
Dengan gemetar resepsionis itu pun mengambil handphone milik ze
" hhaallo" ucap resepsionis itu dengan gugup
" kenapa kamu tidak membiarkan istri saya masuk?" tanya Raka dengan lanang nya
" mmaaf pak , saya tidak tau kalau perempuan ini istri bapak" jawab resepsionis itu dengan ketakutan
" kembalikan handphone nya " ucap Raka
" baik pak ,sekali lagi saya minta maaf pak" kata resepsionis itu
" ini buk handphone nya , saya minta maaf buk saya tidak tau kalau ibu istri bos kami" kata resepsionis itu dengan sopan mengembalikan handphone milik ze
" ya saya maafkan , lain kali jangan di ulangi lagi, kamu bisa kan tanya dulu ke sekertaris bos kamu siapa yang ingin bertemu jangan langsung mengusir nya seperti tadi" kkata ze anjang lebar
" ya buk, sekali lagi saya minta maaf " ucap resepsionis itu sambil menunduk kan kepalanya
" hallo mas, udah dulu ya aku mau ke rungan kamu nih" kata ze sambil menempelkan handphone ke telinga nya
" mau aku jemput gak sayang?" tawar Raka
"gak usah mas , udah dulu ya , assalamualaikum"
" wallaikumsalam "
Ze langsung mutuskan samungan telfon nya , lalu ia melihat ke arah resepsionis itu
" lantai berpa rungan suami saya?" tanya ze ke pada resepsionis itu
" ada di lantai dua puluh buk , ibu bisa memakai lift khusus pimpinan yang ada di sebelah sana " kata resepsionis itu sambil menunjuk ke arah lift kahusus untuk pimpinn dan sekertaris
" baik , bekerja lah dengan benar , terimakasih ya " ucap ze sambil tersenyum ke arah resepsionis itu
" ya buk , sama sama" kata resepsionis itu mengangguk kan kepalanya
Ze langsung pergi menuju lift yang di tunjuk kan resepsionis tadi
__ADS_1
" sungguh baik istri bos itu, sangat cocok dengan bos, tapi kenapa mereka tidak mengumumkan pernikahan mereka ya" gumam resepsionis itu yang melihat ze masuk ke dalam lift khusus pimpinan
***
Didalam lift Lia masih memikirkan tentang ze tadi
' mau apa dia ke perusahaan ini, apa dia mau melamar kerja, ah seperti nya tidak mungkin , apa jangan jangan dia mau bertemu dengan selingkuhan nya yang dulu' batin Lia banyak pertanyaan yang terlintas dalam pikiran nya tentang ze
Ting..
Lift terbuka di lantai ruangan CEO perusahaan Pranata, Lia langsung merapikan penampilan nya sebelum keluar dari lift , Lia keluar dari lift menuju ke ruangan Raka lalu ia mengetuk pintu ruangan Raka
Tok...
Tok...
