Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO

Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO
Episode 38


__ADS_3

Raka dan angga terus mencari ke kota yang dekat dengan desa itu , mereka mengelilingi kota tersebut


" kita harus mencari kemana lagi mereka ka?" taya angga yang bingung harus kemana lagi , karena kota yang paling dekat dengan desa sudah mereka kelilingi


" pokok nya kita cari sampai dapat ga, aku tidak mau ke hilangan ze untuk kedua kalinya" ucap raka yang cemas


" ka, bukan nya kau ada no handphone sus rini, kenapa tidak kau telfon saja dia" ujar angga yang baru ingat kalau sus rini bersama dengan ze


" oh iya ya, kenapa kita tidak kepikiran itu dari tadi" ucap rakan kesal sambil mencari keberadaan handphone milik nya


" kita itu terlalu panik dan emosi , jadi kita melupakan hal sepenting itu" ucap angga


Raka langsung menghubungi no sus rini


" hallo, assalamualaikum pak" ucap sus rini saat sambungan telfon nya sudah tersambung


" wallaikumsalam , sus apa kamu masih bersama ze dan anak anak ku?" tanya raka langsung pada inti nya


" ya pak , saya sat ini ikut ibu ze dan anak anak" jawa sus rini


" kirim segera alamat kalian tinggal saat ini" perintah raka


" baik pak" jawab sus rini


sambungan telfonnya pun terputus , tak lama sus rini telah mengirimkan alamat tempat mereka tinggal sekarang, raka dan angga langsung menuju ke alamat yang di kirimkan sus rini


" apa ini benar ga, mereka tinggal di sini?" tanya raka yang terlihat padat sekali rumah penduduk di sana


" ya ka, kita tinggal cari rumah nya yang mana" jawab angga yang masih fokus mengemudi


" kata sus rini dia berdiri di ujung gang bersama anak anak" ujar raka yang melihat pesan yang di kirim oleh sus rini ke pada nya


Terlihat di arah uju g gang jalan itu terlihat ada sus rini dan anak anak rakma


" itu ga, itu mereka " ucap raka menunjuk ke arah depan


"ya aku juga tau" jawab angga


Mobil mereka langsung mendekati sus rini dan anak anak nya


" papa" panggil kenan , klara, dan kania berlari ke arah raka yang baru keluar dari mobil ya


" anak anak papa " ucap raka yang mberjongkok sambil memeluk ke tiga anak naya

__ADS_1


" papa kemana aja , kita sampai di usir sama warga di desa" ucap klara yang menceritakan kalau mereka di usir


" ya pa , mereka sangat jahat pa " ucap kania


" hay, kalian tidak boleh bicara seperti itu, kata mama mereka tu gak jahat, cuma salah paham aja" jelas kenan


Ralka merasa bangga dengan kenna , di usianya yang masih sangat kecil namun pemikiran nya seperti orang dewasa , dia bisa memperingatkan adik adik nya kalau adik nya salah


" maaf ya sayang, papa gak tau kalau kalina di usir dari desa , bagini aja, bagai mana kalau kalian tinggal di rumah papa, ruma papa gede tapi gak ada yang nungguin " ucap raka yang meminta anak anak nya tinggal di rumah nya


" tapi , apa mama akan mau pa?" tanya kenan , ia tau pasti mama nya tidak mu untuk tinggal di rumah orang


" kalau masalah mama kalian , bagai mana kalau kita bujuk mama sama sama, biar mama mau tinggal di rumah papa" ujar raka


' dasar raka , lagi mau modusin anak anak nya biar bisa deket sama emak nya' batin angga yang sedari tadi hanya memperhatikan interaksi antara raka dan anak anak nya


" baik pa, ayo kita liat mama dulu' ucap kenan


" ayo sayang" ucap raka yang mengendong kania dan klara


" kenan , sini om gendong" tawar raka yang melihat kenan tidalk di gendong


" gak usah om, kenan masih bisa berjalan sendiri" tolak kenan


" mau di gendong di mana pa?" tanya kekan bingung


" ga , tolong naikkan kenan ke punggung ku" ucap raka


" kau yakun?" tanya angga


" ya , cepet lah " ucap raka


Su rini hanya tersenyum melihat kebersamaan antara ana dan aya nya


angga pun langsung menganggkat kenan dan meletakkan nya di punggung kenan , mereka pun berjallan menuju rumah mereka yng letak nya ada di belakang rumah orang


" asslamualaikum" uca raka dan anak anak nya


" wallaikumsalam , mas raka silahkan masuk mas , anak anak turun , kasihan papa kalian , kalau harus menggendong kalian semua" ucap ze yang beru keluar dari rumah nya


Raka pun langsung menurunkan ketiga anak nya, mreka semua duduk di ruang tamu yang terlihat sempit


" ze , kenapa kamu gak bilang kalau kalian di usir dari desa?" tanaya raka yang penasaran kenapa ze tidak mengabari nya

__ADS_1


" maaf mas, bukan aku tidak mau mengabari mu tapi aku takut kamu lagi sibuk dengan pekerjaan kamu di perusahaan"


"Tapi seseibuk apa pun aku, pasti akan memprioritaskan kalian , aku gak mau kalian sampai kenapa napa" jelas raka dengan kekahawatiran nya


" maaf mas " ucap ze yang merasa bersalah


" ya sudah , untuk kali ini gak papa tapi tidak untuk lain kali ya" ucap raka dengan nada lembut agar ze tidak merasa takut dengan nya


"oh ya ze , mau kah kalian tinggal di rumah ku?" tanya raka


" mau aja ma, rumah papa itu besar tapi gak ada orang di rumah , kecuali para art " ucap kania


" mau aja ma, klara mau tinggal sama mama dan papa seperti teman teman klera"klara membujuk mama nya


Kenan hanya diam saja , ia membiarkan sang mama saja yang memilih , ia tak mau memaksa sang mama


" tu ze anak anak sudah setuju , kamu mau kan ze?" tanya lagi raka


" emm maaf mas , seperti nya aku gak bisa " jawab ze menolak , karena ze tidak mau ada fitnah lagi


" kenapa ze, apa karena bik surti, kalau masalah bik surti kita bisa mengajak nya tinggal di rumah bersama sus rini" ujar raka yang masih membujuk ze untuk tinggal di rumah nya


" lo ada nak raka , bibik kira tadi ada tamu siapa?" tanya bik surti yang baru pulang dari pasar


" eh iya bi" ucap raka lang langsung menyalimi bik surti


" kapan sampa nak raka?, bagai mana bisa tau kami tinggal di sini?" tanya bik surtu


" baru sampai di sini bik , sus rini yang memberikan alamat nya"


" ya udah silahkan di lanjut ngobrol nya bibi mau naruh belajaan ke dalam dulu" ujar bik sirti yang langsung masuk ke dalam rumah


" ya bik" jawab raka


" bagai mana ze?" tanya raka lagi


" maaf ya mas , bukan nya aku gak mau tapi aku tgakut nanti menimbulkan fitnah , kalau sampai aku tinggal di rumah mas , kita kan bukan suami istri" ze menolak nya


" ya udah kalau gitu kita nikah aja , biar gak ada fitnah " jawab raka santai


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like ,komen dan vote nya ya terimakasih🙏🥰


__ADS_2