Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO

Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO
Episode 69


__ADS_3

" assalamu'alaikum " salam seseorang wanita paruh baya masuk ke dalam rumah


" walaikumsalam , eh maaf anda siapa ya ? " tanya ze yang melihat heran kenapa wanita paru baya ini langsung yelonong masuk ke rumah suaminya


wanita paru bata itu melihay ze dengan tatapan mengintimidasi


" seharus nya saya yang bertanya, kamu siapa? " bukan nya menjawab, wanita paru baya itu malah balik bertanya kepada


" saya istri mas Raka " jawab ze


" istri? " tanya wanita paruh baya itu


' apa Raka sudah menikah, tapi kenapa dia tidak memberitahu ku' batin wanita paru baya itu


belum sempat ze menjawab tiba tiba ada kenan yang memanggil nya dan berlari ke arah nya


" mama" panggil kenan yang langsung berlari dan memeluk kaki ze dengan ketakutan


"ada apa sayang? " tanya ze yang langsung berjongkok memeluk sang putra yang tengah ketakutan


wanita paruh baya itu, hanya melihat interaksi anak dam ibu itu dengan tatapan bingung, apa Raka menikahi janda beranak satu, pikir nya


" itu ma, tadi ada kecoa yang terbang terbang " jawab kenan dengan ketakutan nya


" kecoa?, di mana ada kecoa nya sayang? " tanya ze dengan lembut sambil mengusap rambut ank nya


" ada di kmar mandi samping dapur" jawab kenan sambil menunjuk ke arah dapur


" udah udah gak papa, nanti suru mbak mira mengisir kecoa nya " kata ze menenangkan anak nya ,mbak mira adalah Art di rumah Raka


" hem " wanita paru baya itu berdehem


Ze dan kenn pun melihat ke arah wanita paru baya itu, setelah melihat wanita paru buya itu kenan langsung melihat ke arah ze dengan tatapan bertanya itu siapa


' kenapa anak ini sangat mirip dengan Raka ' batin wanita paru baya itu


"Di mna Raka? " tanya wanita paru baya itu


" mas Raka masih di kantor, ada perlu apa ya anda mencari suami saya? " jawab ze dan balik bertanya

__ADS_1


" kamu benar istri nya ? " tanya wanita paru baya itu memastikan


" ya saya istri nya" jawab ze


"kapan kalian menikah? " tanya wanita paru baya itu lagi


" sudah sekitar satu bulan, maaf sebelum nya , apa anda mengenal suami saya? " tanya ze penasaran


' berarti benar kalau Raka menikahi janda ' batin wanita paru baya itu


" apa mu seorang janda? " bukn nya menjawab pertanyaan ze malah bertanya balik


" ya saya seorang janda" jawab ze masih dengan tatapan bingung dan bertanya tanya siapa sebenar nya perempuan ini pikir nya


' kasihan sekali kamu Raka , masa dia bujang ting ting dapat janda sudah punya buntut lagi' batin perempuan paru baya itu


kenan terus menatap wanita paru baya itu dengan tatapan mengintimidasi


tiba tiba terdengar bunyi suara mobil masuk ke kawasan rumah dan tak lama ada seseorang yang masuk ke dalam rumah


" assalamu'alaikum " sap Raka yang masuk ke dalam rumah nya


" Walaikumsalam " jawab mereka semua yang ada di ruang tamu dan langsung melihat ke arah raka


" tante Rere" panggil Raka kepad wanita paruh baya itu dan Raka lngsung mendekati wanita paru baya yang di panggil tante Rere oleh Raka


Raka langsung mengalami tangan tante Rere itu, ze melihat kalau suami nya sangat mengenal wanita paruh baya itu pun merasa heran, apa wanita paru baya ini adalah keluarga dari suami nya, pikir ze


ze tidak tau siapa saja keluarga suami nya,kerena Raka tidak pernah menceritakan tenteng keluarga nya, kecuali tentang ibu dan yah nya yang telah meninggal dunia


plak


tante Rere memukul bahu Raka dengan keras, ia meluapkan ke kedalam nya kepad Raka


" aw sakit tan" rengek Raka sambil mengusap ngusap lengan nya yang baru saja di pukul oleh tante Rere


" salah siapa kmu nikah gak bilang bilang tente, apa kmu sudah tidak menganggap tante lagi, geram sekali tante sama kamu, ingin rasa nya tante ulek ulek di cobek kamu ua" kata tante Rere sangking geram nya dengan keponakan nya ini


tante Rere ini adalah istri dari almarhumah adik dari papa nya, tante Rere lah satu satu nya keluarga yang Raka punya, tante Rere menetap di luar negeri bersama anak anak nya

__ADS_1


" maaf tante , tapi Raka berniat mengundang tante kok di resepsi nya minggu depan, eh tanya tante udah nongol di sini" jawab Raka sambil tersenyum memperlihatkan deretan gigi putih dn rapi nya


" ya tapi kenapa kamu menikah gak bilang sama tante Raka, kan tante bisa mendampingi kamu saat akad nikah "


" ya maaf tan, aku gak kepikiran sampai ke sana "


"hem" ze berdehem saat dirinya seperti tidak di anggap


" eh sayang, maaf lup ngenalin kamu ke tante Rere, kenalin sayang ini tante Rere, istri dari almarhumah adik papa" kata Raka yang memperkenalkan tante nya


" tante ini ze istri aku dan yang itu kenan putr ku" kata Raka lagi yang memperkenalkan tante nya kepada ze dan kenan


" salam kenal tante nama saya zezalia biasa di panggil ze, maaf ya tante tadi aku gak tau kalau tante itu keluarga dari mas Raka " ucap ze sambil mengulurkan tangan nya, ze merasa tidak enak karena ia sempat berpikir yang tidak tidak terhadap tante suami nya itu


" saya Rere, kamu bisa panggil saya tante Rere seperi Raka "ucap Rere yang menyambut ukuran tangan ze


" ya tante " jawab ze sambil tersenyum


" hay, ganteng siaa nama mu? " tanya tante Rere menyapa kenan


" kenan " jawab kenan singkat


" hay kenan panggil saya oma ya, Raka kenapa dia mirip sekali dengan kamu, ada hal dia cuma anak sambung kamu? " tanya tente Rere penasaran


" eh tante enak aja kalau bicara, siapa biang kalau dia anak sambung aku, dia itu anak kandung ku, darah daging ku y pasti nya mirip dengan ku lah " jawab Raka yang tak Terima kala tente Rere mengatakan kalau kenan angk sambung nya


" hah, kok bisa, bukan nya kalian menikah baru satu bulan kok ank nya sudah sebesar ini? " tanya tante Rere keherangan


" kalau masalah itu panng ceritanya tan, nanti aku akan ceritakan semuanya, tapi tidak sekarang aku sangat lengket ingin mandi " kata Raka yang merasa tidak nyaman, kerena ia seharian ini berpanas panasan mengecek proyek nya


" ya udah sana, tapi nanti kamu harus ceritakan semuanya" kata Rere


" siap tente, yo sayang siapkan air untuk ku" ucap Raka yang langsung merangkul leher ze


" eee mas, tapi tente Rere gimana? " tanya ze yang merasa tidak enak meninggalkan tante Rere


" udah biarin aja, dia udah biasa di rumah ini, jadi dia gak akan nyasar" jawab Raka sambil membawa ze ke kamar nya


.

__ADS_1


.


jangan lupa like, komen dan vote nya ya terimakasih🥰🙏


__ADS_2