
"Byurr jebyurr!?"
Aku sedang mandi sehabis pulang dari kerja paruh waktu.
Namaku Kaysa Soesanto, dan aku seorang pelajar di sebuah SMA Negeri. Di sekolah aku tidak terlalu menonjol maupun menyedihkan, aku siswa yang biasa saja atau lebih tepatnya cari aman.
Aku tidak terlalu suka bersosialisasi apalagi mengikuti kegiatan ektrakulikuler di sekolah, mempunyai banyak teman tidak terlalu penting untukku, hanya beberapa orang saja kenalanku kebanyakan laki-laki.
Dan keluarga?
Aku tinggal sendirian di kota ini, keluargaku berada jauh di luar kota. Sebenarnya aku lumayan pintar, karena itulah aku mendapat beasiswa penuh selama SMA dan uang saku setiap bulan, lebih dari cukup untukku yang hanya tinggal sendiri.
Kehidupan di kota benar-benar luar biasa, banyak hal baru yang membuatku betah dan bahagia disini. Terutama video game, komik, dan novel-novelnya, tak butuh waktu lama untukku menjadi candu akan hal tersebut. Alhasil semua uang sakuku habis hanya untuk membeli novel, komik, dan semacamnya. Huh, karna itulah aku harus bekerja untuk biaya hidup sebulan.
Mencari pekerjaan paruh waktu di kota tidak terlalu sulit, banyak sekali pekerjaan disini.
__ADS_1
Aku bekerja di sebuah restoran sebagai pelayan, sangat melelahkan memang, akan tetapi sesuai dengan banyarannya, 50rb/hari (bekerja selama 6-7jam). Itu belum termasuk makan satu kali, haha benar-benar hal yang patut untuk disyukuri.
"Bruukk, haahhh!!!" menjatuhkan seluruh tubuh ke kasur sembari melepaskan beban yang menjerat ragaku.
Sambil tidur terlentang aku melihat sekeliling, di sebelah kananku terdapat meja belajar dengan buku yang tersusun rapi, sedikit ke bawah tepatnya sebelah kiri meja belajar terdapat lemari cukup besar berisi pakaian, celana, seragam, beberapa buku pelajaran serta komik dan novel koleksiku.
"Oh iya!" kataku dalam hati teringat akan sesuatu.
"Hah!...Hampir saja lupa, kan kemarin aku membeli novel baru, lebih baik kubaca saja sekarang." berbicara pada diri sendiri dengan suara pelan.
"Hehehee!" tertawa pelan dengan wajah yang terlihat sangat bahagia, seolah menemukan harta karun di malam hari.
Setelah itu bergerak cepat kembali ke tempat tidur dengan posisi duduk dan kaki bersila, mengambil bantal untuk mengganjal punggung dan selimut untuk menutupi kaki, lalu bersiap untuk membaca novel fantasi kesukaanku.
"Ehm... White Magic and Black Magic." membaca judul dengan perasaan yang senang.
__ADS_1
"Flip...flip" (sfx : membalik halaman )
"Chapter 1. Ilmu Sihir." Aku mulai membaca.
Sesaat setelah membacanya hal yang aneh langsung terjadi.
"Huh!? Apa-apaan ini?" aku berteriak panik sambil membawa buku yang belum sempat kubaca, tidak bisa bergerak seluruh tubuhku seakan mematung karena syok dengan apa yang kulihat.
Ruangan dan lantai kamarku bergetar dengan kencang. Setelah itu garis aneh muncul di lantai, sedikit demi sedikit membentuk sebuah pola, pada akhirnya garis tersebut menyambung menjadi bentuk lingkaran dengan ukiran aneh di dalamnya.
"Hah!? Tidak mungkin... Itukan lingkaran sssihir!!!" belum percaya dengan apa yang kulihat, dalam sekejap lingkaran itu bercahaya sangat terang, lebih terang dari lampu stadium, mungkin.
"Aarrggh!!!" aku menggeram kesakitan.
Mataku tidak bisa melihat apa-apa dan kepalaku pusing sekali, secara bertahap penglihatan, pendengaran, dan kesadaranku mulai memudar hanya menyisahkan kegelapan serta kesunyian.
__ADS_1
"Dimana...ini?"