Kemampuan Wanitanya CEO

Kemampuan Wanitanya CEO
Menahan Rindu


__ADS_3

Cukup lama Silvi dan Andre bercengkrama tiba-tiba terdengar suara deru kendaraan berhenti di depan rumah. Mia pulang di antar pak supir yang selama ini bertugas mengantar dan menjemputnya selama Andre pergi.


Mia memasuki rumah, ia sangat terkejut melihat sosok tampan yang beberapa hari ini menghilang dari kehidupannya.


"Abang,,,," ucap Mia.


Andre tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Terlihat jelas sorot mata menahan rindu pada wajah Andre.


"Abang hilang ke mana saja selama ini" ucap Mia mulai merajuk.


Andre hanya tersenyum melihat kelakuan gadisnya itu.


"Ehh,,, sudah-sudah,,,, nak Andre baru tiba dari luar negeri dan sangat lelah. kau jangan membuatnya semakin kerepotan karna sikapmu. Segeralah bebersih dan cepat ajak nak Andre untuk makan bersamamu, mama harus segera pergi karena masih ada beberapa urusan" ucap Silvi panjang lebar.


Mia bebersih diri dan turun dari lantai dua kamarnya untuk menemui Andre.


Andre terlihat duduk sendiri menunggu Mia sedangkan Silvi sudah pergi.


"Abang apa kabar" ucap Mia.


"Sudah lah tidak perlu banyak basa basi, sini duduk di dekat ku aku sangat merindukanmu" ucap Andre sambil menarik tangan Mia menuju ke pangkuannya.


Mia pun terduduk di pangkuan Andre dan mulai menatap Andre.


"Abang tau tidak?" ucap Mia dengan nada datar.


"Apa?" tanya Andre.


"Abang bau belum mandi" jawab Mia sambil berbisik di telinga Andre.

__ADS_1


Seketika Andre langsung mencubit hidung Mia karna ucapan Mia yang mulai berani menggodanya.


"Kau ini,,," ucap Andre.


Mereka pun tertawa bersama melepas rasa rindu karena beberapa hari tidak bertemu.


"Abang sudah makan?" tanya Mia.


Andre menggeleng kan kepalanya.


"Kalau begitu ayo kita makan" ucap Mia.


"Tidak,, aku ingin pulang ke rumah terlebih dahulu untuk bebersih, apa kau mau ikut menemani ku? tanya Andre.


"Boleh,,, tetapi setelah selesai Abang janji akan bercerita kepada ku!!" ucap Mia.


"Iya,,, cerewet,,,," jawab Andre sambil kembali mencubit hidung Mia.


Andre hanya tersenyum melihatnya.


Mereka pun berangkat menuju ke kediaman Andre.


Sesampainya di kediaman Andre, terlihat wanita dan pria sedang membersihkan taman di halaman rumah.


"Tuan muda,," sapa kedua orang itu menyambut kedatangan Andre dan Mia.


Tetapi Andre hanya berlalu begitu saja tanpa menjawab sapaan mereka.


Mia yang melihat hal itupun merasa tidak enak dan membalas sapaan mereka dengan menganggukkan kepalanya dan tersenyum kemudian cepat berlalu karena sebelah tangannya terus saja di tarik oleh Andre untuk masuk kedalam rumah.


Andre menariknya hingga terus masuk kedalam kemarnya.

__ADS_1


"Abang,,, Abang ini kenapa sih?" ucap Mia karna Andre mencengkram tangannya terlalu kuat.


"Maaf sayang,, aku tidak sengaja,, apa aku melukaimu?" ucap Andre.


Mia hanya memajukan bibirnya mulai merajuk.


Andre pun memeluknya karena ia faham jika dalam situasi seperti ini berdebat dengan wanitanya itu hanya akan membuang-buang waktu saja dan di pastikan ia akan kalah.


"Iihhh,,, lepasin, mandi sana,,,," ucap Mia.


Andre tertawa mendengar ucapan Mia,,,


"Ya ya ya,,,, kau tunggu aku di sini ya,,, jangan pergi kemana-mana, aku takut kau tersesat karena rumah ini sangat besar" ucap Andre.


"Dasar sombong!" ucap Mia kesal.


Andre tertawa sembari memasuki kamar mandi.


Mia merebahkan diri di atas ranjang besar di kamar itu, sambil berbaring ia memandangi setiap sisi dari ruangan. Ia masih terkagum kagum melihat kamar yang begitu luas dan mewah itu.


Tiba-tiba lamunannya tersadar oleh sebuah pergerakan dari balik jendela besar kamar itu.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Hai semua mari dukung author agar tetap semangat up nya ya,,,,😍😍🀩😍


Jangan lupa like dan komen yang membangun agar menjadi lebih baik lagiπŸ€—πŸ€—


Mohon maaf jika alur cerita nya kurang nyambung atau berantakan karna ini adalah karya perdana author πŸ™πŸ™


Happy reading 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2