Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO

Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO
Episode 54


__ADS_3

setelah membersihkan tubuh ze , Raka langsung tidur di samping ze, ia memeluk ze dari belakan , setela itu ia menyusil ze ke alam mimpi


***


di tempat lain Riyan yang tengan melamun di balkon kamar nya , sedari tadi ia memikirkan ze


' kamu tak berubah ze, kamu masih cantik seperti dulu, apa kamu hidup bahagia selama ini ze, dan anak anak tadi apa merek anak anak mu ze , apa kamu sudah menikah lagi ze ' batin Riyan yang sedari tadi memikikan ze


" sedang apa mas?" tanya Ranti yang langsung memeluk Riyan dari belakang


Riyan pun terkjut saat Ranti memeluk nya dari belakang , seketika lamunan nya tentang ze buyar semua


" kamu belum tidur?" bukan nya menjawab Riyan malah berbalik bertanya


" tadi aku sudah tidur, Tapi aku terbangun saat mas gak ada di samping aku" kata Ranti dengan tangan yang mulai mengelus dada bidang sang suami


" ya udah ayo tidur lagi, aku sudah mengantuk " ucap Riyan yang langsung meleaskan tangan Ranti dari dada nya , ia tau apa yang Ranti ingin kan namun namun ia enggan untuk mengabulkan apa yang Ranti inginkan


" tapi aku sudah tak mengantuk lagi mas " jawab Ranti dengan nada yang menggoda


" aku mengingin kan mu mas" bisik Ranti di telinga Riyan untuk menggoda Riyan


Ranti menahan tangan Ranti yang tengah memancing hasrat nya , entah kenapa dia merasa tidak suka saat di sentuh oleh Ranti, pikiran nya masih tertuju pada ze


" maaf , aku sangat lelah Ranti, aku ingin istirahat" tolak Riyan yang langsung pergi meninggalkan Ranti di balkon sendirian


" tapi mas , kita sudah lama tidak melakukan nya, aku rindu sama kamu mas" kata Ranti yang menyusul Riyan yang masuk ke dalam kamar


Riyan langsung merebahkan tubuh nya di atas kasur dan langsung menarik selimut agar menutupi tubuh nya

__ADS_1


Ranti ikut naik ke atas kasur , ia masih ingin berusaha medekati Riyan agar Riyan mau menuruti kemauan nya


" mas ayo lah , aku sudah rindu sekali sama kamu" rengek Ranti sambil menarik narik beju yang di kenakan riyan


" ranti , aku sangat lelah hari ini, tolong lah mengerti " ucap Riyan yang menyingkirkan tangan ranti yang menarik baju nya secara halus , setelah itu Riyan langsung tidur membelakangi Ranti


Terlihat raut wajah kesal dari ranti saat mendapatkan penolakan dari Riyan


" sekali aja mas , setelah itu kamu boleh tidur deh" kata ranti yang masih berusaha merayu Riyan


Riyan langsung berbalik dan menatap Ranti dengan tajam, sunguh ia sangat kesal dengan Ranti yang tidak bisa mengerti , Ranti pun tersenyum saat Riyan membalikan badan nya ia pikir kalau Riyan akan menuruti kemauan nya


" kamu bisa mengerti aku gak sih, aku gak pernah nolak setiap kamu memintanya , tapi untuk kali ini, aku benar benar capek Ranti, tolong mengerti lah " ucap Riyan yang langusung bengkit dari tidur nya ia ingin keluar dari kamar itu


ia sangat kesal dengan Ranti , yang selalu meminta berhubungan tak kenal waktu, ya Riyan akui memang Ranti sangat pandai di atas ranjang , dan selalu meminta duluan , Riyan pun merasa sangat puas dengan Ranti , namun setelah bpertemuan nya dengan ze tadi siang , membuat dirinya tak berselera untuk berhubungan dengan Ranti


