
Mia tersenyum melihat ekspresi Andre,,,
"Sebenarnya aku hanya berpura-pura tidur, tetapi ya sudah la aku tidak apa-apa" ucap Mia.
Andre terdiam menahan malu yang luar biasa, di tatapnya wajah ayu nan polos di hadapannya membuat rasa bersalah bertubi-tubi bergejolak dalam hatinya. Sebuah tindakan bodoh yang telah di lakukan nya hanya karena menuruti nafsu semata.
"Aku sungguh-sungguh minta maaf" ucap Andre sambil memeluk Mia dan tanpa ia sadari butiran bening mengaliri kedua pipinya.
Mia menatap wajah Andre yang memeluk erat dirinya, ia tak menyangka pria sedingin Andre menitikan air mata penyesalan terhadap dirinya.
"Abang,, sudah la aku tidak marah kepadamu" ucap Mia dengan lembut.
Namun Andre semakin mengeratkan pelukannya.
"Apa kau tahu, semenjak ibu dan kakak Perempuanku meninggal aku merasa sangat kesepian. Terdapat ruang kosong di hati ku dan semenjak kehadiran mu dalam hidup ku aku merasa ruang itu telah terisi kembali. Aku sungguh takut jika nanti kau akan meninggalkan ku" ucap Andre.
"Tenanglah,,, aku tidak akan meninggalkan mu" ucap Mia meyakinkan.
✏️✏️✏️✏️
Akhir pekan pun tiba, Harun dan Silvi sudah berada di bandara untuk pergi menjenguk Hermawan. Mereka di antar Andre dan Mia.
"Mama dan papa hati-hati di sana, selalu jaga kesehatan dan jangan lupa untuk sering-sering menghubungiku" ucap Mia sambil memeluk Silvi dengan erat.
entah mengapa ia merasa sangat berat untuk melepas kepergian orang tuanya itu.
"Cepat kembali dengan selamat" ucap Mia menambahkan lagi.
"Iiisss,,, kau ini bicara apa sayang" ucap Silvi.
Harun tersenyum melihat tingkah anak gadisnya itu.
__ADS_1
"Papa dan mama hanya pergi sebentar, jadi kau tak perlu khawatir seperti itu" ucap Harun.
Mia mengangguk kan kepalnya.
"Nak Andre,, Tante titip Mia ya,,"
"Jaga dia dengan baik dan jangan pernah kau sakiti hatinya, karena ia adalah gadis yang sangat sepesial" ucap Silvi berpesan kepada Andre.
"Siap tante" jawab Andre dengan tegas.
Harun dan Silvi pun berangkat sedangkan Andre pulang mengantarkan Mia ke kediamannya.
"Segera lah berkemas karena untuk sementara selama orang tuamu pergi kau akan tinggal di rumah ku" ucap Andre.
"Apa???" ucap Mia terkejut.
"Apa ada yang kurang jelas" jawab Andre datar.
Mia turun dari mobil dan langsung masuk kerumah untuk mengemasi barang-barang nya.
"Abang,," teriak Mia memanggil Andre.
"Ada apa?" tanya Andre.
Mia tidak menjawab, ia hanya memberi kode kepada Andre dengan tatapan mata nya agar Andre membawakan sebuah koper besar di hadapannya itu.
"Ya ampun, kenapa banyak sekali barang-barang yang kau bawa?" tanya Andre merasa heran.
"Kan Abang sendiri yang bilang jika aku harus berkemas" jawab Mia polos.
"Ya tapi kan tidak harus di bawa semua isi lemari sayang!!" jawab Andre.
__ADS_1
"Kau tidak perlu membawa pakaian mu, cukup perlengkapan sekolah mu saja" ucap Andre menambahkan.
"Tadi kan Abang hanya bilang agar aku segera berkemas jadi jangan salah kan aku!" ucap Mia mulai merajuk.
"Ya ya,, aku minta maaf,,,,
ya sudah kalau kau Memang mau membawa semua ini, akan aku bawakan" ucap Andre pasrah sambil mengangkat barang itu ke mobil.
Mereka berdua pun berangkat menuju ke kediaman Andre.
Di sana sudah terlihat Mira sang asisten rumah tangga menyiapkan segala sesuatunya.
" Bi Mira,,, tolong antar kan nona Mia ke kamarnya" ucap Andre.
"Baik tuan muda" jawab Mira.
"Mari nona" ucap Mira.
Mia pun berlalu mengikuti Mira menuju ke kamarnya yang terletak di lantai dua rumah itu dan posisi kamarnya persis di samping kamar milik Andre.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Hai semua mari dukung author agar tetap semangat up nya ya,,,,😍😍🤩😍
Jangan lupa like dan komen yang membangun agar menjadi lebih baik lagi🤗🤗
Mohon maaf jika alur cerita nya kurang nyambung atau berantakan karna ini adalah karya perdana author 🙏🙏
***maaf jika akhir-akhir ini up nya lama karena di dunia nyata author sedang banyak-banyaknya pekerjaan menuju akhir tahun🙏🙏🙏
salam hangat selalu untuk semua dari KEMAMPUAN WANITANYA CEO 😘😘😍***
__ADS_1
Happy reading 😘😘