Kemampuan Wanitanya CEO

Kemampuan Wanitanya CEO
Tidur di sofa


__ADS_3

Cukup lama Andre menunggu di teras rumah Mia, tapi Mia tak kunjung pulang. Hujan masih turun dengan derasnya dan hari sudah mulai gelap.


Andre semakin resah karna tak tau harus mencari tunangannya itu ke mana, handphone milik Mia juga tertinggal di mobil miliknya.


Ia menunggu hingga malam dan tertidur di sofa teras rumah Mia.


Andre terbangun karna suara mobil yang datang.


Tampak Mia turun dari mobil diantar oleh pria yang ia cemburui.


Kakak mau mampir tanya Mia.


Tidak perlu, kau masuk dan istirahatlah ucap Angga kemudian pergi.


Mia melambaikan tangannya.


Andre yang melihat hal itu pun hatinya kembali bergemuruh tetapi kali ini ia akan menahan egonya.


Sayang kau baru pulang tanya Andre.


Mia tidak menjawab.


Ia langsung saja masuk kedalam rumah tanpa menghiraukan sapaan andre dan kembali menutup pintu rumah.


Sayang maafkan aku teriak Andre berkali-kali sambil menggedor-gedor pintu rumah Mia. tetapi Mia tetap tidak memperdulikannya.


Andre memutuskan untuk kembali ke kediamannya, setidaknya ia sudah merasa sedikit lega karna tunangannya itu sudah kembali ke rumah dengan selamat walau pun Mia belum memaafkannya itu urusan nanti fikirnya.


Andre pulang ke rumahnya dan bebersih, ia harus segera kembali ke rumah mia.

__ADS_1


Ia tau Mia itu tidak bisa tidur jika sedang sendirian di rumah jika hari sedang hujan.


Dan benar saja, Andre tiba di rumah Mia pukul 24.15. lampu kamar masih terlihat menyala dengan terangnya.


Andre mencoba menekan bel rumah Mia, tapi tetap tidak ada tanda-tanda Mia akan menemuinya.


Andre pun memutuskan tidur di teras rumah itu.


Di pagi hari ketika hendak berangkat ke sekolah Mia mendapati Andre yang tertidur pulas di sofa teras rumah nya.


ya ampun orang ini, aku tidak menyangka jika ia benar-benar segila ini fikir Mia.


Mia tidak membangunkannya, ia hanya mengambilkan selimut untuk menyelimuti calon suaminya itu dan kemudian pergi ke sekolah meninggalkan nya.


Andre yang terbangun karna sinar matahari yang menyilaukan matanya itupun terkejut melihat dirinya sudah mengenakan selimut.


Walaupun dalam keadaan marah, ia tetap memperhatikanku ucap Andre dalam hati.


Hari ini di sekolah Mia terlihat sangat lesu dan tak bersemangat.


Satu malaman ini ia tidak bisa tidur. Begitu banyak suara-suara aneh yang di dengarnya ditambah akhir-akhir ini ia sering melihat sosok-sosok tak kasat mata.


Dion menghampiri Mia,,


Hei,, apa kah malam ini kau tidak tidur lagi? tanya Dion


Hemm,,,jawab Mia lesu.


Tidak baik terlalu sering bergadang,

__ADS_1


ayo aku traktir kau di kantin ucap Dion sambil menarik tangan Mia.


Aaa,,,tapi aku mengantuk sekali jawab Mia.


Sudah ayolah,,kau bebas makan sepuasmu aku yang akan membayarnya ucap Dion.


Ok baiklah jika kau memaksa, tapi jangan salah kan aku jika uang jajan mu habis jawab Mia sambil berlari menuju kantin meninggalkan Dion.


Ya ampun dasar cewek aneh, tadi terlihat tak bersemangat tapi sekarang malah dia yang berlari meninggalkanku ucap Dion sambil menyusulnya.


Di kantin Mia duduk berdua dengan Dion, meja di hadapan mereka pun sudah di penuhi dengan banyak makanan yang di pesan Mia yang semuanya berupa olahan mie.


Sungguh kau akan menghabiskan ini semua tanya Dion dengan heran.


Yup,, jawab Mia sambil mengangguk kan kepalanya.


Mia tampak sangat antusias untuk menghabiskan makanan-makanan kesukaannya itu.


Mia memang sangat suka makanan yang berbahan dasar mie tersebut.


Tanpa di sadari Angga pun datang dan ikut duduk tepat di hadapan Mia bersebelahan dengan Dion.


Jadilah kedua pria itu hanya melihat Mia melahap makanan-makanan di atas meja itu sendiri.


Kalian tidak ikut makan tanya Mia.


Tidak melihatmu saja aku sudah merasa kenyang jawab Dion.


Apa kau tidak takut gendut tanya Angga heran.

__ADS_1


Tenang saja pak, sebanyak apapun Mia makan badannya tetap segitu-gitu aja' jawab Dion sambil tertawa.


__ADS_2