
Vina hanya menatap Oliv bingung,
"gue emangnya ngapain?"
"bentar,jadi lo beneran ngak tau Rafa itu anak siapa?"
"ngak"
Vina tau sekolah nya adalah tempat anak-anak orang berada, tapi dia tak tau pasti dari keluarga mana saja mereka berada.
Ia hanya tau ada beberapa dari teman teman nya yang merupakan anak dari sepuluh keluarga terkaya se indonesia karna ia sering melihat wajah mereka si media kabar, dan Oliv,Mila,Haikal serta Nathan termasuk salah satu dari mereka.
"Rafa itu anak orang terkaya kedua di indonesia,dan terkaya ketiga se asia tenggara…"ujar Oliv geram.
"hah!!!!…"
Vina kaget bukan main,tak mungkin Rafa yang bentukan nya seperti itu anak orang terkaya ketiga se asia tenggara,apalagi ia tak pernah melihat wajah Rafa terpampang di salah satu media manapun.
"seriusan?…"
"lo tau tiga urutan keluarga terkaya se asia tenggara?"
"tau keluarga Vallensia ,keluarga Aksara, dan keluarga Wijaya,"
"trus siapa nama panjang nya Rafa?"tanya Oliv lagi
"Rafael Aksara Saputra,eh…Aksara!!! "Vina kaget sendiri,ia baru sadar ada kata Aksara yang terselip di nama Rafa.
__ADS_1
Vina tau dengan pasti, tidak sembarang orang boleh menggunakan nama itu jika bukan anggota keluarga.
"nah tu loh pinter,…"Oliv mencubit pipi Vina gemas.
tak lama pesanan mereka sampai,beberapa jenis makanan dan minuman telah tertata rapi di atas meja yang di susun di tengah-tengah kelas.
mereka menyantap hidangan tersebut sambil ngobrol dan sesekali bercanda.
____
Setelah selesai makan Vina langsung beranjak dari duduk nya,hendak pergi keluar kelas.
Vina berjalan ke belakang kelas sambil membawa sepotong paha ayam di tangannya,ia duduk di kursi yang ada di sana sambil memanggil sesuatu.
"puss…Nilo!! ayo kesini!!…lihat apa yang aku bawa sesuatu!!…Nilo!…"
"miauwwww!!…" suara Nilo seakan menjawab panggilan Vina.
"sini…sini!!…"Vina langsung mengelus kepala Nilo saat ia sampai di samping nya,ia meletakkan paha ayam yang tadi ia bawa di depan Nilo agar ia memakannya.
"nih!! ada paha ayam harus di habis in ya, biar makin cepat gede…"
Vina sesekali mengelus kepala Nilo sambil memperhatikan kucing kecil itu makan.
"vin,ngapain disini?…"sebuah suara tiba-tiba membuyarkan perhatian Vina,ia langsung menoleh ke arah sumber suara.
Tampak Rafa berdiri tak jauh dari nya, sambil meminum bubble tea yang ada di tangan nya.
__ADS_1
"ini lagi nemenin Nilo…"jawab Vina sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Nilo?siapa Nilo?lo selingkuh ya dari gue?…"tanya Rafa sedikit kesal, ia memutar pandangannya ke sekeliling mencari sosok yang bernama Nilo itu.
"jadian aja kagak, nuduh orang selingkuh lagi" ujar Vina
mengejek Rafa, Rafa menatap Vina penuh curiga.
"ya tapi kan…"
sebuah suara dasisan yang berasal dari samping tubuh Vina mengalihkan perhatian Rafa.
Rafa mendekat ke sumber suara,di sana tampak seekor anak kucing sedang menatap nya sinis, dengan bulu bulu di tubuhnya yang berdiri dengan sempurna menandakan bahwa kucing itu menganggap rafa sebagai musuhnya.
Vina yang sedari tadi berusaha menahan tawa nya tertawa terbahak- bahak melihat raut wajah Rafa yang menurutnya sangat lucu.
"jadi Nilo itu……"
"iya dia kucing"
"oh kirain" Rafa duduk di samping Vina sambil meminum bubble tea nya lagi.
"oh iya ,ngomong-ngomong soal tadi…lo mau ngak……"
______
bersambung……🌸🌸🌸🌸
__ADS_1