
Steven menatap kepergian Reno yg sedang menggendong Riana berlalu pergi....
"arkkhhhh....bangsat..."teriak Steven.
"heii, kendalikan dirimu stev... sebaiknya kita menyusul Reno dan Riana sekarang"Vero
"baiklah ayo kita ikuti mereka dari belakang"Steven
"Anjani kau juga ikut"Vero
"baik tuan"Anjani
merekapun mengikuti mobil Reno dari belakang dan ternyata Reno membawa Riana ke apartemen miliknya... Steven dan vero sudah sering datang ke apartemen Reno jadi dia sudah hafal dengan jalannya..
"sepertinya Reno membawa Riana ke apartemennya"Vero.
"tetap ikuti mereka"Steven
mata Steven memerah tangannya masih mengepal nafasnya memburu merasakan sakit berkali-kali lipat dimana orang yg dianggap sahabatnya dan gadis yg sangat dia cintai pergi bersama..
Reno telah sampai dan menggendong kembali tubuh Riana memasuki apartemen miliknya..
"apa masih sakit dek?"Reno
"sedikit bang"
"sabar yah dek,nanti Abang bersihkan di dalam"
"iya bang"
Reno kemudian meletakkan Riana di atas ranjang miliknya..
"tunggu di sini dulu yah dek,abang ambil kotak p3k dulu "
Riana hanya mengangguk
"Reno ,Riana"teriak Steven dari lantai bawah...
"TUAN STEVEN?"BATIN RIANA
"Reno keluar kau Reno"
"Stev,sudah ku katakan kendalikan emosimu bicarakan ini baik-baik, berhenti berteriak dan ayo kita naik pasti mereka sedang berada di lantai atas ."Vero
"hmm"
merekapun menaiki lantai atas pas di lantai atas Steven dan Reno bertemu di Depan pintu kamar yg ada Riana di dalamnya..
"Reno, berhenti kau bangsat"teriak Steven
"ada apa lagi sih"
"beraninya kau"Steven kembali ingin memberikan pukulan tapi di cekal oleh Reno.
"kau sahabatku,kau atasanku jadi jangan biarkan aku melawanmu Stev."Reno
"kau menganggapku sebagai sahabatmu tapi kau berani merebut Riana dariku?"
"ahahha, Steven Steven "Reno tertawa sembari menepuk pundak Steven yg sedang marah..
Reno langsung memeluk tubuh Steven dengan erat..lalu meneteskan airmatanya..
Steven hanya terdiam begitu juga dengan Vero dan Anjani..
"Stev,kau sudah ku anggap sebagai saudaraku,bahkan demi mengabdi padamu aku rela meninggalkan keluargaku,aku mengecewakan ayah,ibu dan juga adikku..dan sekarang aku berterima kasih padamu Krena kau sudah membawa Riana hingga aku bisa bertemu kembali dengannya..."
__ADS_1
"lalu apa maksudmu membawa Riana pergi dariku Reno?"Steven
"Riana adalah adikku Stev,adik kandungku"Reno sembari tersenyum tipis
"apa?"Steven dan vero berteriak serentak.
"iya,dialah yg selalu aku ceritakan pada kalian..dialah adik yg selalu ku rindukan selama 5 tahun ."
"kau serius re?"tanya Vero..
Reno mengangguk"iya Ver ,Riana adalah adikku,adik kandungku."
Steven kehabisan kata-kata dia masih terdiam mencerna setiap ucapan yg di katakan oleh Reno...
"lalu dimana Riana sekarang?"tanya Steven.
ceklet...
"aku di sini tuan"Riana keluar dari pintu menemui mereka semua..
Steven langsung memeluk tubuh Riana dengan erat dan meneteskan airmatanya merasa bersalah dengan apa yg telah dia lakukan sampai membuat Riana terluka..
"maafkan aku sayang"lirih Steven..
"tidak apa-apa tuan"
Steven melepaskan pelukannya lalu meraih kotak p3k yg di bawa Reno..
"kemarikan kotaknya ,biar aku yg mengobati lukanya.."Steven.
Reno memutar bola mata malasnya"terserah kau saja "Reno
"sayang Ayo duduk dulu,biar ku obati lukanya"Steven membawa Riana kembali ke kamar Reno lalu mendudukkan Riana di tepi ranjang...
lalu Steven berlutut di depan Riana sembari mengobati bibir Riana..
"tahan ya sayang,maafkan aku yg terlalu gegabah.."
