
Ze pun tersipu malu saat mendengarkan ucapan raka
" ze aku boleh minta no kamu gak , mana udah jadi calon istri masih gak punya no handphone nya" ucap raka yang mengeluarkan handphone nya
" ya sini handphone mas , nanti aku yang masukin no nya" ucap ze
raka pun langsung memberikan handphone nya ke pada ze , dan ze langsung memasuk kan no handphone nya
" ini mas" ucap ze memberikan kembali handphone milik raka
raka pun langsung mengambil no nya dia menyimpan no handphone ze , ia memberi nama MY LOVE di no handphone milik ze
" nanti aku telfon kamu ya " ucap raka dengan gembira karena telah mendapatkan no handphone ze
"ya mas" ucap ze sambil tersenyum malu
" papa , mama" panggil kenan yang baru masuk ke dalam rumah sambil membawa oleh oleh yang raka bawa untuk nya
" mama ,lihat deh papa bawain oleh oleh yang banyak buat aku, klara dan kania , untuk mama juga ada " ucap kenan antusias
" oh ya , mana oleh oleh untuk mama?" tanya ze sambil melirik ke arah raka yang sedang tersenyum
" ada di dalam mobil ma" jawab kenan
tak lama datang lah klara dan kenan yang juga membawa oleh oleh dari raka , mereka membuka bersama sama oleh oleh dari raka dengan gembira
setelah haru sudah mulai malam raka dan angga pun pamit pulang
saat ini ze ingin memberi tahu niat raka untuk mempersunting nya kepada bik surti
" bik , ada yang ingin aku bicarakan kepada bibik" ucap ze yang memulai pembicaraan nya
" mau bicara apa ze ?" tanya bik surti
" em tadi mas raka mengajak aku menikah" ucap ze dengan malu malu
" benarkah?" tanya bik surti memastikan
" ya bik , sebenarnya aku sempat menolak nya bik , jujur aku masih takut untuk menjalani sebuah pernikahan , aku takut di kecewakan lagi bik, namun mas raka bisa menyakinkan ku dan anak anak membutuhkan keluarga yang lengkap " ucap ze
__ADS_1
" kalau menurut bibik, ada benar nya juga kau menerima nak raka ,karena bibik liat dia pria baik dan bertanggung jawab ,bibik bisa melihat sikap dia terhadap anak anak, kalau untuk kesetiaan bibi juga yakin kalau raka akan setia kepada mu , lihat saja perjuangan dia bisa menemukan mu" ucap bik surti
" ya bik , aku juga pernah berpikir begitu juga" ucap ze
" oh ya kapan kalian akan menikah?"tanya bik surti
" sebenar nya mas raka ingin besok ,tapi aku menolak nya bik, menurut ku itu terlalu cepat " ucap ze
" besok, wah sepertinya raka sudah tidak sabar untuk mempersunting mu ze" goda bik surti
" ah bibik bisa aja ," ucap ze malu malu
" jadi kapan kalian menikah nya?"tanya buk surti lagi
" seminggu lagi bik , dan mas raka telah menyetujuinya" ujar ze
" bibik ikut senang mendengar nya ze , semoga saja kau bahagia dengan pernikahan mu kali ini dan semoga saja kalian selalu bersama sampai maut memisahkan kalian berdua" doa bik surti untuk ze
" amin terimakasih ya bik" ucap ze
***
di tempat lain riyan sedang melamun di balkon kamar nya , entah apa yang sedang ia pikirkan
riyan langsung menoleh ke arah gadis kecil itu sambil tersenyum
" ada apa sayang?" tanya riyan kepada gadis kecil itu
" aku bosan pa , aku mau jalan jalan" ucap gadis kecil itu merengek kepada sang ayah
" apa mama mi belum pulang sayang?" tanya riyan
" belum pa " jawab anak kecil itu
" ya udah ayo kita jalan jalan " ajak riyan
" ye.... beneran ya pa" ucap anak kecil itu dengan semangat
" ya udah sana ganti baju dulu ,mintak tolong sama sus , papa juga mau ganti baju " ujar Riyan
__ADS_1
" siap pa" jawab anak kecil itu yang langsung keluar dari kamar riyan
" serly serly ada ada aja kamu ini" ucap riyan yang melihat tingkah anak nya
ya anak kecil itu adalah serly anak ranti dan pria suruhan ranti,sampai saat ini riyan tidak tau kalau serly bukan anak kandung nya
riyan kini sedang menunggu anak nya di ruang tamu sambil memainkan handphone nya
" ka.u mau ke mana yan?"tanya sonya sang ibu
" mau ngajak serly ke mall ma , dia mau main katanya" jawab riyan
" yan , coba kamu bilangin istri kamu itu ,kok kerjaan nya keluyuran gak jelas terus , apa dia gak pernah mikirin anak nya di rumah , pergi pagi pulang malem , sebenar nya apa sih pekerjaan nya , perasaan sibuk terus tapi uang masih minta sama kamu , beda banget sama ze dulu yang selalu di rumah " ucap sanya yang tanpa sadar telah membandingkan ranti dan ze
' ya ranti dan ze memang berbeda ma , ze selalu nurut dan tidak pernah membantah ucapan suami nya , beda dengan ranti yang selalu saja menjawab kalau di nasehati, dan ze tidak boros seperti ranti' batin riyan yang merasakan perbedaan ranti dan ze
" papa ayo serly sudah siap" ucap serly yang baru turun dari anak tangga
' kenapa anak ini semakin besar tidak ada mirip mirip nya sama riyan , seperti bukan anak nya saja' batin sonya yamg memperhatikan wajah serly
" ayo sayang , salim dulu ya sama oma" ucap riyan
" oma ,ku sama papa mau jalan jalan dulu ya , oma nanti mau nitip apa , nanti serly belikan untuk oma" ucap serly sambil menyalimi tangan sonya
sonya pun tersenyum ke arah serly, sonya sangat menyayangi serly karena ia mengira kalau serly itu cucu nya , namun seiring kali ia menemukan kejanggalan dari wajah tidak ada mirip mirip nya sama sekali dengan riyan anak nya, dan juga dari segi makan dan lain nya tidak ada kesamaan sama sekali dengan riyan
" oma gak pengen nitip apa apa , ya sudah sana berangkat nanti ke buru sore" ucap sonya sambil tersenyum dan mengusap kepala serly
" baik lah oma , kami pergi dulu ya oma, ayo pa" ucap serly
" ma ,kami pergi dulu ya" pamit riyan yang menyalimi tangan sang mama, sonya hanya mengangguk kan kepalanya
riyan dan serly pun pergi menunju ke arah mall terbesar di kota ini, sesampai di mall serly langsung menarik tangan. riyan menuju ke tempat bermain yang ada di mall tersebut
saat menuju ke tempat bermain ,riyan tak sengaja melihat seorang perempuan sangat mirip dengan sang istri sambil bergandengan mesra dengan seorang laki laki, namun mereka membelakangi riyan sehingga riyan tak melihat jelas siapa perempuan itu
' perempuan itu mirip sekali dengan ranti, tapi ranti tadi pamit nya mau arisan dengan teman teman nya, ah mungkin hanya mirip saja' batin riyan
.
__ADS_1
.
jangan lupa like , komen , dan vote nya ya terimakasih🙏🥰