Istri Kedua Mafia Kejam

Istri Kedua Mafia Kejam
BAB 18


__ADS_3

Rian dan Anjani turun dari lantai atas saat mendengar suara mobil yg berhenti di depan apartemen Reno


"RI sepertinya mereka sudah datang"ucap Riana


"iya , ayo kit turun"Riana


"Ayuk...


ceklet..


Riana langsung berhambur memeluk Steven..


"Tuan sudah pulang?"


"iya sayang kan aku sudah janji "


Riana menyandarkan kepalanya pada dada Steven dengan manja..


Steven langsung mengangkat tubuh Riana ala bridal style tak peduli tatapan Reno dan Vero yg menatap tak suka sedangkan Anjani jadi tersenyum melihat Riana di manjakan oleh Steven.


"nasib jadi orang jomblo😢"Vero


"🤭🤭 yg sabar tuan"Anjani menahan tawanya.


Reno melangkah masuk meninggalkan Vero dan Anjani yg sedang asyik mengobrol..


"isshh,kamu tega menertawakan nasib malang ku😌"Vero


"😲 tidak tuan bukan begitu🤭"


"lalu?😏"


"isshh,masa anggota mafia mewek🤗"Anjani mencubit gemesh pipi Vero


deg deg


"jantung ku😲"Vero


"ayo kita masuk pasti udah di tungguin sama yg lain"ajak Anjani


"ehh....ii..ya"


merekapun ikut menyusul,Riana sekarang sedang duduk di sofa bersama Steven dan Reno dan disusul pula dengan Vero dan Anjani..


"sayang apa sekarang kau bisa menjelaskan semuanya?"Steven


Riana menatap ragu pada Reno setelah melihat Reno mengangguk pelan barulah Riana berani mengatakan semua tentang keluarganya...


hufftt...Riana menarik nafas lalu menghembuskan perlahan ..


"apa kalian pernah mendengar ketua mafia black dragon?"tanya Riana


"tentu saja black dragon adalah anggota mafia yg paling di segani dan di takuti di masanya dulu"ucap Steven


"iya,bahkan aku sangat mengidolakan ketua black dragon"ucap Vero


"ahahha,kau mengidolakannya Ver?"tawa Reno


"mengapa kau tertawa?? apa aku salah mengidolakannya?"tanya Vero heran


"tidak ..tidak..kalau kau mengidolakannya pastinya kau tau siapa nama ketua mereka?"Reno

__ADS_1


"tentu saja ,bukankah namanya adalah KIM?"


"betul tapi kau hanya tau nama depannya saja bukan?"tanya Reno


"iya,emangnya kamu tau nama belakangnya?"


"ahahah"Reno kembali tertawa


Vero yg kesal langsung melempar sebuah bantal sofa padanya ..


plak....


"aiisstt...kau kasar sekali "Reno berdecak kesal


"siapa suruh kau tertawa seperti itu membuatku jadi geram ingin mencolok langit-langit mulutmu dengan linggis."Vero


"berhenti berteka-teki Reno sekarang katakan yg sebenarnya "ucap steven


"ekhemmm...baiklah akan ku katakan aku dan Riana adalah anak dari ayah Kim...."


Reno menjeda ucapannya Krena ingin melihat reaksi dari kedua sahabatnya.


"apa?"teriak keduanya..


"🤭🤭 kenapa muka kalian seperti itu? awas ada lalat yg masuk"ucap Reno menahan tawanya..


"ck...bicara yg jelas bangsat...kau membuatku semakin kesal saja"decak Vero


"iya ...iya ..aku dan Riana adalah anak dari ayah Kim, ketua mafia black dragon yg sudah memutuskan untuk menjalani hidup yg sederhana damai dan berbahagia dengan keluarga kecilnya"


"bukankah rumor yg ku dengar bahwa nama anak mereka adalah Seli dan Sean?"tanya Steven..


"memang benar ayah sengaja merahasiakan identitas kami Krena bnyak musuh ayah di masa lalu yg menginginkan kamu berdua."jelas Reno


"Krena kami masing-masing memiliki kemampuan yg di ajarkan oleh ayah dulu dan bisa di bilang kemampuan kami melebihi kemampuan yg ayah ajarkan pada kami termasuk Riana,dia yg paling di cari oleh berbagai kelompok mafia"


"maksudnya?"tanya Steven


"makanya dengarkan dlu sampai selesai jangan main potong aja"ketus reno


"tau nih main potong aja "Vero


"oke lanjut"Steven


"aku memiliki kemampuan untuk menciptakan berbagai senjata,aku bisa merakit senjata seperti pistol yg kalian pakai tdik dan sebuah roket kecil yg jika di gunakan maka ledakannya akan menjadi tiga kali ledakan dalam satu roket dan masih bnyak lagi yg tak bisa ku jelaskan lebih detail."


