Kelas Luar Biasa

Kelas Luar Biasa
episode 5


__ADS_3

Vina menggeliat sambil meregangkan tubuhnya dan mengerjapkan matanya berulang kali berusaha mengumpulkan semua kesadarannya.


Ia melirik jam weker yang ada di samping tempat tidur nya, jam itu sudah menunjukkan pukul 5 lewat 15 menit,Vina bergegas bangkit untuk melaksanakan kewajibannya sekaligus mandi dan bersiap untuk berangkat ke sekolah.


Setelah selesai bersiap Vina keluar dari kamar nya untuk sarapan bersama Ibu panti dan anak-anak lainnya,mereka menikmati sarapannya dengan suka cita.


Vina bergegas memakai sepatu nya sambil melirik jam tangan yang sudah menunjukkan pukul enam ,hari ini gerbang akan ditutup pada jam 7.15 karna bertepatan dengan hari senin tak seperti biasanya jam 7.30 baru gerbangnya akan ditutup.


Vina sampai di sekolah pada jam enam lewat dua puluh,ia melangkahkan kaki nya menyusuri lorong sekolah menuju kelas nya.


Banyak murid yang sudah hadir pagi ini,Vina sampai di depan kelas nya dengan posisi menunduk,sedari tadi ia terus melamun sambil berjalan.


Hari ini ada yang aneh,biasanya ketika ia sampai di kelas ,kelas nya kadang masih tergembok atau baru satu dua orang yang sudah berada di kelas.


Tapi hari ini,pintu nya tak di gembok namun kelas tampak sepi bahkan lampu yang ada di dalam kelas masih mati yang membuat kelas tampak gelap ,di tambah semua gorden yang masih menutupi semua jendela kelas yang membuat kelasnya semakin gelap gulita.


Vina melirik jam tangan nya,jam itu baru menunjukkan pukul 6.30 Vina mencoba berpikir positif,

__ADS_1


'mungkin satpam lupa mengunci kelas kemarin' gumam nya sambil menepikan pikiran pikiran menakutkan di otak nya.


Vina memutar handle pintu perlahan dan mendorong pintu itu,ia melangkahkan kaki nya perlahan mencoba melihat keadaan kelas yang penuh kegelapan itu.


Vina melangkah dengan hati-hati sambil meraba-raba dinding hendak mencari sakelar lampu yang ada di kelas,karna letak nya yang lumayan jauh dari pintu masuk membuat Vina sedikit kesulitan karna cahaya yang sangat minim di sana.


Tiba-tiba Ia merasa kaki nya seperti menendang sesuatu yang lembut tapi saat ia mencoba meraba ke bawah ia tak menemukan sesuatu itu.


Vina kembali meraba dinding kelas,tak lama tangannya menggapai sakelar lampu tak menunggu waktu lama ia langsung menghidupkannya.


Setelah memejamkan matanya untuk yang kesekian kalinya Vina perlahan membuka matanya, saat itu lah ia baru sadar seluruh kelas penuh dengan balon berwarna-warni yang berserakan di lantai.


Vina memalingkan wajahnya ke papan tulis,disana ada sebuah bacaan dengan beberapa gambar balon -balon kecil serta pita- pita yang menghiasinya.


"WELCOME TO X IPA 5" kira-kira itulah tulisan yang ada di papan tulis.


Vina menutup mulut nya dengan kedua tangannya karna merasa terharu,matanya mulai berkaca-kaca.

__ADS_1


Dari arah belakang kelas,semua teman-temannya berjalan beriringan sambil membawa sebuah brownies yang di atas nya tertulis ucapan selamat datang sambil berteriak,


"Devina Putri Amelia,selamat datang di keluarga besar X IPA 5" teriak mereka serempak sambil tertawa senang.


"maaf ya,seminggu ini kami dicuekin kamu"


"iya,aku minta maaf karna selalu sinis in kamu"


"aku juga minta maaf karna selalu marah-marah sama kamu"ujar Oliv.


"maaf ya ,kami kemarin cuma pura-pura nyuekin kamu untuk ngetes kamu,kamu kan bilang kalau kamu pindahan dari SMA Nusa 5 kami takut kamu mata-mata mereka, kan tau sendiri SMA itu musuh besar kami." ujar Agung panjang lebar.


"tapi tenang, kami juga udah ngecek kenapa kamu pindah ke sekolah ini, dan kami yakin kamu bukan mata-mata mereka." ujar Arsya sambil tersenyum.


Vina tak bisa berkata apa-apa ia menangis terharu, ternyata dugaannya selama ini salah mereka hanya pura-pura tak suka padanya.


_____

__ADS_1


__ADS_2