
" Tasya ya?"
Gadis berhijab itu menoleh, ia mengernyitkan dahi. Berfikir siapa pria itu.
"pasti kamu bertanya siapa saya?" tebak pria itu.
Tasya tersenyum kikuk.
"aku Iqbal. Kita satu tim KKN loh"
Tasya baru ingat, wajahnya pria itu memang tak asing tapi ia juga tak terlalu ingat.
"oh kamu yang namanya Iqbal"
"sori banget ya baru tau"
"wahhh baru kali ini loh ada yang gak kenal aku hahahah" tawa Iqbal.
Siapa yang tak tau Iqbal, mahasiswa dengan segudang prestasi. Hanya Tasya saja mungkin yang tak mengenalinya.
ahh... Kenapa gadis yang mengusik hatiku beberapa hari ini adalah gadis yang sama sekali tidak melirikku, batin Iqbal.
Iqbal termasuk mahasiswa yang terkenal di kampusnya. Banyak juga mahasiswi yang tertarik pada Iqbal, meskipun iqbal tak meresponnya.
Iqbal tipe laki-laki yang ramah tapi ia suka tebar pesona karena memang dia banyak dikenal orang. Bisa dikatakan Iqbal tipe laki-laki penggoda, ia sering sekali menyapa teman mahasiswinya dan pada akhirnya mereka menjalin hubungan. Sebenarnya bukan hubungan yang bagaimana, tapi kalo Iqbal mendekat siapa cewek yang menolak? ahhhh Iqbal sungguh meresahkan!.
Tasya tersenyum malu, ia tau sebenernya siapa Iqbal. Tapi untuk apa Tasya mengatakan jika ia mengetahui Iqbal.
Pria itu terlihat seperti laki-laki fuckboy,batin Tasya.
"kita satu tim KKN loh" ulang Iqbal, pria itu ingin tau bagaimana respon Tasya, apakah sama seperti teman wanitanya lainnya yang heboh ketika ada satu program kerja dengan Iqbal.
" Iya aku tau"
Gitu aja jawabnya? Ga ada yang lain gitu?, batin Iqbal.
"kamu mau kemana?" tanya Iqbal lagi.
__ADS_1
Ahhh....
Dia benar-benar mengulur waktu Tasya untuk segera sampai di kelas. Tasya sebenarnya enggan menanggapi pertanyaan Iqbal yang kurang penting itu, tapi ia tidak bisa menolak.
"mau ke kelas. Aku ditunggu temen-temen disana" timbal Tasya. Akhirnya keluar juga kalimat yang mampu menghentikan percakapan mereka.
"oh keburu-buru ya? yaudah see you besok ya. Kita ada rapat kan besok?"
" iya Iqbal sampai besok"
Tasya mempercepat langkahnya untuk segera ke kelas.
Di kelas ia sudah ditunggu ketiga sahabatnya. Arin, Febi dan Nina.
"lama amat sih Tasy" protes Nina saat Tasya tiba.
"maaf banget, tadi aku ketemu Iqbal temen KKN ku"
"whaaattt Iqbal? Loh se tim sama Iqbal? Iqbal siapa?"
"gila.... ini gilakkk...." Nina heboh. Ia salah satu fans berat Iqbal, jadi bisa dibayangkan betapa hebohnya si Nina.
"terus lo ngobrol apa aja sama Iqbal?" tanya Nina masih penasaran.
" ya cuma tanya-tanya aja masalah KKN"
...****************...
siang ini, Tasya dan ketiga sahabatnya berada disalah satu mall di kota M. Mereka sedang menikmati makan siang di restoran jepang.
"pokoknya nanti kalo lo KKN lo harus sering fotoin si Iqbal" seru Nina masih belum move on membahas Iqbal.
"siap Nina, nanti aku bilang ke Iqbal kalo kamu salah satu fans nya"
"iya bilang aja sana tasy. Biar nih anak diem" Arin gemas melihat tingkat Nina yang tak habis-habis membahas Iqbal.
"heheheh" Nina hanya tersenyum malu.
__ADS_1
Tasya besok kita ada meet ya buat persiapan kkn di cafe nakoa (18.30) iqbal
Iya Iqbal. makasih udah diingetin. Besok jam 2 siang kan? (18.35) tasya
Iya. kamu lagi apa tasy? (18.35) Iqbal.
Tasya mengernyitkan dahi. Makin kesini, ia merasa Iqbal semakin perhatian. Buka ge-er tapi Tasya merasa tak nyaman. Orang yang baru ia kenal tadi siang sudah ingin tahu apa yang ia lakukan.
Karena tak ingin terlalu berlarut dengan pikirannya, Tasya tak lagi membalas chat dari Iqbal. Ia sedang tak ingin berurusan dengan makhluk laki-laki, apalagi laki-laki itu adalah pria terkenal di kampus dan memiliki banyak fans.
"Apaan sih Tasy, gue liat dari tadi elo kayak mikirin apa gitu," seru Arin. Dia paling suka mengamati ekspresi teman-temannya.
"Oh... Emmm enggak. Aku cuma bales chat dari Iqbal."
"Nah... Nah sudah tampak bukan adanya cinta lokasi di tempat KKN? Belum juga berangkat," celetuk Febi.
"Iya nih, kayaknya bakalan ada yang bawa cowok nih pulang dari KKN." Mata Arin melirik Tasya, mereka tengah menggoda gadis berhijab itu.
" Apaan sih gais, belum apa-apa kok udah bahas cinlok?."
"Aku ga akan, bener-bener gak akan deh suka ke cowok ditempat KKN." Dengan bangganya Tasya berjanji.
"Lo ga percaya Tasy, kalo di KKN itu ada cinlok?" Nina menimpali. Ia gemas melihat Tasya yang seolah tidak akan kemakan cinta lokasi.
"Aku percaya kok. Tapi aku ga akan suka ke tuh cowok. Iqbal itu tipe cowok fuckboy tauk!. Aku gak akan tertarik ke dia."
" Kalau sampai elo ada hubungan sama Iqbal apa hukumannya?," tantang Febi.
" Gak akan! aku gak akan ada hubungan dengan Iqbal," kekehnya.
"Iya, seandainya Tasy"
"aku ajak liburan ke Bali, gratis buat kalian."
"Wuuuuuuuu!" ketiga gadis itu bertepuk tangan senang.
Ada-ada saja mereka bertiga ini, aku gak akan suka ke Iqbal dan gak akan ada hubungan apapun dengan cowok model qbal. Cowok freak yang suka godain cewek-cewek, batin Tasya
__ADS_1