Indigo & Perguruan Ghaib

Indigo & Perguruan Ghaib
Pemanggilan Roh


__ADS_3

5 hari setelah kejadian kesurupan masal yang di alami oleh teman sekelas ku, gosip dan kabar burung tentang ku mulai mereda, aku bersyukur hal itu tidak menjadi trending topik lagi di sekolah ku, ya walaupun masih ada 1 sampai 2 kakak kelas yang masih penasaran dengan ku, dan seperti biasa aku hanya menanggapi nya dengan candaan.


Dan hari ini adalah hari minggu, aku telah berjanji kepada hani untuk pergi dengan nya semenjak seminggu lalu, hani sudah menetapkan tempat dan waktu untuk bertemu, kami berjanji untuk bertemu di sebuah Mall yang berada di depok. lalu aku langsung meminta izin kepada ibu untuk pergi. ketika di perjalanan sebenarnya agak deg-degan bertemu dengannya lagi, walaupun kami hampir setiap hari berkomunikasi di dunia maya, tetap saja membuat perasaan saya agak aneh, pasal nya kami belum bertemu lagi semenjak hari kelulusan SMP dan itu sudah sekitar 7 bulan.


Akhirnya saya tiba di tempat kami berjanji untuk bertemu, aku mencoba mencari nya dan memeriksa HP ku.


"Kevinnn.. !!"


Sontak aku kaget mendengar suara itu, dan ketika aku menoleh ke samping, benar saja itu ada lah hani, dia menggunakan celana jeans ketat berwarna putih dan spatu sket putih, dengan di balut kaus berwarna merah yang di tutupi kardigan putih, dengan rambut yang di gerai panjang.


Hani : nunggu nya lama ga vin?


Saya : ia nih udah lama banget, udah hampir 5 jam nungguin.


Hani : apaaannn?? mall nya aja baru buka 2 jam, ngaco ah...


Saya : haha ,aku baru sampe ko, emang mau nonton apa sih?


Hani : ada dehhh, tapi nanti masih 2 jam lagi, aku udah beli tiket nya ko


Saya : lama banget, trus kita ngapain dulu?


Hani : hmm, kita makan aja yuk aku laper nih belum makan.


Lalu kami pergi ke salah satu restourant yang berada di mall, dan kita memesan makanan.


Hani : kamu makin tinggi ya vin.

__ADS_1


Saya : kamu aja yang ga tinggi-tinggi..


Hani : ihhhh, segini tuh udah lumayan


tinggi tau


kami pun berbincang-bincang sambil makan makanan yang sudah kami pesan, dan tak terasa sudah hampir waktu nya film yang mau kami tonton di mulai. kami pun bergegas menuju bioskop. dan kami pun mencari tempat duduk kami.


setelah selesai menonton kami memutus kan untuk menghabis kan waktu di McD.


Saya : Han, di sekolah kamu ga punya cowo? kamu kan cukup populer pas SMP


Hani : ga punya, ada sih beberapa yang nyoba PDKT sama aku, tapi ga ada yang buat aku nyaman selain dia.


Saya : siapa han?


Saya : au amat.


tiba-tiba aku merasakan ke anehan, perasaan apa ini?, membuat dadaku begitu hangat, mungkin aku..


terlepas dari itu semua aku senang bisa menghabiskan waktu bersama teman lama ku. hingga tidak sadar waktu sudah menunjukan pukul 5 sore, dan kami memutuskan untuk pulang, lalu aku memesan 2 taksi untuk menjemput kami.


setiba nya kami di lobi, sudah ada 2 taksi yang menunggu kami.


Hani : Kevinn, pala nya nundukan deh


saya : hah? buat apa?

__ADS_1


Hani : Udah nurut aja sih..


lalu aku menuruti ke inginan nya dengan menundukan kepala ku, dan dia seperti ingin mengeluarkan sesuatu dari tas nya,


"Nih buat kamu, awas loh kalo sampe rusak apa lagi ilang" sambil memasangkan syal di leher ku.


Dia memberiku sebuah syal berwarna putih, ya.. warna putih adalah warna favoritnya. aneh rasa nya, aku begitu senang ia memberiku sebuah syal, bukan karna aku membutuhkan nya, tapi karna benda ini berasal darinya


"thanks ya han, nanti aku pasti bales" balas ku


lalu kami langsung pulang dengan taksi yang berbeda, dan ketika sesampai nya di rumah, seperti biasa aku langsung mengambil wudhu dan mengaji sambil menunggu waktu mahgrib, selesai mengaji dan shalat.


secara tiba-tiba aku mengingat bahwa ada hal penting yang aku lupa kan, tapi apa? aku berfikir sejenak mencoba menggali memory lama ku,lalu muncul 1 nama yaitu "YUNI" ya yuni gumam ku, aku melupakan nya, betapa bodoh nya aku sampai aku melupakan dia. tapi aku tidak tau di mana dia berada aku mencoba berfikir lagi apa yang bisa aku lakukan untuk mencari nya, terbesit di fikiran untuk melakukan pemanggilan Roh/Jin, "ya... aku akan melakukan ritual pemanggilan" gumam ku, mungkin ini terdengar gila, anak se usiaku melakukan ritual seperti ini sendirian dan tanpa pendamping, namun hanya ini yang terlintas di fikiran ku,otak ku sudah buntu, karna aku sudah tidak sabar, aku ingin segera menemui nya sekarang juga, lalu aku meyakinkan diri ku dan memasrahkan diri kepada Gusti Allah SWT, tapi aku harus menunggu sampai jam 12 malam, karna di haruskan untuk melakukan shalat tahajud terlebih dahulu, agar memantapkan mental dan batinku. sambil menunggu waktu tengah malam aku memutuskan untuk berzikir berkali-kali hingga tak terasa jam sudah menunjukan pukul 11 malam.


lalu aku menyudahi zikir ku, dan berdiri untuk mengambil beberapa perlengkapan yang di butuh kan.


(mohon maaf di sini saya tidak akan memberitau perlengkapan apa yang saya persiapkan).


setelah peralatan yang di butuh kan sudah saya persiapkan semua, saya kembali mengambil wudhu untuk melaksanakn sholat tahajud dengan di lanjutkan berzikir, setelah selesai aku langsung memulai ritual, dengan memejamkan mataku dan duduk bersila kunci, aku memfokuskan fikiran ku dan mulai membaca amalan pemanggil Roh/jin. sekian lama aku membaca tiba-tiba ada yang menepuk pundak ku dari depan, dan setelah aku membuka mata ku, ternyata dia...


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2