
Setelah meresmikan pembangunan pabrik milik nya , raka menghampiri para warga yang berkumpul melihat peresmian pembangunan pabrik milik nya
" assalamualaikum ibu ibu, bapak bapak" salam Raka dengan ramah kepada seluruh warga di sana
ya raka hanya akan bersikap dingin hanya kepada rekan rekan kerja nya dan kepada orang orang kaya saja, karena menurut nya para orang kaya sombong sombong dan hanya mau bergaul dengan sesama orang kaya , ia akan bersikap ramah kepada rakyat biasa dan orang sekitar nya saja
" wallaikumsalam mas ganteng" jawab para ibu ibu warga sana
Raka hanya tersenyum saat mendengar ucapan ibu ibu di sana
" duh ganteng nya " ucap ibu ibu di ana yang melihat senyum raka
" terimakasih ibu ibu " jawab raka
" kalau saya ganteng tidak ibu ibu?" tanya angga yang tak mau kalah dari raka
" mas nya ganteng tapi lebih gantengan mas yang ini, betul gak bu" ucap salah satu ibu ibu di sana
" betul" jawab dengan kompak , hal itu membuat angga sangat kesal , sedangkan raka hanya tersenyum
" mas , mau gak saya jodohkan sama anak saya,anak saya sebentar lagi lulus SMA loh?" tanya salah satu ibu ibu yang menawarkan anak nya
" eh mas , jangan mau anak nya jelek , mending sama anak saya aja" ucap ibu ibu satu nya
" eh kamu berani mengatai anak saya jelek, anak kamu juga jelek giginya maju ke depan" jawab ibu tadi yang tek terima anaknya di katakan jelek
" eh, sudah sudah kenapa paa ribut sih" ucap angga menenangkan ibu ibu itu
" ibu ibu, jangan pada ribut ya, terimakasih ibu atas tawaran nya, tapi maaf saya sudah punya calon nya" ucap raka dengan sopan
" yahh, sayang sekali , padahal saya berharap mas jadi mantu saya" ucap ibu tadi
" maaf ya buk, oh ya saya di sini mau mengumumkan kalau para warga di sini mau berminat kerja di pabrik milik saya , silahkan daftar, kalau yang bisa jadi tukang atau bisa membantu tukang dalam pembanguan pabrik ini, silakan daftar ke mandor yang ada di sini, saya membangun pabrik disini supaya warga di sini kalau mau bekerja di pabrik tidak usah jauh jauh ke kota , kalau mau bekerja di pabrik" ucap raka panjang lebar
" memang nya seperti kami yang tidak sekolah bisa bekerja di pabrik?" tanya salah satu warga
__ADS_1
" bisa, asal kalian punya skil dan kemampuan , saya tidak membeda-bedakan masalah pendidikan , yang saya lihat adalah skil dan kemampuan kalian dalam bekerja , percuma kalau lulusan sarjana kalau tidak punya skil dan kemampuan " jawab raka sambil tersenyum
' ini yang aku membuat aku kagum pada mu raka , kau tidak pernah membeda-bedakan orang dari kalangan nya' batik angga yang sedari tadi memperhatikan raka
" wah terimakasih mas, kalau begitu saya nanti akan ikut mendaftar di pabrik mas kalau sudah jadi" ucap orang tadi dengan gembira
" ya silahkan , kalau mau bekerja sekarang , mas bisa bantu bantu pembangunan pabrik ini " ujar raka
" ya mas terimakasih , nanti saya akan segera mendaftar " ucap orang tadi dengan gembira
" alhamdulilah , ternyata masih ada orang kaya yang memikirkan rakyat kecil seperti kita" ucap salah satu ibu ibu di sana
" iya, terimakasih banyak ya mas , semoga mas di berikan kesehatan , kelancaran dalam segala hal, dan mendapatkan jodoh yang cantik, dan baik" ucap salah satu ibu ibu mendoakan raka
" amin, dan saya minta doa nya ya kepada kalian semua, semoga perempuan yang sedang saya cari segera di temukan" ucap raka yang meminta doa para warga
setelah menemui para warga, raka dan angga pun kembali ke kota , sepanjang perjalanan raka hanya melamun melihat ke samping pintu mobil nya
Raka melihat ada seseorang perempuan hamil yang tengah duduk di teras sambil mengelus perut nya sambil menunduk kan kepalanya
" kenapa kau?" tanya angga yang melihat sahabat nya tersenyum senyum tak jelas
" terus kenap kau senyum senyum tidak jelas seperti itu?" tanya angga lagi
" sudah jangan banyak tanya, aku mau tidur, mendengar pertanyaan mu , serasa ingin muntah aku" ujar raka yang memejamkan mata nya
' kenapa hari ini dia terlihat aneh sekali ya' batin angga yang merasakan ke anehan dari raka
Di tempat lain bik surti dan para ibu ibu baru pulang ke rumah mereka masing masing
" assalamualaikum" ucap bik surti
" wallaikumsalam bik, udah pulang?" tanya ze yang sedang duduk di teras rumah sambil mengelus perut nya
" sudah ze, oh ya ze kamu tau gak yang punya pabrik itu orang nya ganteng banget dan baik, tidak sombong , dia mau berbincang bincang degan para warga yang melihat peresmian pembangunan pabrik nya, dia juga menawarkan pekerjaan untuk para warga di sini " ujar bik surti yang menceritakan saat raka menawarkan pekerjaan untuk warga
__ADS_1
" benarkah bik?" tanya ze tak percaya
" ya ze, meski pun tidak punya ijazah sekolah ,asal punya skil dan kemampuan dia mau menerima bekerja di perusahaan nya" ujar bik surti lagi
" wah sungguh baik orang itu, jaang karang orang kaya baik seperti dia," ujar ze
" iya ze, tap ze kisah cinta nya tidak seberuntung harta yang ia dapatkan" ucap bik surti yang merasa sedih saat raka meminta bantu doa agar wanita yang ia cintai cepat ketemu
" kisah cinta nya kenapa bik?" tanya ze penasaran
" saat ini dia sedang mencari wanita yang ia cintai " jawab bik surti
" memang nya wanita yang dia cintai pergi kemana , kok di cari?" tanya ze semakin penasaran
" bibik gak tau ze, dia hanya meminta doa nya agar wanita yang ia cintai segera di temukan " ujar bik surti yang ikut duduk di samping ze
" kasihan sekali ya bik, semoga aja yang ia cari dan ia ingin kan segera terwujud " ucap ze yang ikut mendoakan raka
" ya semoga aja ya ze," ujar bk surti
" ayo kita masuk bik, di sini semakin panas" ajak ze
" iya , bibi juga mau mandi udah keringetan dari tadi panas panasan" ujar bik surti
Mereka pun masuk ke dalam rumah , bik surti ke kamar nya dan ze ke kamar nya
Ze duduk di atas kasur dan menyalakan kipas angin yang ada di kamar nya, kembali ia teringat dengan ucapan bik surti tadi tentang pemilik pabrik itu meminta doa
" kenapa aku terasa nyesek ya , saat mengingat cerita bibik tadi tentang orang itu" gumam nya merasa aneh
.
.
Jangan lupa like , komen dan vote ya ya, terimakasih🙏🥰
__ADS_1