
Raka bersama angga tengah bersiap siap untuk menuju ke desa untuk bertemu dengan ze dan anak anak nya, ia telah membawa banyak oleh oleh untuk anak anak nya dan ze
" ayo ga kita berangkat" ucap raka yang sudah tidak sabar lagi ingin bertemu dengan ze dan anak anak nya
" sabar , ini belum selesai, kalau mau cepat berangkat, ayo bantuin" ucap raka kesal karena ia di suruh memasukan oleh oleh ke dalam mobil dengan jumlah tak sedikit
" masa, masukin begitu aja gak selesai seleai dari tadi?" ucap raka
" ini barang nya banyak dan yang memasukkan nya hanya aku sendirian , cepat bantu aku kalau mau cepat berangkat" perintah angga dengan kesal
" ya udah sini aku bantu" ucap raka yang langsung membantu angga memasuk kan oleh oleh untuk ze dan anak anak nya
Setelah selesai , mereka langsung berangkat ke desa, sela di perjalanan raka tek berhenti henti tersenyum , ia membayangkan senyum ze dan anak anak nya saat menyambut dirinya nanti , ia sengaja tidak memberitahu kalau dirinya hari ini mau mengunjungi mereka , raka merasa sangat rindu dengan ze dan anak anak nya, karena sudah tiga hari mereka tidak bertemu
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam akhir nya mereka sampai di desa tersebut , mereka langsung menuju ke rumah ze, saat sudah sampai di depan rumah ze, raka melihat rumah ze tertutup rapat
" kenapa rumah nya seperti kosong" ucap angga yang melihat rumah ze seperti tidak ada penghuni nya
" mungkin mereka ada di dalam " ucap raka yang langsung keluar dari mobil nya dan berjalan menuju ke pintu rumah ze
Tok... Tok...
" assalamualaikum " ucap raka sambil mengetuk pintu , namun tidak ada respon
tok...tok...
raka mencoba mengetuk pintu nya kembali , namun sama saja tidak ada jawaban dari dalam rumah
"apa dia pergi ya?" tanya dirinya sendiri sambil melihat kesana kemari , lalu ia kembali ke mobil nya
" ga, seperti nya mereka gak ada di rumah deh" ucap raka yang masuk kembali ke dalam mobil
" kan apa aku bilang tadi, coba kamu tanya sama warga di sekitar sini, mungkin mereka yang tau ze pergi kemana " ucap angga
__ADS_1
" ga, apa ze pergi, dan meninggalkan aku sendiri" ucap raka yang berpikir kalau ze akan pergi meninggalkan nya bersama anak anak nya
" sepertinya gak deh ka, soal nya yang aku lihat ze itu sayang banget sama anak anak nya, pasti dia akan melakukan apa pun untuk membahagiakan anak anak nya, kebahagiaan anak anak nya kan saat bisa bertemu dengan ayah kandung nya, jadi menurut aku ze tidak akan pegi meninggalkan kamu" jelas angga
" ya , kamu benar ga, aku akan mencoba bertanya kepada warga sekitar" ucap raka yang kembali turun dari mobil nya, dan di ikuti oleh angga, mereka ingin bertanya kepada warga sekitar tentang keberadaan ze
" kita mau tanya ke siapa?" tanya angga yang bingung tak meliah ada warga yang terlihat
" itu ada ibu ibu, kita tanya aja sama dia" ucap raka yang menunjuk salah satu ibu ibu yang sedang berjalan sendirian
" ya udah ayo kejar" ucap angga, mereka pun mengejar ibu ibu itu
" buk, buk" panggil raka dan angga sambil berlari
Ibu ibu itu pun menghentikan jalan nya dan menoleh ke arah belakang, aat ia mendengar ada yang memanggil
" ada apa mas?" tanya ibu ibu itu bingung st melihat raka dan angga mengejar nya
" maaf buk mengganggu perjalanan ibu, saya mau tanya kenapa rumah ze kosong ya, mereka pada kemana ya buk?" tanya raka dengan sopan
"apa!!! Diusir" ucap raka dan angga bersamaan , merak terkejut saat mendengar ze di usir dari desa
" kenapa ze bisa di usir buk?" tanya angga penasaran
" ze itu suka menggoda pria kaya , dan berbuat maksiat di desa ini , jadi ze di usir dari desa ini" jelas ibu itu
" tidak , tidak mungkin ze melakukan hal sekeji itu" ucap raka yang tidak percaya kalau ze melakukan seperti itu
" awal nya saya juga gak percaya mas, tapi setelah melihat beberapa foto, ze bersama pria kaya yang membawa mobil ke rumah nya dan sering mengajak pria kaya itu masuk ke dalam rumah nya saat bik surti tidak ada , dan bukti yang paling jelas nya adalah ze saja tidak tau ayah dari anak anak nya itu, berarti sangking sering nya dia berhubungan dengan laki laki sampai sampai tidak tau ayah dari anak yang dia kandung " jelas ibu itu lagi
" ibu jangan asal bicara ya , ze memang seorang janda, tapi dia tidak pernah menggoda laki laki lain , asal ibu tau ya anak anak ze itu adalah anak ku, kami sama sama di jebak oleh orang orang yang licik " ucap raka dengan penuh emosi, ibu itu terlihat ketakutan dan terkejut saat mendengar ucapan raka
" sabar ka , ibu, siapa yang menyebarkan berita tidak bener seperti ini?" tanya angga , ia curiga kalau ada dalang nya di balik permasalah ini
__ADS_1
" kami tau dari ibu mira, sia yang mengatakan kalau ze itu penggoda laki laki kaya dan sering tidur dengn banak laki laki sampai hadir anak anak nya" ucap ibu itu takut
" ibu mira yang waktu itu menjelek-jelekkan ze?" tanya raka pada angga
" ya, sepertinya ibu ibu itu" jawab angga
" buk, bisa tunjuk kan di mana rumah buk mira" ucap raka
" itu rumah buk mira, rumah nya yang warna hijau " ucap ibu ibu itu sambil menunjuk rumah yang tak jauh dari sana
" terimakasih bu, bu saya minta panggilkan ketua kades di desa ini, suruh dai datang ke rumah buk mira sekarang" pinta raka kepada ibu itu
" baik mas, kalau begitu saya permisi dulu" ucap ibu itu yang langsung pergi
" ayo ga, kita datangi rumah nya" aja raka kepada angga
" bai lah" jawab angga
mereka pun langsungberjalan menuju ke rumah ibu mira
' tok... Tok...
raka mengetuk pintu dengan sedikit kasar terdengar ada seseorang di dalam rumah , tak lama pintu rumah pun terbuka
" eh mas raka , saya kira tadi siapa yang mengedor gedor pintu rumah saya, ada perlu apa mas ke rumah saya?" tanya buk mira dengan sopan , sebenar nya ia tadi ingin marah karena telah mengetuk pintu rumah nya dengan kasar
" benar ini dengan ibu mira?" tanya raka yang melihat ibu mira dengan tatapan marah
" iiiya , kenapa ya mas" jawab buk mira yang merasa takut saat mendapat tatapan tajam dari raka
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like , komen , dan vote nya ya terimakasih🙏🥰