Kemampuan Wanitanya CEO

Kemampuan Wanitanya CEO
Yang Pertama


__ADS_3

Mereka pun kembali menuju ke restoran,,,


"Apa kau baik-baik saja? " tanya Andre sambil memegang wajah Mia.


"Hmm,,,iya aku baik-baik saja" jawab Mia.


Wajah polosnya merah merona, jantungnya berdegup kencang seakan melompat keluar dari tempatnya.


Merekapun masuk ke restoran.


"Abang, aku izin ke toilet dulu." ucap Mia.


Andre pun mengangguk tanda setuju.


Di dalam toilet Mia membersihkan diri nya dari kekacauan tadi. Merapikan pakaian sekolah yang ia kenakan.


"Ya ampun, kotor sekali" ucap Mia


Sembari mencuci wajah nya ia teringat ketika Andre memberi perhatian padanya tadi.


"Orang itu kadang-kadang perhatian sekali tetapi kadang-kadang menjadi sangat dingin.


Kenapa aku jadi senyum-senyum sendiri memikirkannya " ucap Mia menggerutui dirinya sendiri.


Mia keluar menghampiri Andre, di meja terlihat banyak sekali makanan yang sudah di pesan oleh Andre.


"Apa Abang membuat janji dengan orang lain?"tanya Mia.


"Tidak, memangnya kau tidak suka jika harus berduaan denganku." ucap Andre.


"Bu,,bukan begitu maksudku kenapa memesan makanan sebanyak ini. Abang kelaparan atau memang porsi makan Abang sebanyak ini?" tanya Mia polos.

__ADS_1


"Bukankah ini semua makanan kesukaan mu? "ucap Andre.


"Aku sengaja memesankan semua ini untukmu karna tadi kau habis berjuang membasmi kejahatan dan pasti kau sangat lapar" ucap Andre sambil tertawa.


"Aku memang lapar, tapi ga sebanyak ini jg. Abang sengaja mau buat aku gendut ya. dasar sinti** " ucap Mia kesal.


Andre pun hanya tertawa melihat ekspresi wajah Mia.


"Kau ini cerewet sekali, sini aku obati lukamu."


ucap Andre sambil merapatkan tempat duduknya dengan Mia.


Andre mulai mengusapkan obat luka di ujung bibir Mia dengan lembut dan perlahan dan Mia pun tak dapat menolaknya.


Jarak kedua wajah mereka sangat dekat hanya menyisakan beberapa senti saja.


Mia mulai merasakan degupan hatinya meronta-ronta.


"wahai hati tak bisakah kau berdamai sedikit denganku" ucap Mia dalam hati.


"Aah,,tidak perlu ini hanya sakit sedikit sebentar lagi pasti baikan." ucap Mia meyakinkan.


Setelah selesai makan mereka langsung masuk kedalam mobil untuk pulang.


Di dalam mobil Andre menatap dan memegang wajah mia.


Seketika tubuh Mia membeku otaknya tak dapat berfikir dengan baik jika dalam posisi seperti ini.


"Apa yang akan di lakukan nya dalam hati."


"Jangan pernah melakukan hal berbahaya lagi."

__ADS_1


ucap Andre dan langsung mencium dengan lembut bibir merah muda di hadapannya itu.


Mia semakin membeku tanpa perlawanan dan tampak menerima itu.


Andre melepaskan ciumannya dari bibir merah muda Mia


"Apakah ini yang pertama kali untuk mu?" tanya Andre.


Wajah Mia tampak merona menahan malu dan hanya mengangguk menjawab tanya Andre.


Andre hanya tersenyum mendengar pengakuan Mia.


"walau pun cerewet dan sok kuat, gadis ini begitu menggemaskan jika sedang tersipu seperti ini. rasanya aku benar-benar ingin segera menikahinya" fikir Andre.


Sambil terus memandangi tubuh Mia dari ujung kepala sampai ujung kaki.


Mia yang menyadari pandangan mata Andre pun langsung menarik roknya menutupi lutut dan menyilangkan kedua tangannya di dadanya.


Apa yang sedang ia pikirkan ucap Mia dalam hati.


Andre yang melihat ekspresi Mia langsung tertawa dan mengusap pucuk kepala Mia.


Tenang saja aku tidak ada niat untuk melakukan itu. ucap Andre.


Mereka pun pulang menuju ke kediaman keluarga Mia.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️🌼❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Mohon maaf jika bahasa dan alur cerita nya agak berantakan...


ini karya pertama author, jadi masih harus banyak-banyak belajar. mohon dukungan dan doanya agar author dapat segera update episode selanjutnya ga pake adegan lama 😁

__ADS_1


mohon kritik dan sarannya karna itu sangat membangun bagi author. dan jangan lupa like dan bintang limanya ya gaes,,😘😘


Happy Reading ❤️❤️


__ADS_2