Ranti memang memiliki hasrat yang sangat tinggi , ia juga bisa memuaskan pria yang tidur dengan nya, memiliki hasrat yang sangat tinggi hal itu membuat Ranti resah , pasal nya Riyan terlalu sibuk dengan pekerjaan nya , dan kalau Ranti tidak memintanya , Riyan tidak akan meminta hak nya kepada Ranti , maka dari itu terkadang Ranti membayar para gigolo untuk menuntas kan hasrat nya


" aku mau tidur dengan serly " jawab Riyan tanpa menoleh ke arah Ranti yang tengah kesal di atas ranjang


" tapi mas_" belum selesai Ranti bicara, Riyan sudah keluar dari kamar dan pintu sudah di tutup


" ah sial , kalau kamu jarang menyentuh ku, jangan salahkn aku jika aku mencari kepuasan di luar sana " kata Ranti dengan kesal , ia melemparkan bantal ke arah pintu


Setelah itu , Ranti langsung mengambil ponsel nya ia menghubungi seseorang


" hallo" ucap seseorang di seberang telfon


" datang lah ke hotel **** , sekarang" ucap Ranti kepada seseorang di seberang telfon

__ADS_1


" hahaha, kenapa sayang , apa suami mu tidak mau memuaskan mu lagi?" tebak orang itu


" ya , maka dari itu aku membutuhkan mu" kata Ranti ketus


" baik lah sayang , aku akan ke sana sekarang , aku juga sudah rindu dengan tubuh mu itu" ujar orang itu


" hem , datang lah secepat nya" ucap ranti yang langsung memutiskan sambungan telfon nya secara sepihak


setelah itu ia langsung berganti pakaian , dan berdandan , setelah itu ia langsung pergi keluar kamar nya , ia melihat ke adaan sekitar rumah yang sudah sangat sepi , karena saat ini sudah tengah malam , semua orang di rumah itu sudah tidur


Dengan perlahan Ranti langsung keluar dari kediaman Riyan , namun siapa sangka kalau Lia yang terbangun karena kehausan , Lia memutuskan untuk mengambil air minum di dapur , namun baru keluar kamar nya ia melihat Ranti yang sudah berdandan cantik ingen pergi keluar rumah


" mau kemana dia , malam malam begini?" gumam nya sendiri


Karena penasaran Lia diam diam mengikuti Ranti yang keluar dari rumah , Ranti keluar Rumah menggunakan mobil yang di berikan Riyan untuk nya , sebagai hadiah karena dia telah melahirkan anak nya


Lia pun langsung mengikuti Rnti dengan menggunakan mobil milik nya , ia terus mengikuti mobil Ranti dari belakang, ia sengaja menjaga jarak dengan mobil Ranti agar Ranti tidak mengetahui kalau idrinya mengikuti nya


" mau kemana sih dari gak sampek sampek" gumam Lia yang kesal karena sudah setengah jam lama nya mengikuti Ranti namun belum ada tanda tanda Ranti ingin menepikan mobil nya


Tak lama mobil Ranti masuk ke kawasan hotel berbintang , Ranti langsung memarkirkan mobil nya, setelah itu ia langsung masuk kedalam hotel tersebut


" hotel, mau apa dia ke hotel , aku harus cari tau nih" ucap Lia yang hendak turun dari mobil nya, namun seketika ia mengurungkan niat nya kala ia baru ingat kalau dinya hanya mengunakan piama tidur


" ah, hampir aja aku mepermalukan diri ku sendiri, aku masih menggunakan piama , jadi mana mugkin aku masuk ke hotel itu" gumam nya merasa kesal


" ah sudah lah , sebaik aku balik aja , besok aku akan beranya kepada nya" ucap nya lagi yang langsung melajukan mobil nya meninggalkan kawasan hotel tersebut


.

__ADS_1


.


Jangan lupa , like, komen dan vote nya ya , terimakasih🥰🙏


__ADS_2