Kemampuan Wanitanya CEO

Kemampuan Wanitanya CEO
Macet


__ADS_3

Mereka berangkat menuju ke negara N.


Dua jam lagi mereka akan tiba, Andre menjemput Mia ke sekolah karena hari ini mereka berdua akan menjemput orang tua mereka di bandara.


Beberapa mobil pribadi juga sudah di persiapkan untuk penjemputan orang tua mereka, terutama untuk penjemputan pak Hermawan yang kondisinya masih harus tetap di rawat secara intensif paska pengobatan yang baru saja di lakukan nya.


Mia keluar dari gerbang sekolah dengan wajah cerianya, tampak ia berjalan di temani Dion sahabatnya.


"Kau sudah di tunggu oleh calon suami mu tu,,," ucap Dion dengan nada mengejeknya.


Mia tersenyum dan menjawab


"Kau cemburu ya,," ucap Mia sembari menaik-naikan alisnya.


"Hah,,, cemburu? bagai mana mungkin aku cemburu kepada calon istri orang lain" jawab Dion dengan nada sombongnya.


"Hmm,,, bagus la kalau begitu. Aku pulang duluan ya" ucap Mia sambil melambaikan tangan nya dan meninggalkan Dion.


Dion tersenyum datar sambil ikut melambaikan tangannya kepada Mia.


dalam hati kecilnya, ia sangat sedih karena hingga saat ini perasaannya kepada Mia tidak pernah berubah.


"Ya,, mungkin aku harus benar-benar belajar untuk melupakan mu" ucap Dion dalam hati kemudian ia pun pergi .


Mia dan Andre berada di dalam mobil menuju ke bandara.


"Mengapa kau terlihat sangat gelisah" tanya Andre.


"Hah,,, tidak, aku baik-baik saja" jawab Mia berpura pura.


"Benarkah?" tambah Andre.


"Hmm,,," jawab Mia singkat.


"Baik lah jika begitu, aku kira kau sedang berbohong" jawab Andre sambil melirik Mia.

__ADS_1


Mia menarik nafasnya dalam-dalam.


"Aku tidak tau entah apa yang akan terjadi, tetapi yang jelas aku merasa akan ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi" ucap Mia.


"Kau tenang lah, semua akan baik-baik saja" ucap Andre menenangkan.


"Apa kau lapar?" tanya Andre.


"Aku sedang tidak berselera untuk makan, sebaiknya kita segera ke bandara saja" ucap Mia tidak bersemangat.


Andre pun bergegas memacu kendaraannya menuju ke bandara.


"Ya ampun mengapa jalanan hari ini macet sekali" gumam Andre merasa kesal.


"Iya,, tidak biasanya jalanan menuju ke bandara xxx begitu macet" jawab Mia.


"Mengapa banyak sekali polisi dan ambulans lalu lalang" ucap Mia lagi.


"Entah la,, semoga semuanya baik-baik saja" jawab Andre merasa tidak yakin dengan ucapannya sendiri.


"Halo,,, ada apa" tanya Andre.


"Ada sesuatu yang buruk" jawab Rian.


"Katakanlah" ucap Andre.


" Pesawat yang kita tunggu hilang kontak sekitar 15 menit yang lalu" jawab Rian.


"Kau tunggu lah, kami akan segera sampai" ucap Andre lalu mematikan panggilan dari Rian.


"Siapa? " tanya Mia.


Andre tidak menjawab, ia bingung harus menjawab apa. Sementara dirinyapun sedang merasa syok mendengar kabar dari Rian tadi.


Ia masih harus berfikir positif menenangkan dirinya sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja. Pikiran Andre semakin kalut melihat kemacetan yang tak kunjung berakhir.

__ADS_1


Ia membuka pintu dan mengajak Mia untuk berjalan menuju ke bandara karena jaraknya yang sudah tidak terlalu jauh.


Mereka meninggalkan kendaraannya begitu saja di jalanan.


"Abang ada apa ini, mengapa kita harus berjalan? bukankah masih ada waktu 1 jam lagi" ucap Mia sambil terus berjalan mengikuti Andre.


"Aku bosan menunggu terlalu lama di mobil, anggap saja kita sedang berolahraga" jawab Andre beralasan.


"Ya tapi aku malu jika kita berjalan sambil berpegangan tangan seperti ini, semua orang memperhatikan kita" jawab Mia.


"Kenapa memangnya, kau kan calon istriku" ucap Andre.


Mia berhenti dan memberikan tatapan membunuh, memberi isyarat bahwa ia sedang mengenakan seragam sekolah.


"Oh ya ampun aku lupa" jawab Andre sambil menepuk jidatnya sendiri.


"Ya baiklah, kau jalan saja di duluan biar aku mengikuti mu dari belakang" jawab Andre sambil mempersilahkan.


"Dasar Lee Andre Hermawan! bisa-bisa aku di kira jalan sama om om" gerutu Mia dalam hati.


Mereka pun berjalan menuju ke bandara dengan banyak tatapan mata yang memperhatikan langkah mereka, karena bagai mana mungkin seorang Lee Andre Hermawan mau berjalan kaki bersama gadis SMA.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Hai semua,,,,


Mohon maaf jika bahasa dan alur ceritanya kurang baik dan berantakan karena ini karya perdana author.


Jangan lupa untuk like dan komen yang membangun agar author lebih semangat lagi up-nya.


Untuk yang lagi keasikan baca terus lupa ninggalin jejak yuk scroll lagi ke atas terus di like deh😅


Semoga kita semua dalam keadaan sehat. aamin,,,,


Selamat membaca🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2