk pertanyaanmu tadi, Semua orang mempunyai kebahagiannya sendiri masing-masing, tergantung cara dia menjalani hidupnya"Kata Xiang Qun


" Terimakasih telah memberitahuku" kata Shangyue, dia merasa tenang setelah mendengar ucapan Xiang Qun


" Tidak masalah, bukankah kau adalah istriku" Kata Xiang Qun


"Kau!!!!, sudah aku bilang aku ini bukan istrimu!!!dasar orang gila pergi dari sini!!"Ucap Shangyue yang marah kembali karena Xiang Qun yang memanggilnya sebagai istrinya, Shangyue lalu mengambil sebuah vas bunga yang hendak dia lemparkan pada Xiang Qun.


" Istri aku pergi dulu" Ucap Xiang Qun, dia segera pergi sebelum Shangyue melemparkan Vas bunga ke kepalanya.


" Orang gila, tapi anehnya aku merasa tenang ketika dia ada didekatku"Gumam Shangyue


"Mei Mei apa kau baik baik saja, kau tidak terluka bukan?" tanya Jia Nuan


" Jiejie aku baik baik saja, oh ya aku akan pergi ke pasar sebentar untuk membeli sesuatu jadi kau jangan khawatir dan juga jangan beri tau siapapun, jika ada yang kemari beritahu bahwa aku sedang sakit parah " ucap Shangyue Yang langsung mengambil cadarnya lalu berlari melompati tembok belakang istana untuk menuju ke pasar.


...----------------...


Di Pasar


Shangyue berkeliling mengitari pasar tanpa rasa lelah sama sekali, dia melihat lihat berbagai barang sebelum membelinya. Sampai pada saat dia tiba di toko senjata.

__ADS_1


"Nona, apa yang sedang anda cari, ini adalah toko senjata dan bukan toko perhiasan"kata penjaga disana


" Kau kira aku bodoh datang ke toko senjata untuk membeli perhiasan!?, Tentu saja aku datang kemari untuk membeli senjata!"Kata Shangyue


"Maafkan kami nona, silahkan masuk " ucap


penjaga toko


" Nona ingin membeli senjata yang mana "


" Keluarkan semua senjata terbaik di toko ini " kata Shangyue


" Itu, tapi harganya sangat mahal nona" kata pelayan disana


" Cepat keluarkan saja, dan kau jangan khawatir aku mampu membayarnya"Ucap Shangyue


Pelayan toko itu pun segera mengambil semua senjata terbaik dari tokonya lalu memberikannya pada Shangyue.


" Hmm, semua senjata ini bagus sekali, aku beli semua ini " kata Shangyue lalu mengeluarkan satu kantong penuh koin emas dari ruang dimensinya dan menyerahkanya pada pelayan toko tersebut.


"Tapi nona, ini terlalu banyak" ucap pelayan tersebut


" Untukmu saja" Ucap Shangyue karena dia malas menghitung kain emas dikantong tersebut bahkan dia tidak tau berapa jumlahnya. Shangyue memasukkan berbagai senjata yang ia beli kedalam kalung dimensinya setelah itu ia pergi dari toko senjata tersebut.


Saat sedang berjalan ditengah tengah kerumunan dipasar dia melihat sebuah gang sempit di pinggiran pasar lalu berjalan kesana.

__ADS_1


Di gang sempit tersebut dia melihat seorang Pria tengah dipukuli oleh beberapa pria berbadan besar lalu Shangyue menghampirinya.


__ADS_2