Istri Kedua Mafia Kejam

Istri Kedua Mafia Kejam
BAB 12


__ADS_3

Steven dan Riani segera turun dari mobil dan disusul oleh Vero di sana juga sudah terlihat Anjani bersama Reno..


Steven Menutup Mata Riana lalu membawanya ke sebuah tempat yang telah di siapkan oleh Vero Reno dan Anjani.


"kenapa mataku di tutup tuan?"


"biar jadi kejutan dong,"


* "Kamu sudah siap ?"tanya Steven*


Rian hanya mengangguk"Siap Tuan "


* "ver aku belum sempat melihat wajahnya padahal aku sudah penasaran banget pengen lihat wajahnya."*


* "udah nanti kamu juga pasti bakalan lihat sendiri kok "*


* "aku jadi teringat sama Adikku namanya juga Riana juga gadis yang cantik tapi sayangnya kami sudah 5 tahun berpisah"Reno tertunduk lesu.*


* "kamu yang sabar ya re Emangnya kamu tidak kepikiran untuk menemui keluargamu ?"*


* "sangat ingin tapi aku takut jika ayah akan marah,beliau sangat membenciku karena waktu itu dia tahu bahwa saya kerja sebagai anggota mafia Steven,padahal Niatku hanya ingin membantu keluarga tapi tak apalah semoga mereka semua sehat selalu,"*


* "Emangnya kamu punya saudara berapa ?"*


* "Saya hanya memiliki satu orang adik namanya juga Riana Dia gadis yang sangat cantik baik hati periang,waktu aku diusir oleh ayah dia mengejarku lalu menangis memeluk tubuhku dan mengatakan bahwa dia ingin ikut bersamaku dia adalah satu-satunya adikku yang paling kusayangi,waktu itu aku sangat ingin membawanya pergi hanya saja aku kasihan pada ibu dan juga pada Riana jika aku membawanya sama saja aku akan membuat Riana dalam bahaya.."*


* "ya sudah..kamu yg sabar saja."*


* "hmm,iya.."*


* "Anjani ,Reno ayo kita ma masuk tapi sesuai dengan rencana kita akan duduk terpisah dengan dua makhluk yg sedang jatuh cinta itu"Vero*


* "iya ayo.."*


* merekapun memasuki gedung menyusul Steven dan Riana.*


* terlihat Riana di tuntun oleh Steven memasuki gedung dengan mata yg masih tertutup..*


* "tuan,apa masih jauh tempatnya?"*


* "sudah tdk ,bentar lagi nyampe."*


* "nah.. sekarang kita udah sampai"*


* "berarti matanya udah bisa di buka dong"*


* "tentu saja sayang,sini biar ku buka.."*


* Steven pun membuka penutup mata Riana dan betapa bahagianya Riana melihat suasana di sana begitu indah.*


* "tuan ini sangat indah "*


"apa kau menyukainya?"


* "sangat tuan, terimakasih tuan"*


* Riana memeluk erat tubuh Steven dan Steven dengan senang hati menyambut pelukannya.*


* "ayo duduk dulu,kita makan "*


* "hmm,iya "*


* Steven menarik kursi yg akan di duduki Riana setelah Riana duduk barulah Steven ikut duduk di tempat berbeda lebih tepatnya di sebelah ruangan Steven Vero,Reno dan juga Anjani juga sedang menyantap masing-masing makanan mereka...*


* "sayang,kamu udah selesai makannya?" ucap Steven saat Riana sudah menaruh sendok dan garpu di piringnya lalu meminum jus mangganya..*


* "iya tuan,sangat kenyang"jawab Riana sembari mengusap perutnya*


* "hehehe,kamu gemes bnget sihh,"Steven merasa gemes pada Riana lalu mencubit kedua pipi Riana..*


* "auwwhh,sakit tuan"rengek Riana.*


* "iya iya maaf* "


Steven berlutut di depan Riana menyodorkan sebuah kotak kecil berwarna merah dan membukanya dimana sebuah cincin emas berlian yg harganya puluhan miliar ..



"Riana,Will you marry me?"


__ADS_1


Riana terkejut dia menutup mulutnya menggunakan kedua tangannya.



"tuan apa kau yakin?"



"iya,aku yakin."



"Riana,menikahlah denganku"



Riana mengangguk "yes, i want to Marry you"



"terimakasih sayang"



Steven memakaikan cincin kepada jari manis Riana dan saling berpelukan..



prak..prak..prak..suara tepuk tangan dari Vero,Reno dan Anjani..



mereka menghampiri keduanya..untuk memberikan ucapan selamat atas hari jadian mereka ..dan betapa terkejutnya Reno saat melihat Riana ,sama dengan Reno ,Riana juga tak kalah terkejutnya melihat Reno...



