Istri Kedua Mafia Kejam

Istri Kedua Mafia Kejam
BAB 15


__ADS_3

Sera hendak menampar Rian tapi tiba-tiba ada seseorang yang menarik tangannya dari arah belakang..



"shitt..."umpat Sera saat tangan di tahan oleh Reno.



"jangan pernah kau menyentuh adikku"Reno menghempaskan tangan Sera dengan kasar.



"dasar tak tau diri,kau hanya ajudan suamiku dan aku adalah istri dari bossmu jadi jaga sikapmu padaku bangsat"maki Sera



Reno tak menggubris Sera dia mendekati Riana dan anjani ..


"kalian tdk apa-apa kan?"tanya Reno


"tidak apa-apa bang"Riana


"iya kami tak apa-apa tuan"Anjani


tak lama setelah dan Vero muncul setelah di beri tahu oleh pengawal tentang keributan yg di lakukan oleh Sera pada Riana dan Anjani.


"sayang apa ada yg terluka?"cemas Steven


"tidak ada tuan"Riana dengan senyuman manisnya


"apa-apaan ini sayang? mengapa kau malah khawatir dengannya aku istrimu dan dia bukanlah siapa-siapa mu"geram Sera



Steven menatap tajam pada Sera"sebentar lagi juga dia akan menjadi istriku."



bagai tersambar petir Sera syok mendengar apa yg di katakan oleh Steven.


"apa maksudmu sayang?"tanya Sera


"apa kau tuli?"


"tidak tidak kau pasti hanya bergurau kan Sayang"


"apa kau melihat ada yg bercanda dari raut wajahku?".



"ini pasti karena kau gadis \*\*\*\*\*\*,akan ku lenyapkan kau sekarang juga"teriak Sera menghampiri Riana .



Sera sangat geram pada Riana ingin sekali rasanya Sera menghabisi Riana saat itu juga..



"awhh..."ringis Riana.



"rasakan ini \*\*\*\*\*\* beraninya kau mau merebut Steven dariku,dasar murahan"



Steven ingin menghentikan Sera TPI di tahan oleh Reno .



"mengapa kau menahanku bodoh?"umpat Steven


__ADS_1


"kita liat saja apa yg akan Riana lakukan,dia bukan orang lemah seperti apa yg kau pikirkan "Vero



"isshh,dasar kakak tak berguna lihat adikmu sedang kesakitan tolol"geram Vero



"jangan khawatir Riana tdk Selemah itu"ucap Vero dengan senyum Smirknya



Anjani juga merasa geram tetapi mereka semua di galau oleh Reno..Dan....


bruk...


Sera kembali terpental saat tendangan mendatar ke perutnya yg di lakukan oleh Riana.



membuat mereka semua terkejut termasuk Steven.



"awwhh.."ringis Sera



"maaf,kau sudah membuatku jengah,dari tdik kau selalu menyerangku dan membuatku harus berlaku kasar padamu nyonya "ucap Riana sembari merapikan rambutnya yg acak-acakan



"awas kau gadis \*\*\*\*\*\*,akan ku balas kau nanti"umpat Sera yg berlalu pergi tapi masih di tahan oleh Riana.



"tunggu"teriak Riana.


Sera menoleh ke arah Riana dengan


"aku bukan gadis \*\*\*\*\*\* seperti apa yg kau katakan,aku tdk sama sepertimu yg rela melakukan apapun demi mendapatkan apapun yg kau mau termasuk tuan Steven."



"apa maksudmu gadis \*\*\*\*\*\*?"Sera sedikit gugup



"heh...jangan berpura-pura tdk tau apa-apa..bahkan aku tau siapa kau,dan tentang wasiat itupun aku tau jika itu hanyalah akal-akalan mu untuk mendapatkan tuan Steven agar kau bisa menguras kekayaannya dan tuan Gabriel bukankah dia adalah mantan suamimu,ehh maksudku dia adalah suamimu yg kau ajak bekerjasama,kau tau tuan Steven sangat menyayangi kakeknya dan kau manfaatkan kematiannya demi harta"jelas Riana



Sera melotot tak percaya bagaimana bisa Riana bisa mengetahui semuanya.bukan cuma Sera bahkan Vero,Anjani termasuk Steven sangat syok mendengarnya terkecuali Reno yg hanya tersenyum puas...



