Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO

Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO
Episode 57


__ADS_3

Raka langsung berjalan menghampiri ze yang saat ini tengah berdiri di di depan pintu, ze baru masuk satu langkah di dalam ruangan Raka


" ze" gumam Riyan dengan tatapan tak percaya dengan apa yang ia lihat


sedangkan lia hanya terpelongok tak percaya, ia sampi tak bisa berkata apa apa sangking terkejut nya dia saat Raka memanggil ze dengan sebutan sayang


ze langsung mengalami tangan suami nya Raka juga langsing mengecup kening ze, Riyan yang melihat Raka mencium ze pun langsung mengenalkan tangan nya dengan kuat, ada rasa tak rela kalau ze di cium oleh Raka


" mas kok gak biang kalau banyak orang di ruangan mu" bisik ze kepada Raka


ze tidak nyaman dengan keberadaan Riyan dan Lia, namun ia akan berusaha untuk biasa saja, ia harus menjaga perasaan suami dan nama baik suami nya


" hehehe maaf sayang, aku sengaja tak memberi tahu kalau di ruangan aku ada tekan tekan bisnis aku, ayo aku kenalkan sama tekan bisnis ku" kata Raka yang langsung menarik halus tangan ze menuju ke tempat tekan bisnis nya berasa


" perkenalkan ini istri saya, zezalia, biasa di pangggil ze" kata Raka memperkenalkan ze kepada tekan tekan bisnis nya ,termasuk Riyan dan Lia


Riyan sekuat tenaga untuk menahan emosi nya, ia tidak mau di pandang jelek oleh rekan rekan bisnis nya, ia berusaha untuk biasa saja, meski dalam hati nya terasa sangat sakit kala perempuan yang ia cintai telah di miliki oleh pria lain


berbeda dengan Lia, Lia masih belum bisa mengatakan apa apa, mulut nya seolah olah terkunci sangking ia terkejut nya


" wah cantik sekali istri anda pak Raka " puji pak tomo kepada ze


" terimakasih atas pujian nya pak" jawab ze dengan gugup, ia tetap menampilkan senyuman nya, sebenrnya nya ia mersa tidak nyaman dengan tatapan Riyan dan Lia kepadanya


" kalau istri nya cantik dan bening seperti ini, pasti pak Raka betah di rumah nih" goda pak gusti yang merupakan rekan bisnis Raka juga


" pak gusti tau aja " jawab Raka sambil merangkul pinggang ze


pak gusti, pak tomo dan Raka pun tertawa bersama, beda hal nya dengan Riyan dan Lia sedari tadi hany diam

__ADS_1


" pak Riyan jangan melihat istri orang seperti itu, nanti istri di rumah mengamuk hahaha" ledek pak tomo yang menyadari kalau Riyan terus menatap ze


Riyan hanya tersenyum tipis, sungguh saat ini Riyan sedang tidak baik baik saja, ingin rasa nya dia menarik ze dan membawa nya pergi dari tempat ini, namun lagi lagi Riyan tidak mau melakukan hal bodoh sehingga membuat nama baik nya akan tercemar


" jadi dia istri mu? " tanya Lia yang baru bisa mengeluarkan suaranya


" ya dia istri ku, oh ya maaf aku hampir lupa, kalau istri ku ini adalah mantan istri pak Riyan, benar kan pak Riyan? " tanya Raka sambil tersenyum, Raka sangat puas kali ini, ia berhasil membuatkan kejutan untuk Riyan dan Lia, sebenar nya kejutan ini hanya untuk Riyan tapi berhubung Lia juga hadir maka ini juga kejutan untuk Lia


' sepertinya ini memang sudah di rencanakan oleh Raka, sialan kau Raka' batin Riyan yang sangat kesal, namun ia berusaha untuk biasa saja lagi lagi ia memikirkan nama baik nya


" ah iya, ze adalah mantan istri saya" jawab Riyan dengan senyum terpaksa


ze hanya memandang ka arah suami nya, ia sesekali ikut tertawa, ia merasa tidak nyaman kalau harus bertatap tatapan dengan Riyan ataupun Lia


" pantas saja sedari tadi memperhatikan istri pak Raka sampi tak berkedip, ternyata mantan nya, jangan sampai masih menyimpan rasa sama mantan hahaha"kata pak tomo bercanda sambil tertawa


" hahaha mana mungkin pak, pak Riyan ini sudah memiliki istri, benar kan pak Riyan? " tanya Raka sambil tersenyum ke arah Riyan


" tidak , ini tidak mungkin " kata Lia yang tidak percaya kalau ze yang menjadi istri Raka


" apanya yang tidak mungkin nona Lia ?" tanya Raka yang langsung melihat ke arah Lia


" Lia " panggil Riyan sambil mengelengkan kepalanya,Riyan memberi isyarat kepada Lia untuk tidak berbicara yang tidak tidak di depan rekan rekan bisnis nya


" tidak kak , aku tidak terima kalau ze yang menjadi istri Raka" kata Lia dengan lantang nya , hingga membuat rakan rekan bisnis Raka dan rian mengerutkan dahi nya , menatap Lia dengan heran


" apa urusan nya dengan anda nona Lia , kenapa anda yang keberatan kalau ze itu istri saya ?" tanya Raka


Ze hanya diam , ia tidak mau banyak bicara , ia takut salah bicara dan membuat suami nya malu di depan rekan rekan bisnis nya

__ADS_1


" ya karena aku , yang dari dulu mengejar mu , dan aku yang dulu seharus nya tidur dengan mu bukan ze, wanita murahan seperti dia " kata Lia sambil menunjuk ze


Rekan rekan bisnis Riyan dan Raka semakin dibuat bingung dengan ucapan Lia , mereka hanya menjadi pendengar saja


" Lia , cukup " kata Riyan yang memperingatkan adik nya


" kau mengatai istri ku murahan , aku tanya sekarang , siapa yang lebih murahan , kau dulu yang memberi ku obat perangsang , kau yang menjebak ku untuk tidur dengan mu, kau menghalalkan segera cara agar kau bisa menjadi nyonya raka , jadi sekerang aku tanya siapa yang murahan " kata Raka dengan jelas


Rekan rekan Riyan dan Raka melihat ke arah Lia dengan tatapan tidak suka


" sudah mas jangan memperpanjang masalah " tergur ze kepada suami nya


" kau tenang saja sayang , aku ingin membersihkan nama mu " kata Raka sambil mengelus kepala ze dengan sayang


" Lia , apa yang di katakan pak Raka itu benar , kau yang menjebak nya ?" tanya Riyan dengan tatapan mengintimidasi


" ya kak aku lah yang ingen menjabak Raka , agar aku bisa menjadi istri nya, kakak tau sendiri kan kalau dia susah untuk di dekati " kata Lia yang mengakui perbuatan nya


Plak


Riyan menampar pipi Lia dengan keras, pipi Lia langsng memerah akibat tamparan Riyan , sungguh Riyan sangat malu sekali dengan apa yang di lakukan adik nya , untuk mecapai tujuan nya


semua orang yang di sana hanya diam dan menyaksikan bagai mana Riyan yang lengung menampar Lia adik nya


Seber nya ze ingin menolong Lia namun ia tak berani, ia takun nanti dirinya yang akan menjadi sasaran kemarahan Lia


Lia menatap sang kaka sambil memegangi pipi nya yang bekas di tampar Riyan , ia tak menyangka kalau kakak nya akan menampar nya, setau Lia semarah marah kakak nya tidak pernah main tangan seperti sekarang


.

__ADS_1


.


Jangan lupa , like komen dan vote nya ya , terimakasih 🥰🙏


__ADS_2