Isteri Yang Dikejar

Isteri Yang Dikejar
Episod 8


__ADS_3

“Kak...”


“Hurmmm...”


Napa sih ini orang! Udah narik aku masuk ke mobilnya, terus diam lagi! Kesian sama Kak Riko juga sama penjaga lain yang mengejar. Apa mau sih, udah masuk ke mobil terus diam lagi. Apa aku ini boneka? Sebal!!!


“Kak...”


“Hurmmm...” Eeee ini orang!!! Aku ngak suka didiamin terus!


“Apa kakak ngak bisa ngomong ya?”


“Hurmm...”


“Kakak!!!!!!!!!!!!!!” Seketika itu juga mobil yang dikendalikan Fitri Noah terhenti. Mata Noah tajam memandang Riskinrina Lee.


“Mau kamu apa?! Ngak perlu teriak terus! Kamu bisa aja bicara, ngak perlu kak! Kak! Aku dengar, aku ngak tuli kok!”


“Fitri Noah! Kamu udah narik aku masuk ke mobil kamu, terus kamu mau bawa aku ke mana? Ini bukan jalan ke rumah kita! Apa kamu sudah lupa ya?”


“Kamu ngomong apa barusan?” Wajah Fitri Noah makin menghampiri Riskinrina Lee. Tangan gadis itu ditarik menghampirinya. Tubuh mereka melekat walaupun masing-masing memakai sabuk pengaman.


Wajah Riskinrina mudah merah. Wajah Fitri Noah begitu menakutkan baginya. Ngak ada pernah yang melakukan seperti ini padanya.

__ADS_1


“Aku siapa kamu?”


“Tetangga.”


“Tetangga? Tapi mulai detik ini kamu milikku. Jaga bicara kamu, kamu sedang bicara sama Fitri Noah.”


“Aku bukan milikmu!” Dada bidang Fitri Noah ditolak keras. Dengan pantas dia membuka sebuk pengaman dan membuka pintu mobil itu.


Kaki panjang miliknya udah melarikan kakinya tanpa tujuaan. Ia ngak mau tahu arah mana harus ia tuju. Ia ngak mau ada berdekatan sama Fitri Noah!


“Kamu mau kemana?!” Fitri Noah turut keluar dari mobilnya dan terus mengejar.


Riskinrina Lee terus melangkah sehinggakan nafasnya tersekat-sekat. Ia ngak tau mau kabur kemana lagi. Dari jauh Riskinrina udah melihat Fitri Noah terus mengejarnya.



Jelas kelihatan ada manusia lain juga menggunakan laluan itu. Terus dihalang dengan tangannya untuk menghentikan kenderaan dua roda itu. Berdecit bunyi tayar kedengaran.


“Mas tolong aku mas. Aku dikejar sama orang gila.


“Rina!!!” Fitri Noah makin menghampiri.


“Tolong aku mas!” Wajahnya makin panik bila Fitri Noah makin menghampiri.

__ADS_1


“Ayoh, naik. Kamu selamat sama aku.” Tanpa menunggu, pantas aja dia melangkah menaiki kenderaan itu.


“Rina!!!!” Teriak lagi Fitri Noah. Maafkan aku kak! Kamu udah melebihi batasmu. Aku ngak suka. Sampai kapan pun, tiada siapa bisa memiliki aku. Aku hanya milik Baim. Hanya dia...


Fitri Noah memandang tepat ke arah superbike kuasa besar itu dengan penuh amarah. Siapa cowok itu? Kenapa Riskinrina memeluknya! Aku ngak pernah rapat gaya itu! Kamu sedang bermain sama aku!



“Kamu tunggu saja. Kali ini kamu lepas sama cowok mana pun. Satu hari aku akan memastikan kamu ngak akan kemana-mana lagi. Kamu akan tetap bersama aku.”


——-


Riskinrina memegang erat pada kameja kulit lelaki itu. Kelajuannya cukup kencang sehingga lelaki itu memasuki perkarangan rumah mewah milikku. Masa lelaki ini tahu kediaman besar Sheng Lee? Sedang rata-rata tidak mengetahui kediaman Sheng Lee. Rata-rata hanya tahu yang perumahan ini diduduki golongan atasan.


“Udah nyampai.” Sebut pria itu. Lalu aku turun dari kenderaan itu. Rambutku yang lagi berantakan dirapikan semula.


“Mas tahu rumahku? Apa mas juga tinggal disini juga ya?” Lelaki itu mendiamkan diri sebelum membuka jaket kulitnya yang menampakkan bajunya dan turut membuka helm miliknya



“Apa kamu masih ingat sama aku cantik?”


Mata Riskinrina Lee udah berkelip berkali-kali seperti ngak percaya dengan apa yang dilihat kini. Lelaki itu! Kemana sahaja ia hilang selama lima tahun ini?

__ADS_1


__ADS_2