Istri Kedua Mafia Kejam

Istri Kedua Mafia Kejam
BAB 21


__ADS_3

Hari ini hari di mana Riana dan Steven akan berangkat ke kampung halaman Riana tak lupa pula Reno,Vero dan Anjani pastinya juga ikut.


" Sayang apa kau sudah siap?"


" Sudah tuan, tinggal tunggu bang Reno dan lainnya saja."


" Sayang bisa tidak panggilannya di ubah?"


" Panggil apa?"


" Panggil hubby mungkin?"


" Malu "


" Lah kok malu kita kan bentar lagi akan menikah"


" Iya deh Hu..bby."


" Coba sekali lagi"


" Hubby"


" Nah gitu doang."


" Ayo sayang kita berangkat"


" Loh bang Reno kan belum nyampe?"


" Reno Vero dan Anjani sudah nyampe sayang mereka sekarang ada di depan kamu nya aja yang GK dengar."


" Astaga Riana kira mereka belum nyampe hubby."


Mereka kemudian menemui ketiga nya yang sudah menunggu di depan.


" Bang Reno nyampenya udah lama?"


" Hmm, sekitar dua puluh menit"

__ADS_1


" Ternyata Abang udah nyampe cukup lama."


" Udah GK papa, Ayo kita berangkat. Abang sudah tidak sabar pengen ketemu sama ibu."


" Ayo bang, Ibu pasti seneng karena anak tampannya udah kembali."


Reno mengacak-acak rambut Riana dengan gemesh..


" Adek juga cantik."


" Loh bang Vero dan kak Anjani mana bang?"


" Ada di dalam mobil, Biasa bucin baru."


" Maksud Abang?"


" Yah, mereka baru jadian kemarin malam pas pulan dari sini"


" Wahh..Riana mau ngucapin selamat."


" Hubby bang Vero dan kak Anjani ternyata udah jadian"


" Iya hubby"


" Wahhh kabar bagus dong, Hubby kira tu anak akan menjadi bujang lapuk."


" Isshh GK boleh gitu "


" Iya maaf, Ayo kita berangkat sekarang "


....


" Jani ?"


" Iya ver?"


" Terimakasih yah udah mau Nerima aku"

__ADS_1


Anjani hanya mengangguk malu.


Kemudian Vero meraih kedua pipi Anjani dan dengan lembut Vero langsung mencium bibir Anjani dan ********** dengan lembut membuat detak jantung Anjani menjadi tak karuan. Anjani hanya bisa memejamkan matanya mendapatkan serangan mendadak dari Vero.


" Ekhemm.."


Mereka yang masih berciuman terkejut saat mendengar seseorang sedang berdehem. Dengan cepat Anjani menjauhkan wajahnya dari Vero


" Liat tempat dong kalau mau bercinta, Mau jadiin aku obat nyamuknya?"kesal Reno


Anjani hanya menunduk malu pipinya memerah karena merasa malu ketangkap basah.Sedangkan Vero hanya menatap kesal pada Reno yang sudah menganggu.


" Bilang aja Lo iri "ketus Vero


" Gimana aku GK iri coba? Lo ciumannya di dalam sini. Kan kasian akunya mataku jadi ternodai."


" Lagian kenapa kau tiba-tiba ada di sini? Bukannya tadik kau ada di dalam ?"


" Kalian aja yang GK sadar akunya udah dari tadik ada di sini"decak reno


" Memang yah, Dunia itu hanya milik berdua kalau sedang jatuh cinta.Yang lainnya mah hanya ngontrak"sambung Reno lagi


" Udah !! Kenapa malah ribut sih..tu liat tuan Steven dan Riana udah jalan mobilnya."


Mereka kemudian memulai keberangkatannya. Steven satu mobil dengan Riana sedangkan Reno,Vero dan Anjani berada di mobil yang sama. Tak lupa dengan para pengawal Yanga menaiki mobil lainnya. Sedangkan pengawal bayangannya juga berada di posisi masing-masing.


Sengaja Steven membawa pengawal dan bayangan untuk mewanti-wanti keselamatan Riana ..


BERSAMBUNG...


"Guys bantu tinggalkan like dan komen kalian agar author tetap semangat melanjutkan ceritanya"


"hargai setiap usaha yg sudah author buat untuk menemani masa santai kalian dengan cara memberikan semangat untuk author"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


HAPPY READING AND SEE YOU AGAIN

__ADS_1


BYE BYE


KALAU RAME NANTI AUTHOR LANJUTKAN


__ADS_2