"makanya kalo di bilangin itu di dengar,udah ku bilang kendalikan dirimu,tapi ya begitulah kalau tubuh sudah di rasuki oleh rasa cemburu"Vero.
"Ver,GK boleh loh selalu meledek orang lain."Anjani yg dari tadik diam baru membuka suara.
Vero menggaruk kepalanya yang tdk gatal,"hehe maaf, soalnya aku greget banget sama dia"Vero
"Steven,boleh kita bicara empat mata?"Reno
"bicara apa?"Steven
"kita bicara di luar"Reno
"baiklah "
mereka berdua pun keluar menuju ruang kerja Reno yg di penuhi oleh senjata rakitan..
"katakan ada apa?"Steven
"aku hanya mau memastikan apa kau benar-benar mencintai adikku?"Reno.
"tentu saja"Steven
"kita sudah bersahabat selama bertahun-tahun aku tau bagaimana kau, sebelumnya kau tak pernah mau menjalin hubungan dengan siapapun tapi ku harap kau benar-benar mencintai adikku dan tdk menyakitinya.."Reno
"kau meragukan ku?"Steven
"hehe,aku tdk meragukanmu tapi aku meragukan juniormu,apa dia bisa bangun saat malam pertama kalian nanti hahah"Reno tertawa terbahak-bahak..
__ADS_1
"dasar bangsat...liat saja akan ku buat adikmu meminta ampun pada juniorku.."ketus Steven
"ahahha,itupun kalo kalian berjodoh"
"apapun yg Steven inginkan pasti akan dia miliki termasuk adikmu"Steven
"itu kalo ku beri restu, kalau tdk..maka bersiaplah untuk menangis darah,hahaha"Reno
"jika kau tak memberi restu maka bersiaplah menggali kuburmu"ketus Steven.
Reno memeluk Steven"aku percayakan adikku padamu,ku mohon jangan sakiti dia,dia hanya gadis lugu,polos dan tak tau apa-apa tentang dunia mafia..kau pasti tau apa maksud ku stev..di luar sana banyak musuh yg bisa saja menjadikan Riana tamengnya.."Reno
"kau tenang saja,akan ku lindungi Riana meski nyawaku taruhannya .."
"baiklah ku percayakan adikku padamu "
mereka sama-sama melepaskan pelukan.
"stev"Reno kembali memanggil Steven saat hendak pergi...
"ck...ada apa lagi?"
"bagaimana dengan istrimu ?"
"akan ku ceraikan dia,aku hanya butuh waktu enam bulan lagi.."
"lalu bagaimana dengan Riana?,apa Riana akan mau menunggumu selama enam bulan lagi?"
"aku akan menikahinya Minggu depan"
"apa?? Lo GK gila kan?"
"enggak "
"tidak tidak aku tdk setuju"
"kenapa?"
"aku tdk mau adikku menikah dengan suami orang..meskipun dengan sahabatku sendiri.."
"lalu aku harus menunggu selama enam bulan untuk menikahinya sedangkan di luaran sana pasti banyak lelaki yg ingin memilikinya"
"jika memang kau mau menikahi Riana kau harus menikahinya secara agama dan hukum."
"ck...kau tau sendiri tdk mungkin Sera akan setuju jika aku menikah dengan wanita lain.."
"heii bodoh...kau itu sangat bodoh saat mengenal cinta ..padahal dulu otakmu sangat pintar.."Reno
"apa maksud mu?"Steven
"bukankah di dalam kontrak itu tercatat bahwa kau bisa menikah dengan wanita yg kau cintai tanpa harus menunggu persetujuan dari Sera"Reno
Steven menepuk keningnya"astaga aku lupa re,kau benar aku tak perlu khawatir tentang itu.."Steven
"jika kau sungguh mencintai adikku lamar dia baik-baik datang ke kampung untuk menemui ibu dan nikahi adikku sebagaimana layaknya "Reno
"kau tak perlu khawatir bahkan duniapun ku berikan pada Riana jika dia memintanya,akan ku buat pesta pernikahan yg sangat mewah untuk Riana pujaan hatiku ."
"oke ayo kita menemui Riana"Reno
BERSAMBUNG....
(selamat membaca dan jangan lupa untuk memberikan semangat untuk author dengan cara like and komen agar author tetap semangat menulis dan merangkai cerita untuk kalian semua semoga kalian semua sehat selalu 😊)
*****HAPPY READING AND SEE YOU AGAIN*****
__ADS_1