
Tidak terasa hari ini adalah hari jumat dimana hari ini ada skejul pengajian di Cabang dan Abi iwanpun telah berjanji bahwa beliau akan memberitau ku kelanjutan dari amalan itu.
Sepulang sekolah aku pun langsung bermain game di laptop lalu chat dengan Hani melalui YM, karna kami sudah baikan dan Hani pun sudah menyutujui untuk menunggu kelanjutan hubungan kami setelah lulus sekolah. Aku senang dia dapat mengerti perasaan ku, dan tentu aku juga akan belajar menghargai perassan nya.
Lalu suara adzan mahgrib pun terdengar, aku bergegas mandi dan mengambil wudhu untuk melaksanakan shalat mahgrib. Setelah selesai shalat, aku pun bersiap-siap untuk pergi mengaji di cabang. Ketika di perjalanan menuju pengajian ku dadaku berdebar - debar sungguh aku tidak sabar untuk segera mengetahui jawaban dari abi.
Sesampainya disana, aku dan murid lainnya langsung mengambil wudhu untuk melaksanakan shalat isya yang tentu nya di pimpin oleh Abi Iwan.
Selesai kami shalat kami pun langsung merapihkan sajadah yang kami pakai untuk shalat.
Pengajianpun di mulai dengan mebaca beberapa doa pembuka dan lanjutkan dengan sesi tanya jawab, salah satu senior ku bertanya :
Dendy : "maaf bi, saya mau tanya mengapa kuntil anak merah itu memiliki kanuragan yang sangat luar biasa." tanya nya sambil mengacungkan jari
Abi : "Saya tidak tau persis mengapa atau dari mana mahkluk itu berasal, namun kuntilanak merah memang salah satu jin terkuat, jika kalian melihat ayam jago di tengah malam di tempat yang angker atau kuburan, saran saya agar langsung memutar balik atau mencari jalan memutar jangan sekali-kali kalian menganggu, dan jika kalian melihat wanita dengan paras yang cantik di tempat yang sama, jangan sekali-kali kalian tegur. Bisa jadi itu jebakan yang di buat oleh nya, tapi tenang raja kuntilanak merah sudah di tangkap"
Dendy : " di tangkap bi? Oleh siapa?"
Abi : " tentu oleh guru besar kita beliau sempat bertarungan dengan Raja Kuntilanak Merah itu, kalau saya tidak salah ingat tempat nya itu berada di Cirebon "
__ADS_1
Dendy : "tapi untuk apa bi, abah melawan nya? Dan menangkap nya?" tanya dendy dengan wajah yang makin penasaran, dan tentunya murid lain di buat penasaran termasuk aku.
Abi : " Waktu itu dia sudah menjadi biang masalah banyak nya terjadi kecelakaan bahkan membawa beberapa manusia untuk masuk ke alam nya, yang terjadi di sana, oia apa kalian tau. Bahwa cirebon adalah salah satu pusat gerbang Ghaib terbesar yang ada di Bumi." jawab nya sambil merokok
Sebelum Senior ku Dendy ingin bertanya Abi pun langsung berdiri untuk mengambil air,yang mana itulah tanda bahwa pengajian akan selesai, sangat terlihat jelas wajah penasaran daei Dendy, namun seperti mengerti maksud abi dendy pun kembali terlihat tenang. Maksud abi ialah jangan lah jadi seseorang yang hanya bida mengemis ilmu, namun kita harus menjadi seseorang yang berusaha mencari tau jawaban itu sendiri.
Setelah pengajin selesai, aku pun tidak pulang untuk mendengar jawaban abi, tapi kali ini bukan hanya aku yang menunggu tapi seluruh murid tidak di bolehkan untuk pulang terlebih dahulu. "Apa yang ingin abi katakan kepada kami" gumam ku dalam hati.
Tak lama abi pun kembali menyalakan Rokok Filter nya, seperti menandakan bahwa ia akan mulai berbicara.
