Indigo & Perguruan Ghaib

Indigo & Perguruan Ghaib
Kerasukan Masal


__ADS_3

Setelah beberapa menit pelajaran baru di mulai, benar saja teman sekelas ku kesurupun, seketika sekelas kaget dan heboh, bukan hanya 1 orang yang kesurupan tapi 3 orang. Indah, Tiwi dan Indra. mereka bertiga menggerang di kelas, Indra seperti kerasuka seekor macan yang terus mengaung dan 2 lainya bertingkah seperti perempuan, mereka tertawa kencang, beberapa teman kelas ku mencoba memegangi mereka namun percuma kekuatan mereka tidak sebanding, lalu tak lama Guru-Guru berdatangan ke kelasku, ada yang hanya sekedar melihat karna takut, dan ada yang membantu memegangi badan mereka ber 3 yang sedang ke surupan, sedang aku? aku ikut pergi keluar kelas, tapi bukan karna aku takut, aku bisa saja pergi dan menolong mereka, namun jika aku melakukan itu mungkin aku akan menjadi anak yang di cap sebagai anak aneh. lalu dari gerbang sekolah aku lihat ada 2 orang Ustad yang berlari memasuki gerbang sekolah dan menuju ke kelas ku yang berada di lantai 2.


Sesampai nya mereka di sana, mereka langsung mendekati teman kelasku yang sedang kesurupan dan langsung membaca-baca kan Do'a untuk menyembuhkan mereka, namun sulit. karna ke tiga jin yang merasuki tubuh mereka memiliki ilmu yang lumayan tinggi, bahkan salah satu teman ku yang sedang kesurupun bernama Tiwi pada saat ustad memanjatkan ayat kursi, mulut tiwi seolah mengikuti Doa yang sedang di bacakan ustad itu. Ustad itu sontak kaget dan langsung berdiri, seperti mengumpulkan keberanian dia kembali mendekati tiwi yang sedang di pegangin para guru dan kembali membacakan ayat kursi,BUKKK !!.. Ustad itu terpental, begitu juga dengan guru yang memegangi tiwi, mereka semua terpental.


"ini sudah keterlaluan" aku membatin, aku mengumpulkan semua keberanian ku untuk menolong mereka, aku sudah tidak perduli bila nanti aku di cap sebagai anak yang aneh.


ketika aku memasuki kelas ku dan mendekati mereka, benar saja teman saya indra yang seperti sedang di masuki siluman macan, menggerang hebat ke padaku, dan perlahan-lahan mundur ,dia seperti takut saat melihat ku.


"Mau apa kalian kemari?" tanya ku kepada 3 mahkluk yang sedang merasuki teman ku.


"kauu.. jangan mendekat" jawab tiwi, seperti kaget melihat keberadaan ku.


sambil melafal kan beberapa amalan dalam hati, aku membuat pagar badan dan mengecangkan Patigaman ku.

__ADS_1


"kami tidak akan melakukan semua ini, jika temanmu tidak datang ke rumah kami dan mengganggu kami" saut tiwi yang perlahan-lahan ikut mundur saat aku dekati.


"ahhh.. ini pasti karna ajakan irfan kemarin" gumamku dalam hati, padahal sudah ku peringatkan untuk tidak melakukan hal bodoh seperti ini.


"aku mewakili teman ku meminta maaf, telah mengganggu rumah kalian, dan aku berjanji tidak akan membiarkan teman ku mendekati rumah kalian, sekarang pergilah kalian, jika tidak, aku akan membakar kalian sampai hangus" ucap ku dengan nada menantang dan mata tajam tertuju kepada tiwi, karna mahkluk halus yang memasuki tiwi memiliki energi paling besar di antara indra dan indah, kemungkinan besar ialah pemimpin nya.


"baiklah kami akan pergi sekarang karna kami menghargai mu dan aku akan memegang janji mu" saut nya dengan mata tetutup


setelah itu benar saja mereka langsung pergi, lalu aku melihat sekeliling dan seperti apa yang aku bayangkan. semua mata sedang tertuju padaku, termasuk para ustad dan para guru, aku hanya bisa menundukan dan membatin "aku hanya ingin menolong teman-teman ku dan aku sudah tidsk perduli tanggapan mereka padaku". lalu seorang wanita berlari kedalam kelas, ya.. itu ka dina, dan ia langsung menghampiri ku. " kamu gpp kan vin? ydh kamu ga perlu jelasin sekarang nnti aja kalau kamu emang udah siap" ucap kakaku dengan wajah khawatir nya.


lalu kedua ustad itu menghampiriku. dan mereka mengatakan "tak perlu khawatir nak, kamu tidak perlu malu atau takut, kamu hanya anak yang melebihi kelebihan" tutur salah satu ustad tersebut, guru lain juga menghampiri ku tapi bukan dengan pandangan takut atau benci, bahkan beberapa dri mereka langsung mendekapku dan mengelus kepala ku.


aku bersyukur mereka tidak membenci ku, atau takut padaku, bahkan teman-teman sekelas ku langsung menghampiri ku dan mereka bertanya beberapa pertanyaan dan hanya ku tanggapi dengan candaan. lalu tiba-tiba irfan mengatakan :

__ADS_1


"kevin maaf kan aku, kalau aku tau kejadian nya akan seperti ini aku tidak akan pergi kesana dengan teman-teman" ucap nya yang masih sedikit gemetar dan ketakutan. aku hanya menanggapi dengan senyuman.


lalu ketiga teman ku lain nya langsung tersedar dan langsung di bawa ke ruang UKS, dengan keadaan kelas yang cukup berantakan. dan akhirnya untuk menajaga kondisi yang kondusif pihak sekolah memutuskan seluruh murid untuk pulang pada hari itu. padahal kegiatan belajar baru beelangsung beberapa menit.


Dan semenjak itu aku menjadi terkenal di sekolah ku karna kejadian itu, ada beberapa tmen sekolah ku yang bertanya-tanya tentang hal mistis, dan aku selalu menanggapi nya dengan candaan, dan beberapa guru juga kadang berkonsultasi tentang hal-hal yang tak kasat mata dengan ku.


Lalu ka dina, aku akhirnya menceritakan semua yang aku alami, sontak air mata keluar dari mata nya, " maafin kaka ya kevin, kaka kira kaka udah bisa jagain kevin,tapi ternyata kaka gatau apa-apa tentang kevin dan apa yang kevin alamin selama ini".


"tidak ka, aku memutuskan untuk tidak menceritakan semua ini karna aku tidsk ingin membuat kaka ku yang super cantik dan manis ini sedih" saut ku dengan nada bercanda sambil mengelap air matanya.


"mulai sekarang, pokok kamu harus nyeritain semua nya ke kaka"..


Namun faktanya setelah itu, aku tidak dapat mengatakan semua nya, aku hanya mengatakan sedikit dari yang aku alami, bisa di bilang hanya happy momment nya saja.

__ADS_1


__ADS_2