" masuk" kata Raka dari dalam ruangan
Lia pun langsung masuk ke dalam ruangan Rak terlihat di sana ada Riyan sang kakak dan ada beberapa rekan kerja Raka ,semua orang langsung memandang ke arah Lia
" bukan , itu adalah adik dari pak Riyan , benar kan pak Riyan ?" tanya Raka kepada Riyan
" ya benar , dia adik saya , saya menyuruh nya untuk mengantarkan berkas kerja sama kita yang ketinggalan di kantor" jelas Riyan
Ya saat ini Raka memang sengaja mengajak beberapa Rekan kerja nya termasuk Riyan , ia ingin mengenalkan ze istri nya kepada mereka semua , agar Riyan tau kalau dia telah membuang sebuah berlian demi sebuah batu kerikil
" ini kak berkas nya" kata lia yang menyerahkan berkas nya kepada Riyan , Riyan langsung mengambil berkas itu
" silahkan duduk nona lia , ikut lah bersama kami berbincang bincang di sini" kata salah satu rekan bisnis Raka yang bernama pak tomo
" ah terimakasih pak tomo " ucap Lia yang ingin duduk di sebelah Raka, karena tinggal dua kursi yang kosong yaitu di samping Raka dan pak tomo
" maaf nona Lia , kursi ini khusus untuk istri saya , anda bisa duduk di sebelah pak tomo saja " kata Raka yang tidak mengizinkan Lia duduk di samping nya
" istri?" tanya Lia bingung, sebeb setau nya Raka tidak pernah dekat dengan perempuan , tapi kenapa sekarang tiba tiba dia mengatakan kalau ada istri
" ya , pak Raka ini suah menikah satu minggu lalu, beliau mengundang kami kesini untuk memperkenalkan istri nya sebelum acara resepsi meraka , benar kan pak Raka ?" tanya pak tomo kepada Raka
__ADS_1
" ya , saya ingin mengenalkan istri saya kepada kalian semua " ucap Raka sambil tersenyum
" bagai mana bisa , setau saya anda tidak punya pacar apa lagi dekat dengan perempuan ?" tanya Lia yang semakin penasaran
" Lia jaga sopan santun mu" tergus Riyan kepada sang adik
" tidak apa pak Riyan , memang betul apa yang di katakan nona Lia , saya mmemang tidak punya pacar atau pundekat dengan perempuan , namun dulu, sekitar lima tahun yang lalu , saya pernah di jebak oleh seseorang dengan memasukkan obat perangsang di minuman saya agar saya tidur dengan nya, namun orang suruhan yang menjebak saya , itu salah memasukkan saya ke dalam kamar hotel" kata Raka sambil melirik ke arah LIa , Lia yang mendapatkan lirikan dari Raka pun seketik muka nya menjadi pucat
" saat masuk di kamar hotel itu ternyata ada seorang perempuan yang tengah tertidur, dan ternyata dia bernasip yang sama dengan saya , dia di jebak juga oleh seseorang yang tidak suka dengan nya, kami dalam pengaruh obat pun sampai melakukan hubungan suami istri , setelah itu dia pergi menghilang bak di telan bumi, namun saya terus mencari keberadaan nya sapai lima tahun lama nya, saat saya menemukan nya ternyata dia saat itu tengah mengandung anak saya , dan jadi saat ini , meski kami baru menikah satu minggu yang lalu , tapi kami sudah memiliki tiga orang anak , karena anak kami kembar tiga" kata Raka yang menceritakan kejadian waktu itu
"wah sungguh , cerita pak Raka dan istri nya seperti yang ada di novel novel saja" ucap Riyan
" iya benar , saya jadi penasaran dengan istri pak Raka" kata pak gusti yang termasuk rekan kerja Raka
Lia terlihat sangat kesal saat mendengar cerita raka ,seanday nya dulu ia tidak gagal menjebak Raka , pasti saat ini dia lah yang menjadi nyonya Raka Pranata, pikir Lia
Tok...
Tok...
Seseorang mengetuk pintu ruangan Raka,
" masuk" kata Raka mempersilahkan masuk kepadaorang yang mengetuk pintu itu
pintu pun ter buka , terlihat perempuan cantik yang masuk kedalam ruangan Raka, Raka langsung tersenyum dan berdiri menyambut perempuan canti itu
semuamata tertuju ke pada seseorang yang baru masuk ke ruangan raka , dan semua orang yang ada di sana terkejut saat melihat siapa yang masuk ke dalam ruangan Raka, termasuk Riyan yang langsung berdiri saat melihat perempuan itu
" asslamaualaikum " ze mengucapkan salam saat memasuku ruangan Raka , ia langsung terkejut saat melihat Ruangan kerjasuami nya benyak orang
" wallaikumsamal sayang" jawab Raka sambil tersenyum dan berjalan menyambut kedatangan sang istri
.
.
Jangan lupa like, komen dan vote nya ya terimakasih 🥰🙏
__ADS_1