Abi : "Kevin.. Saya akan memberi tau mu bagaimana cara nya untuk dapat mengamalkan nya, untuk kali ini saya tidak akan memaksamu", ucap nya pelan sambil terus menghisap rokok nya
Saya :" ia bi, memang apa bi syarat nya?" tanya ku penasaran
Saya :"Tau bi, tirakat itu seperti menahan nafsu, dari atau berpantang yang mana bertujuan untuk mengasah atau meperdalam ilmu".
Abi :" bagus kalau kamu tau, baiklah langsung saja, kamu di haruskan tirakat selama 3 bulan nonstop tanpa makan minum dan tidur, bertempat di pusat pengajian kita di bogor,apa kau mampu?"
"3bulan bi?" Sontak aku sangat kaget mendengar syarat itu, bagaimana dengan sekolahku? Tidak mungkin aku tidak sekolah, dan liburan semester juga tidak sampai 1 bulan, apa lagi ini 3 bulan. Dan tidak makan minum? Dan tidak tidur? Bagaimana cara ku melewatinya, kepala ku tertunduk memikirkan itu.
__ADS_1
Wondo : "Ga salah bi? itu bukan nya syarat untuk naik peringkat ke Dewan Guru ya?" ternyata tidak hanya aku yang kaget, bahkan teman - teman ku pun ikut kaget mendengar nya, baru kali ini seorang murid di berika syarat untuk tirakat.
Abi : "Tidak, itu memang benar, dan ini juga berlaku kepada setiap murid yang mau mengamali amalan pedang zulfikar, saya sengaja tidak menyuruh yang lain selain kevin keluar, karna saya tidak ingin mengiri bahwa kevin ini lebih spesial dari pada kalian semua, kita semua sama, namun kita di beri jalan yang hanya berbeda dengan jalan yang kevin miliki". Ucapnya kepada seluruh murid dengan suara lantang.
Abis : "lalu kevin, aku tau kamu sekarang masih belum siap untuk ini, datanglah padaku kapan pun jika kau sudah siap, 2 tahun,5 tahun bahkan 10 tahun? Datanglah padaku."
Saya : "ia bi" dengan suara yang lemas aku menjawab pertanyaan Abi, aku bingung dan aku lelah, bagaimana aku harus menyikapi ini, satu-satu nya peluang aku dapat menyelesaikan itu ialah setelah aku lulus sekolah nanti, tapi apa apakah aku mampu menjalani nya dan itu masih sangat lama sekali, butuh waktu 2 tahun paling cepat untuk aku lulus sekolah.
Setelah pulang dari pengajian aku pun masih memikirkan hal tadi, apa yang sebaik nya akan kulakukan apa aku harus tetap menunggu, menunggu dan terus menunggu membuat ku sangat gelisah, tapi aku juga tidak mungkin melakukan itu semua sekarang, sekeras apapun aku memikirkan nya tetap saja aku harus menunggu miminal sampai aku lulus SMA.
Sesampai nya di rumah aku pun tetap memikirkan itu sampai tak terasa aku pun tertidur.
"Kevin" terdengar suara wanita seperti memanggil ku.
Ketika aku membuka mataku ternyata ia Khadam ku, kini aku memanggil beliau dengan nyai,( Sebenarnya saya sudah mengetahui nama khadam saya pada waktu itu, namun saya tidak skan mengatakan nya)
Nyai : "begitu panjang perjalananmu nak" ucapnya sambil mengelus-ngelus rambutku, dan itu sangat membuat ku nyaman
Saya : "ia nyai, aku sudah bingung apa yang harus ku perbuat sekarang, fikiran saya sudah buntu" jawab ku dengan kepala tertunduk
__ADS_1
Nyai : "ia aku mengerti, mungkin saja Gusti Allah memang menginginkan mu untuk menunggu, kamu memiliki waktu 2 tahun kevin, pergunakanlah sebaik mungkin, jika kamu serius ingin mengamalkan nya,dan kamu mulai mempersiapkan mental mu batin mu dan raga mu, 2 tahun itu bukanlah waktu yang lama nak." ucap nya yang masih mengelus-ngelus kepalaku dengan lembut nya
"Benar perkataan Nyai, aku harus lebih sabar menjalani ini semua" gumamku dalam hati.