"adekk"teriak Reno


"Abang Reno"Riana berhambur ke pelukan Reno


merekapun saling berpelukan terlihat Steven mengepalkan tangannya merasa cemburu melihat calon istrinya berpelukan dengan laki-laki lain apalagi laki-laki itu adalah sahabatnya sendiri .




"Riana,Abang merindukanmu dek hikss..."


Riana mengangguk" adek juga rindu dengan Abang,hiksss Abang jahat katanya akan kembali menemui Adek tapi ternyata sampai sekarang tdk kembali."Riana menangis sembari memukul-mukul lengan Reno...


"maafkan Abang yah dek,Abang hanya tdk mau ayah marah jika meliha Abang pulang"



"ayah bang....hikss...ayah...."


"ada apa dengan ayah?"


"ayah.....sudah tiada bang..."


jeddar....Reno merasa terpukul mendengar jika ayahnya sudah tiada ada rasa penyesalan di dalam diri Reno Krena selama ini masih belum bisa membahagiakan ayahnya...


"kamu bohongkan dek? tidak mungkin hikssss,bahkan Abang belum sempat memohon ampun dengan ayah...hikss"Reno berlutut sembari menangis mengusap wajahnya dengan kasar...



Riana menarik tubuh Abangnya lalu kembali memeluknya...



"Abang...ayah sudah memaafkan Abang,beliau menitipkan sesuatu pada adek.."



"apa dek?"


"nanti Abang ikut denganku yah ke kontrakan adek ,di sana adek menyimpan sesuatu yg di titip ayah untuk Abang"


Reno mengangguk dan mencium kening Riana..


__ADS_1


Steven semakin murka melihat kemesraan mereka... Steven dan Vero belum tau siapa Reno dan Riana, Krena sekarang mereka berada agak berjauhan saat Riana berlari menghampiri Reno sedangkan Steven masih berada di tempat meja makannya bersama Vero dan Anjani..



"Reno,Riana?"teriak Steven


Vero dengan cepat mengikuti Steven takut Steven akan berbuat nekat....


"beraninya kau memeluk calon istriku,dasar penghianat"Steven ingin melayangkan pukulan ke arah Reno tapi dengan cepat Vero menahan tangannya...



"lepaskan tanganku Ver,biar ku beri pelajaran padanya beraninya berkhianat padaku.."



"kendalikan dirimu stev,kita dengarkan penjelasan mereka dulu"



"kita sudah melihatnya dengan jelas lalu apalagi yg harus kita Dengarkan."



sekali lagi Steven ingin melayangkan pukulannya tapi dengan cepat Riana melindungi Reno dan ...



brukk....Riana terkena pukulan dari Steven dan terlihat ada darah dari sudut bibir Riana...Riana langsung terjatuh ke bawah Krena pukulan Steven yg cukup keras untungnya tdk sampaiembuat Riana pingsan..



"Riana"teriak Steven panik


"adek"Reno tak kalah panik .


bahkan Vero dan Anjani pun ikut berteriak...



"apa-apaan kau stev sudah ku katakan kendalikan dirimu ,lihat apa yg kau lakukan sekarang.."maki Vero pada Steven..



Steven tak menggubris dia hanya merasa bersalah pada Riana dengan cepat dia mau mengangkat tubuh Riana tapi di cekal oleh Reno...



"jangan sentuh adikku"teriak Reno pada Steven.



Steven dan Vero saling pandang merasa aneh mengapa Reno mengatakan Riana adiknya..



"adek,kau tdk apa-apa kan?"


"tdk apa-apa bang hikss....tolong bawa adek pergi bang" Riana tak mau menatap Steven yg masih terus mengajaknya bicara..


"ayo Abang bawa kau pergi...biar Abang gendong"



"iya bang"


Reno menggendong tubuh Riana ala bridal style meninggalkan tempat itu , meninggalkan Steven,Vero dan Anjani yg masih menatap heran..


BERSAMBUNG....



(selamat membaca dan jangan lupa untuk memberikan semangat untuk author dengan cara like and komen agar author tetap semangat menulis dan merangkai cerita untuk kalian semua semoga kalian semua sehat selalu 😊)



\*\*\*\*HAPPY READING AND SEE YOU AGAIN\*\*\*\*\*



~~~~~~~BYE BYE~~~~~~~

__ADS_1


__ADS_2