
Ze langsung melotot tak percaya dengan pengakuan raka, ia terdiam tak bisa bicara apa apa
" saat aku menemani lia makan di hotel itu , aku memesan kopi dan ternyata kopi punya di beri obat perangsang , lia ingin menjebak aku , namun saat aku pingsan, aku di bawa oleh seorang pria namun sepertinya pria itu salah memasukkan aku ke dalam kamar, seharus nya aku di letek kan di kamar 203 eh ternyata aku di leteak kan di kamar 202 yang di sana sudah ada kamu yang sedang tidur , aku dan kamu sama sama di pengaruhi obat perangsang " jelas raka kejadian yang sebenar nya
" jadi kamu bukan pria suruhan ranti?" tanya ze
" bukan , pria suruhan ranti tidak bisa masuk ke kamar kamu , karena kamar nya sudah tertutup oleh pria yang membawa aku, jadi kan otomatis pintunya terkunci dari dalam " jelas raka lagi
Ze terdiam lagi saat mengetahui semuanya ,yang ternyata mereka berdua sama sama di jebak oleh ranti dan lia
" setelah kejadian itu , aku terus mencari kamu dan menggali semua informasi tenteng kehidupan kamu , sampai bertahun tahun aku mencari keberadaan kamu , namun hasikl nya nihil hingga aku bertemu dengan mu hari ini" ucap raka
" maaf aku tidak tau kamu mencari aku" ucap ze
" ya tidak apa apa" ucap raka yang terus memperhatikan ze
" ze , maafkan aku , selama kamu hamil , melahirkan dan memebesarkan anak anak kita aku tidak ada di samping kamu dan membatu kamu" ucap raka yang merasa sangat bersalah , karena ze hemil, melahirkan dan membesar kan anak anak nya seorang diri
" ini bukan salh kamu, kamu sudah berusaha mencari ku " jawab ze yang tidak sepenuh nya mebuat raka merasa bersalah
" ze, bisakan aku menebus semua yang kamu rasakan salama ini, maksud ku aku berharap kamu mau menika dengan ku" tanya raka yang langsung tude poin
Ze terdeiam , ia bingung harus menjwab apa , ia masih terauma untuk mejalani sebuah hubungan
" ze jujur setelah kejadian itu, aku sudah jatuh cinta sama kamu, setiap hari aku memandangi foto kamu , aku berharap bisa bertemu dengan mu dan aku bisa menikahi mu" ucap raka
" beri aku waktu" jawab ze yang tidak mau gegabah dalam mengambl keputusan
" baik lah aku akan memberikan mu awktu, tapi tolong izinkan anak anak tau kalau aku ayah mereka , dan izinkan aku bertemu dengan mereka " ucap raka dengan tatapan memohon
" baik lah aku akan mengetakan kepada anak anak kalau kamu ayah mereka dan kamu bertemu dengan mereka " ucap ze
" terimakasih ze" ucap raka sambil tersenyum senang
__ADS_1
" kamu tunggu di sini ya, aku panggilkan anak anak terlebih dahulu" ucap ze
" ya " jawab raka dengan gembira
Ze pun masuk ke dalam kamar klara untuk menemuia anak anak nya
Di luar rumah ibu mira sedang mengintip rumah ze, dan memperharikan setiap gerak gerik di rumah ze
" mereka semua masuk kedalam rumah , tapi kenapa teman mas raka di suruh keluar ya, apa jangan jangan mereka berbuat yang tidak tidak , wah ini tidak bisa di biarin aku harus memberi tahu para warga kalau ze dan pak raka ada main di belakang" gumam buk mira yang langsung pergi meninggalakn rumah bik surti, ia ingin menyebarfkan gosip panas yang ia dapatkan , berserta beberapa poto yang sempat ia ambil dari handphone milik nya
Ze pun keluar bersama tiga anak nya , saat ini mereka ada di ruang tamu semua
" kenan , klara , kania , ada hal yang ingin mama beri tau kepada kalian , yang pertama kania kamu memang anak kandung mama, dan kelar , kenan adalah saudara kebar kamu " ucap ze ang memberi tahu kalau kani aanak nya
" benarkah, jadi aku punya mama dan saudara?" tanya kania dengan bahagia
" ya sayang , kamu punya mama dan punya saudara" ucap ze dengan senyum bahagia nya
Kania langsung memeluk ze dengan erat , i menangis di pelukan ze
' ternyata selama ini aku merawat anak kandungku sendiri , terimakasih tuhan , telah memepertemukan kami , semoga saja suatu saat kami bisa bersama dalan ikatan keluarga bahagia' batin raka yang melihat kania memeluk ze dengan erat, ia meneteskan air matanya kerena terharu
" ya sayang , ini mama nak , maafin mama yang tidak berguna ini" ucap ze
" mama gak salah ma, ini semua sudah takdir nya" ucap kania
" terimakasih sayang, kamu tidak meyalahkan mama, klara kenan sini peluk mama nak, kita berelukan bersama sama" ucap ze kepadaklara dan kenan yang sedari tadi hanya memperhatikan kenaia dan mama nya
mereka berempat pun berpelukan dan di saksikan oleh raka
' bolehkan u ikut memeluk kalian ' batin raka yang melihat anak anak nya berpelukan dengan ze
" hem" raka berdehem , mereka pun melepaskan pelukan nya
__ADS_1
" oh ya mama hampir lupa , kenan , klara, kania, om raka , papa nya kania sebenar nya adalah papa kandung kalian" uca[p ze sambil melirik ke arah raka yang saat ini sedang tersenyum
" benerkah ma, klara punya papa?" tanya klara antusias
" ya sayang , klara punya papa , sana peluk papa kamu " suruh ze
" papa" ucap klara yang berlari menghampir raka dan memeluk nya dengan erat , ia sangat ingen bertemu dengan papa nya dan ingin memiliki papa seperti teman teman nya, akhirnya impian yang selama ini ia anggap seperti mimpi akhir nya terwujud juga
" ya nak ini papa" ucap raa yang menangis memeluk klara
" jadi papa , adalah papa kandung kami ma?" tanya kania
" ya sayang , diaadalah papa kandung kalian , kenan kenapa tidak ikut memeluk papa kamu" tanya ze kepada kenan yang sedari tadi diam dan menahan tangis nya
raka langsung melihat ke arah kenan , ia masih memeluk klara, ia melambailakn tangan kepada kenan , mengisyratkan agar kenan mendekat
" sini nak , apa kamu tidak mau memeluk papa mu " ucap raka kepada kenan
" kenan , mama tau kalau kamu sangat merindukan sosok papa, sekarang papa kamu dsudah di depan mata kamu nak, peluk lah papa mu " ucap ze menyuruh kenan
" papa" ucap kenan sambil menangis dan berlari ke arah aka dan memeluknya dengan erat
" kenan , klara anak papa" ucap raka yang memeluk kedua anak nya
" kania tidak mau ikut meluk papa?" tanya ze pada kania
" gak , aku sudah sering memeluk papa, aku mau meluk mama aja , kan selama ini aku tidak pernah memeluk mama" ujar kania yang memluk ze
Ze pun merasa habagia saat melihat anak anak nya bahagia , bisa bertemu dengan mama dan papa nya
.
.
__ADS_1
jagan lupa like, komen dan vote nya ya terimakasih🙏🥰