"ohhya? lalu mengapa selama ini kau tak pernah merakit senjata atau roket yg kau katakan itu?"tanya Vero


"siapa bilang? bahkan aku sudah membuatnya sebanyak 500 roket 300 pistol yg sama seperti yg kau pakai tdik"


"what?? sebanyak itu?"Vero dan Steven sama-sama terkejut.


"mana mungkin kau bahkan selalu berada di markas setiap harinya lalu dimana kau akan membuatnya?"tanya Vero


"kau saja yg terlalu sibuk dengan urusan kantor bersama atasanmu itu"ucap Reno dengan menunjuk ke arah Steven menggunakan dagu.


"enak aja,bahkan hampir setiap hari setiap malam aku mendatangi markas."ucap Steven


"memang benar tapi kau tak pernah tinggal dalam waktu kurang lebih satu jam itupun kau tinggal lama jika sedang tertidur "


"heheh iya juga yah"Steven terkekeh

__ADS_1


"lalu dimana kau membuatnya?"tanya Steven


"di markas di mana lagi?"


"iya kah?? aku tak pernah Melihat hasil rakitanmu ."


"ada di brangkas ruang pribadiku,sengaja ku simpan dalam tempat yg aman agar suatu saat bisa berguna saat sedang keadaan genting selain itu aku juga tak mau jika identitasku di ketahui oleh orang lain ."


Vero dan Steven mengangguk paham setelah mendengar penjelasan dari Reno..


"lalu apa keahlian dari Riana hingga kau bilang bahwa keberadaan Rianalah yg lebih di incar oleh dunia mafia?"tanya Vero penasaran.


"tenggorokan ku kering bisakah kau ambilkan aku minum baru aku akan menjawab rasa penasaranmu itu🤭"Reno sengaja mengerjai Vero dapat Reno ketahui jika Vero akan melakukan apapun asal rasa penasarannya terobati..


"ck....tunggu sebentar akan ku ambilkan minum untuk kita semua"


"aku ikut Ver,sekalian ambil cemilannya"ucap Anjani.


"hm,ikutlah."


Riana tersenyum menatap Vero dan Anjani yg semakin dekat Riana berharap Vero akan menjadikan Anjani tempatnya menaruh hati suatu saat nanti.


"minuman datang"seru Vero yg membawa lima gelas minuman.


"dan ini cemilannya,silahkan di nikmati"ucap Anjani.


"terimakasih bang Vero dan kak Anjani"ucap Riana


"sama-sama "


"ayo sekarang lanjutkan"pinta Vero


"ck ...kau ini aku bahkan belum meneguk setespun minuman ini"kesal Reno


"hehe maaf ayo minumlah habiskan saja dan lanjutkan ceritamu"


"ahhh leganya"Reno merasa lega saat rasa hausnya sudat di tuntaskan.


"sudahkan?"tnya Vero


Reno yg mengetahui bahwa Vero begitu sangat penasaran memilih untuk mengerjainya sesekali..


"aku mau tidur dululah,rasanya tubuhku sangat lelah akibat pertempuran tadik"Vero berpura-pura bangkit dari duduknya mau menuju ke kamarnya..


"Reno bangsatttt!!!!"teriak Vero


"ahahahha"Reno tertawa terbahak-bahak melihat muka kesal Vero yg sangat menggemaskan..


"katakan dlu semuanya bangsat baru kau tidur selamanya juga tdk apa-apa"maki Vero


"ihh dasar teman laknat,mana keponya melebihi ibu-ibu komplek lagi😆"ledek Reno


"duduk atau ku pisahkan kepalamu dari tubuhmu yg tak berguna itu"teriak Vero yg semakin kesal


sedangkan yg lainnya hanya tertawa kecil melihat keduanya..


BERSAMBUNG....


(selamat membaca dan jangan lupa untuk memberikan semangat untuk author dengan cara like and komen agar author tetap semangat menulis dan merangkai cerita untuk kalian semua semoga kalian semua sehat selalu 😊)


*****HAPPY READING AND SEE YOU AGAIN*****

__ADS_1



__ADS_2