Indigo & Perguruan Ghaib

Indigo & Perguruan Ghaib
ITU DIA !!


__ADS_3

Tidak terasa hari ini adalah hari kelulusan ku dari Bangku SMP, dan Band saya mendapat kan kesempatan untuk manggung di acara kelulusan itu, saya bermain menjadi Gitaris, ya walaupun hanya sekedar bisa dan ga jago-jago banget. dan 1 hal yang membuat saya kaget waktu itu, Hani teman sekelasku yang sudah kuceritakan di beberapa Chapter sebelum nya, dia meminta untuk foto beresamaku, lalu dia meminta no.telfon dan YM ku, karna Hani wanita yang ku kenal ini biasa nya tidak pernah melakukan hal tersebut, lalu saya bertukar CP (Contact Person) dengan nya. Saya akui saya memang cukup dekat dengan nya dari kelas 1 SMP hingga sekarang, namun baru kali ini kita bertukar CP. Dengan senyuman khas nya yang begitu indah, dan geraian rambut nya yang kini sudah mencapai bahu.


"Vin nanti jangan lupa sama aku ya, nanti kalo aku kangen, pasti aku chat" seru dia dengan senyuman di wajah nya


"Ohhh jadi kalo cuma kangen doang" saut ku dengan nada sedikit sebal


"Ga usah cemberut, muka udah kaya donald bebek masih aja cemberut" dengan nada meledek dia langsung pergi meninggalkan ku sambil melambaikan tangan.


"Mungkin aku bakal beneran kangen sama senyum itu" gumam ku pelan.


Ya karna Hani mendapatkan nilai UN yang sangat tinggi maka dia dapat masuk ke SMA Negri unggulan.

__ADS_1


Sebenar nya nilai saya waktu itu di atas rata-rata namun tidak tinggi juga, jadi saya bersyukur masih mendapatkan SMA Negri lain nya.


.


.


Berat rasa nya meninggal kan sekolah ini, sekolah dengan ribuan kenangan di dalam nya, aku begitu menyukai sekolah ini, di sini aku mendapatkan begitu banyak teman yang cukup baik dengan ku, bahkan aku sampai berpamintan dengan beberapa mahklus halus di sekolah ini,seperti hantu anak kecil di kebun belakang sekolah dan Hantu Wanita di dekat masjid sekolah, dan tentu nya mereka bukan Jin yang jahat yang suka menjaili manusia. Namun secara tidak sadar kenapa saya berjalan ke Lorong ini? Ya.. Lorong dimana saya pertama kali bertemu dengan Hantu wanita itu "Yuni". Sampai saat di hari terakhir saya menginjak sekolah ini pun, saya masih blum dapat menemui nya, "yuni.. Kamu dimana !.. " dan secara tidak sadar kalimat itu muncul dari mulutku, aku berteriak di lorong itu, untung nya waktu itu di lorong sedang tidak ada siapa-siapa. "Aku akan menunggumu sampai hari dimana kau datang kepadaku" gumam ku dalam hati sambil berjalan meninggalkan lorong itu.


.


.

__ADS_1


Sedangkan Ka Dina. Dia mendapat Predikat murit terbaik di sekolah ku, dan juga mendapat nilai UN tertinggi di sekolah ku, apakah dia akan masuk ke SMA unggulan? Tidak. Dia lebih memilih 1 sekolah dengan ku, padahal aku sudah berkali-kali bilang kepadanya agar sekali-kali mementingkan diri nya sendiri, jangan trus khawatir dengan ku. Namun apa daya, Kakak ku ini mewarisi sikap keras kepala seperti ayah ku, dia tidak mengubris perkataan ku. Namun kalau boleh jujur, aku senang dapat 1 sekolah lagi dengan nya.


.


.


Lalu ketika saya sampai di rumah, saya memutuskan untuk mengistirahatkan badan dan tidur sebentar setelah Sholat Ashar. Karna di acara kelulusan itu saya menjadi salah satu Panitia dan harus membantu menyiapkan segala yang di butuhkan. Namun ketika saya tertidur,saya kembali mendengar suara itu. Ya... Suara yang tidak asing dengan ku,"selamat ya kevin" saya yakin 100%INI SUARA DIA !...


Saya langsung bangkit dari tempat tidur dan mencari sumber suara itu. Suara nya berasal dari teras lantai 2 rumahku, ketika saya berlari menghampiri suara itu, dan sampai di teras. Tanpa saya sadar, Mata saya mengeluarkan air mata..


"Ini kamu kan?"

__ADS_1


__ADS_2