
Vina melirik hp nya ,di sana tertera angka 15.25 yang berarti bel pulang sekolah sudah berbunyi setengah jam yang lalu.
Ia menyimpan handset nya ke dalam tas lalu mengantongi hp nya, di mengelusnya pelan kepala nino yang terlelap di dekat nya sebelum beranjak dari sana.
penampilannya sudah lebih baik dari tadi,untung saja pagi tadi ia membawa hoodie kesayangan yang berwarna hitam ke sekolah, jadi ia bisa menutupi tubuhnya dengan hoodie itu hingga kepala nya.
Ia berjalan perlahan berjalan melewati beberapa kelas,aula dan ruang seni,di dalam ruangan itu masih terdengar beberapa aktivitas orang.Vina hanya melirik sekilas dari jendela ruangan dan kembali melangkahkan kakinya.
pagar sekolah biasanya akan di tutup pada jam 17.00 sore,jadi Vina bisa bernafas lega dan tidak terlalu terburu buru pulang kerumah.
"tumben telat pulang nya nak?" tanya ibu sesaat setelah Vina sampai dirumah dan mencium punggung tangannya.
"iya bu,tadi ada kelas tambahan bu" bohong Vina ia tersenyum untuk meyakinkan ibunya, ibu tampak sedikit heran namun hanya ikut tersenyum
"ya udah gih sana ganti baju abis itu makan!,ibu udah masak makanan kesukaan kamu tadi"
"Vina jadi laper bu" ujar nya sambil mengusap perutnya dan tertawa
"makanya cepet ganti baju sana!!,nanti keburu di habis in sama adik adik kamu" ibu sedikit mengecilkan suara nya lalu terkekeh.
"iya bu,ini langsung ganti baju ,jangan dihabiskan ya"Vina berlarii kecil menuju kamar nya untuk berganti baju.
Vina menatap beberapa menu yang ada di hadapannya berbinar,ada ayam kecap dan tumis kangkung kesukaan nya tertata rapi di sana beserta tahu tempe goreng dan sambal.
setelah memasukkan nasi kedalam piring nya ia mengambil sepotong daging ayam dan tumis kangkung, Vina makan dnegan lahap masakan ibunya yang ia nobatkan sebagai koki terhebat di seluruh dunia itu.
sejenak ia bisa melupakan kejadian saat di sekolah tadi dan memakan makanan nya dengan khidmat.
sesekali ia berebutan dnegan adik adik nya yang membuat ibu tertawa sambil geleng geleng kepala.
__ADS_1
___
"eh…vin semalam lo kemana?kita semua pada nyariin tau!!" ujar Mila,ia kembali menyeruput kuah baksonya.
"iya,kita sampe keliling satu sekolah tapi ngak ketemu sama elo" sambung Oliv.
"maaf ya,semalam gue kurang enak badan,jadi mampir ke uks eh malah ketiduran" bohong Vina.
entah sudah yang ke berapa kalinya ia berbohong sejak kemarin,Vina belum menghitungnya.
"kita kok semalaman ngak ada kepikiran ya mau ngecek ke uks" mila tertawa
"iya ya,baru inget gue" mereka menertawakan diri mereka sendiri
"hay guys,maka ngak ngajak ngajak nih?!!"Nathan dan yang lain nya mendekat ke arah mereka bertiga.
"jangan ketus ketus gitu ngapa beb, nanti aku ngambek loh…"
"bodo amat,gue ngak peduli!!"
"eh…elo semalam kemana vin,pusing kita kita nyariin elo" tanya Haikal,ia merampas es teh yang ada di tangan Mila kasar,Mila yang tak terima memukul tangannya dengan sendok.
"aww!!…sakit tau!!!"Haikal mengibas -ngibaskan tangannya kesakitan
"mampus!!!" ledek Mila.
"dia semalam di suruh istirahat di uks karna ngak enak badan…"jawab Oliv ,Vina hanya mengangguk mengiyakan.
Vina melirik ke meja paling ujung yang di tempati Sisi end the geng yang terus menatapnya tajam sedari tadi.
__ADS_1
"masa gue harus bener- bener jauh in temen- temen gue sih!!" rutuk Vina dalam hati.
Rafa hanya diam memperhatikan gerak gerik Vina yang sadari tadi tampak sedikit gelisah.
Ia ikut melihat ke arah pandangan Vina,saat melihat Sisi dan yang lainnya di sana ia mengerti kenapa gadis itu sedari tadi hanya diam dan menundukkan kepala nya saat tanpa sengaja tatapan mata mereka bertemu.
"Vin,nanti sebelum masuk gue mau ngobrol sama lo di taman ya,berdua aja" ujar Rafa
"t-tapi…"
"kenapa?ada masalah?" tanya Rafa
"n-ngak kok,ngak ada masalah"
"ya udah kalau ngak ada masalah,nanti kita ketemu jangan sampai lupa ya"
"iya" jawab Vina patuh.
"tuh anak bener- benar ya!!,kayak nya yang kemarin masih kurang " Bella memprovokasi.
"bener tuh ,buktinya dia masih berani ketemu sama Rafa" sambung yang lain semakin memanas - manasi Sisi
Sisi yang mendengar perkataan mereka semakin mengepalkan tangannya dengan emosi,
"awas aja lo!!" mata nya terus menatap tajam ke meja itu.
____
bersambung…
__ADS_1