Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO

Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO
Episode 35


__ADS_3

Kenan , klara dan kania merasa senang saat mendapat pujian dari sang mama , tiba tiba ada seseoang yang mengetuk pintu rumah bik surti dengan keras sampai sampai ze dan yang lain nya terkejut


" duh , siapa sih yang mengetuk pintu keras sekali, sayang kalian di sini aja ya sama sus rini , mama mau buka pintu dulu" ucap ze


" hati hati ma" ucap kenan yang memperingatkan mama nya


" ya sayang, sus tolong jaga mereka ya" ucap ze


" ya buk" jawab sus rini


Ze pun keluar dari kamar anak anak nya, ia menuju ke pintu depan dan membuka pintu nya, ia heran kenapa banyak sekali warga di depan rumah nya


" ada apa ini bapak bapak , ibu ibu?" tanya ze bingung


" ze, kami tidak mau kamu tinggal di kampung kami, kami tidak mau kampung kami di cemari oleh perbuatan busuk kamu" ucap salah satu warga


" betul" ucap serentak warga


" tunggu , dulu sebentar, ini maksud nya apa ya, saya gak ngerti apa maksud bapak bapak dan ibu ibu " ucap ze semakin bingung


" halah , kamu jangan pura pura tidak tau, kami semua sudah tau kebusukan kamu " ucap salah satu warga


" betul itu,dasar wanita penggoda" ucap warga lain


" hay ada apa ini rame rame di rumah saya" tanya bik surti yang baru pulang dari warung, melihat rumah nya di kerumuni para warga


" ada apa ze, kenapa banyak warga di sini?" tanya bik surti kepada ze


" aku gak tau bik" jawab ze


" sudah jangan membuang buang waktu lagi, segera kemasi barang barang kamu ze, dan pergi dari sini , ajak sekalian anak haram kamu itu" ucap salah satu warga


Deg


hati ze sangat sakit saat anak anak nya di katai anak haram oleh para warga


" hay , apa kau bilang barusan , dengar ya jangan sesekali kamu mengatakan cucu ku anak haram , dia bukan anak haram" teriak bik surti yang tidak terima kalau anak anak ze di katakan anak haram

__ADS_1


" sudah lah bik surti , kamu itu di bayar berapa sama ze, untuk menutupi kebusukan nya selama ini, kamu sudah tau semua kelakuan ze yang suka menggoda pria kaya " ucap buk mira


" buk mira , tolong ucapan anda di jaga ya, saya tidak pernah menggoda siapa pun , jadi ibu jangan asal bicara ya" ucap ze yang tidak terima dengan tuduhan ibu mira


" sudah lah ze, kami semua sudah ada buktinya, bukan hanya satu pria kaya yang kamu goda, tapi ada beberapa pria kaya yang kamu goda, termasuk pak raka " ucap salah satu warga


" astagfirullah , demi Tuhan , aku tidak pernah menggoda pria kaya , apa lagi menggoda raka" ucap ze masih mengelak


" ah sudah lah , kelamaan , ayo kita keluar kan barang barang nya dan segera usir mereka dari desa ini" ucap salah satu warga


" ya betul, ayo kita masuk saja ke rumah nya " ucap warga lain


" eh jangan , jangan masuk rumah saya" ucap bik surti yang hendak melarang warga memasuki rumah nya


" hentikan!!!" teriak ze yang menghentikan para warga, semua warga pun menghentikan langkah nya untuk memasuki rumah bik surti


" kalian mau mengusir kamu, iya kan , kalian tidak usah repot repot , kami yang akan pergi dari sini" ucap ze dengan tegas


" api ze-" ucap bik surti


" ya sudah kalau begitu, segera bereskan barang barang kalian dan pergi dari sini" ucap buk mira


" ya betul, cepat pergi kalian dari sini" ucap salah satu warga


" mengotori desa kami saja , dasar sampah masyarakat" cibir warga lain nya


" ayo bik, kita bereskan barang barang kita" ajak ze kepada bik surti yang sedang menangis


bik surti hanya mengangguk kan kepalanya sambil menangis, mereka segera masuk ke dalam rumah untuk membereskan barang barang yang ingin mereka bawa


Ze langsung memasuki kamar anak anak nya , terlihat anak anak nya tengah ketakutan


" mama" ucap kenan , klara, dan kaia bersama dan langsung memeluk ze


" apa yang tejadi buk?" tanya sus rini yang juga ketakutan


" ada masalah , ada orang yeng menyebarkan gosip tidak benar , dan mempropokatoro para warga untuk mengusir kit dari kampung ini, jadi segera lah beresin barang barang anak anak ya sus, nanti saya bantu" ucap ze pada susu rini sambil memeluk anak anak nya yang sedang menangis

__ADS_1


" anak anak mama, kian jangan menangis ya, dan jangan takut, kita tidak bersalah nak , ayo kita beresin barang barang kalian , kita pergi dari sini" ucap ze sambil menghapus ari mata anak anak nya , ia berusaha tersenyum di depan anak anak nya


Mereka bertiga pun menganggukkan kepalanya, mereka semua membereskan barang barang mereka yang ingin di bawa , ze juga sudah menyiapkan satu kendaraan yang ia sewa langganan nya dulu yang sering mengantarkan dia ke kota


Setelah selesai membereskan barang barang nya dan memasukkan nya ke dalam mobil , mereka langsung meninggalkan desa tersebut


" ze, kita mau kemana?" tanya bik surti saat mereka sudah ada di dalam mobil


"untuk sementara waktu ,kita mencari kontrakan saja di kota bik , untuk sementara waktu" ucap ze


" kenapa ita tidak tinggal di rumah papa aja ma, rumah papa itu gede banget dan hanya papa sama aku yang tinggal di sana " ucap kania


" iya ma, aku mau tinggal di rumah papa" ucap klara


" kenan juga mau ma" ucap kenan


" ya , nanti ya sayang, kalau untuk sekarang kita sementara tinggal dulu di kontrak kan ya, sampai kondisinya memungkinkan , baru kita hubungi papa kalian buat jemput kalian ya" ucap ze menenangkan anak anak nya


" iya ma" ucap mereka bertiga mengerti


" bu, kalau ibu mau saya bisa telfon bapak sekarang untuk meminta bantuan nya" tawar sus rini


" tidak usah sus, kasihan mas raka , dia pasti saat ini sedang sibuk sekali , jadi jangan mengganggu nya dulu, nanti kalau dia yang telfon baru kita ceritakan semuanya "ucap ze


" baik buk " ujar sus rini


Setelah sampai di kota mereka langsung mencari kontrakan untuk mere tinggali sementara, setelah mendapatkan kontrak kan , mereka bergotong-royong membersihkan kontrak kan tersebut , setelah bersih mereka menyusun barang barang milik mereka


Setelah selesai semua mereka pun makan malam bersama setelah makan malam mereka langsung bergegas tidur, karena merak sangat lah lelah hari ini


' ya Allah kasihan sekali anak anak hamba pasti mereka kelelahan , maafkan mama sayang , kalian harus ikut menderita bersama mama, semoga saja setelah ini ada kebahagiaan untuk kita semua' batin ze sambil menangis melihat anak anak nya tertidur


.


.


Jangan lupa like , komen dan vote nya ya, terimakasih🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2