"SIAPA CALON ISTRIKU INI SEBENARNYA?"BATIN STEVEN


"WAHH,TERNYATA AKU TAK BISA MENGANGGAP GADIS INI REMEH, SEPERTINYA ADA BAKAT SELAIN MENDESAIN YG DIA MILIKI SAMPAI DIA MENGATAKAN TENTANG SERA SEDETAIL ITU"BATIN VERO


"apa maksudmu \*\*\*\*\*\*,jangan menuduhku sembarangan"teriak Sera..



"ohhya? apa aku mengarang cerita? tuan Steven kemarilah.."Riana memanggil Steven agar mendekat



"ada apa sayang?"Steven


"apa aku salah menyebut nama mantan suaminya ehh maksudku nama suaminya adalah Gabriel?"tanya Riana


Steven menggeleng"tdk sayang"

__ADS_1



Riana tersenyum"lalu apa kau percaya dengan apa yg ku katakan padanya benar atau salah?"



" soal itu aku belum tau pasti sayang"


"bang Reno"panggil Riana lagi.


"ada apa dek?"


"tolong tunjukkan pada tuan Steven berkas-berkas dan semua rekaman cctv yg sudah ku retas tentang wanita licik ini"


Steven semakin penasaran dengan apa yg di maksud Riana.



"apa maksudmu sayang?"


Riana tersenyum manis"tuan,aku hanya ingin kau tau tentang kebusukan wanita ini"


"jaga ucapanmu gadis \*\*\*\*\*\*"pekik Sera


plak.


sebuah tamparan mendarat pipi sebelah kiri Sera.


"sudah ku katakan aku bukan gadis \*\*\*\*\*\* seperti"bentak Riana.



tatapan tajam Steven pada Sera juga sangat menyorot mata Sera, Steven juga tak terima jika calon istrinya yg sangat ia cintai di katakan \*\*\*\*\*\*.



"Reno,tunjukkan semua yg kau ketahui dan Riana tentang Sera"ucap Steven dingin



Reno kemudian memberikan Steven berkas-berkas dimana Sera dan suaminya yg dulu telah bekerjasama untuk merebut kekuasaan Steven,salah satu rencananya adalah menulis sebuah surat wasiat seolah-olah wasiat itu adalah permintaan mendiang kakeknya,terlebih parahnya lagi yg membuat Steven marah dimana di rekaman cctv terlihat Seralah yg telah membunuh kakek Steven dengan cara membekuk mulut dan hidung kakeknya dengan bantal saat sedang terbaring sakit..dan tentang surat itu mengapa bisa berada di tangan Daddy Steven di rekaman cctv terlihat bahwa ternyata Daddy Steven selama ini telah di suntikkan setiap harinya cairan penghilang kesadaran seperti halnya telah terhipnotis dan akan selalu menuruti kata-kata Riana itulah mengapa daddynya Steven selama ini selalu memihak Sera .



Steven meneteskan airmata pedihnya saat melihat detik-detik kematian sang kakek yg sangat dia sayangi,tangannya mengepal kuat sorot matanya tajam dan memerah kemudian menatap Sera yg kini sedang ketakutan dan berniat melarikan diri tetapi di cegah oleh pengawal.



"bawa dia ke penjara bawah Tanah"teriak Steven pada


pengawal yg sedang memegang Sera


"sayang itu tdk benar,\*\*\*\*\*\* ini berbohong sayang dia hanya ingin merebut kau dariku"teriak Sera



"diam kau , akan ku tunjukkan padamu bagaimana resiko jika sedang mempermainkan seorang Steven Gerry Mahesa "Steven dengan senyum psikopatnya.



"sayang dengarkan aku,dia telah menipumu sayang mana mungkin aku berani melakukan hal itu padamu sayang,aku mencintaimu sayang"mohon Sera.



"bawa dia pergi dari hadapanku, sebelum aku tak bisa mengendalikan diriku "Steven kemudian menarik Riana agar meninggalkan Sera yg sedang di tahan oleh pengawal dan yg lainnya juga mengikuti kemana Steven membawa Riana.


BERSAMBUNG...


(selamat membaca dan jangan lupa untuk memberikan semangat untuk author dengan cara like and komen agar author tetap semangat menulis dan merangkai cerita untuk kalian semua semoga kalian semua sehat selalu 😊)



\*\*\*\*\*\*\*\*HAPPY READING AND SEE YOU AGAIN\*\*\*\*\*\*\*\*

__ADS_1



__ADS_2