Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)

Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)
episode 15


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


.


"aki sayang ayo cepat turun makan sayang!!" ucap Nathalia.



"tante... makanan"


"sini sayang, kita sarapan, oh iya kita akan pergi ke rumah baru" ucap Nathalia.


"loh kita akan pindah lagi Tante?" ucap Akihiko.


"iya sayang, kita akan pindah lagi, kali ini kita akan pindah ke Jepang" ucap Nathalia tersenyum.


"loh kata Tante kita dilarang datang ke sana, kenapa Tante mau tinggal disana?" bingung Akihiko.


"yah waktu itu kan kita nggak boleh kesana karena suatu alasan, jadi kita akan kesana sekarang, katanya kau ingin tau mama dan papamu" ucap Nathalia.


"tapi Tante, kenapa mereka nggak mau jemput aku, padahal kan aku anaknya?" tanya Akihiko.


"Tante tau sayang, tapi Tante yang melarang, kita adalah dari sebuah keluarga besar, kakek nenek kita punya sebuah klan, jadi Tante yang harus melindungi mu, apapun yang terjadi" ucap Nathalia.


"boleh aku bertanya Tante?" ucap Akihiko.


"boleh, tapi kita sarapan dulu ya" ucap Nathalia.


"oke"


setelah mereka selesai makan, mereka berdua ke ruang tengah untuk sekedar mengobrol dan menonton tv.


"Akihiko mau tanya apa nih" ucap Nathalia.


"gini Tante, dulu kata Tante kan aku dibawa Tante buat menjalani pelatihan, terus gunanya pelatihan itu untuk apa?" tanya Akihiko sambil memakan camilan makaron yang ada di hadapannya.


"nah, berhubung Akihiko sangat bisa dikontrol emosinya, maka dari itu Akihiko bisa pulang, namun walaupun Akihiko pulang ke tempat kelahiran aki, aki harus ingat jika aki tidak boleh bertemu dulu sama mama papa aki" ucap Nathalia.


"kita pulang kan mau ketemu mama papa, lalu kenapa Tante ngelarang" ucap Akihiko bertanya tanya.


"karena jika aki bertemu dengan mereka, maka aki akan dalam bahaya, orang orang klan masih mengejar ngejar mama kamu untuk dijadikan penerus, jika kau bertemu dengan mereka, maka kau akan dididik oleh kakek buyutmu untuk menjalankan bisnis dan klan ditangan kecilmu, Tante hanya ingin kamu tumbuh seperti anak anak pada umumnya, kau bisa bermain bersama teman teman seumuranmu, lalu kau juga bisa membangun apa yang akan kau dirikan dimasa depan nanti" ucap Nathalia.


"jujur saja Tante, waktu Tante menceritakan bagaimana mama dan papa mempunyai kemampuan khusus, aku juga terkagum dengan mereka, aku bahkan merasa jika mereka keren loh" ucap Akihiko berbinar binar dalam mata birunya.


"kau merasa begitu? Tante juga sangat kagum dengan mereka, bagaimana mereka bisa membuat jika mereka memenggal kepala pemimpin klan yang jahat itu, jika saja pemimpin klan masih ada, maka kau akan menjadi sasaran nya juga aki sayang" ucap Nathalia.


"iya, banyak orang yang mengagumi papa, jadi mereka mengikuti mama dan papa dengan setia, apa lagi sanzu haruchiyo yang Tante ceritakan itu, dia sungguh sangat gila saat mengeksekusi korbannya" ucap Akihiko.


"maka dari itu, aki harus menjadi seperti papa ok, papa kamu itu sangat jenius, jadi kau bisa mencari pekerjaan yang tinggi di masa depan nanti" ucap Nathalia.

__ADS_1


"hm😾"


"kau imut sekali, udah udah ayo cepat berkemas, pesawat kita akan berangkat dalam tiga jam lagi" ucap Nathalia.


"baiklah Tante"


mereka berdua bersiap untuk pergi. Nathalia dan Akihiko yang sudah siap menaiki Lamborghini miliknya dan menuju bandara.


"Tante, kata Tante kalo mau bertemu sama mama katanya harus umur 18 tahun, apakah itu wajib Tante?" tanya Akihiko.


"tidak sayang, jika kau ingin bertemu dengan mama kamu sekarang juga boleh, karena kau sudah mengetahui semuanya, jadi kau bisa bertemu dengan mereka" ucap Nathalia.


"tapi aku nggak mau ketemu sama kakek buyut, kata Tante dia sangat protektif terhadap klan, jadi jika aku bertemu dengan mereka, maka aku harus siap bertemu dengan kakek buyut" ucap Akihiko.


"aku tidak mau ketemu dengannya sebelum dewasa, walaupun sesepuh hingganbana bukan orang jahat, namun dia selalu mendidik seseorang dengan sangat ketat, nanti kalo aku bertemu dengannya nanti aku nggak bisa punya temen dong Tante" ucap Akihiko menunduk sambil memainkan ujung bajunya hingga kusut.


"jika pun kau tidak mau, maka Tante yang akan maju, maka dari itu kau harus bisa lebih kuat, jangan sepelekan hal kecil ok" ucap Nathalia.


setelah berbincang cukup lama, mereka akhirnya sampai di bandara, sehingga banyak pasang mata yang tertuju pada mereka karena Nathalia yang menggendong Akihiko dan membuat semua iri karena Akihiko yang lucu.


skip


perjalanan mereka cukup jauh, jadi saat ini Akihiko dan Nathalia sedang makan siang, lalu setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menggunakan mobil.


"Tante, apakah masih jauh?" tanya Akihiko.


"sedikit lagi sayang" ucap Nathalia.


"jika kau mengantuk, kau bisa tidur dibelakang, Tante sudah menyiapkan kamar tidur kecil dibelakang" ucapnya lagi.


"baiklah sayang" ucap Nathalia.


disisi lain...


"jirou, bagaimana keadaan putra kita disana ya?" ucap seseorang yang berpangku di dipaha sang suami.


"dia pasti baik baik saja sayang, jangan khawatir lebih baik kita buat lagi gimana?" ucap Mikey menaik turun kan alisnya.


"kau ini, anak belom pulang malah mau bikin lagi, aku nggak akan bikin lagi sebelum kita bertemu dengan buah hatiku yang manis itu" ucap takemichi bersedekap dada.


"haah~ aku harap Natha nee bisa memulangkan Akihiko putra kita sayang, walaupun bagaimana pun, dia masih sangat kecil untuk menjalani pelatihan yang keras" ucap Mikey.


"aku ingin melihat perkembangan nya jirou hiks...hiks...aku rindu dengan nya" ucap takemichi menangis dipelukan Mikey.


"kita akan tau jika dia sudah besar nanti takemichi" ucap Mikey.


"aku inginnya itu saat dia bayi, aku ingin menimangnya" ucap takemichi.


"haah kau keras kepala sekali tau nggak" ucap Mikey.


"Hanya satu, untuk membawanya kembali, aku ingin kembali ke masa lalu dan menimang anakku jirou" ucap takemichi tiba tiba.


"apa apaan takemichi, apa kau tidak waras? setelah kita berdua melewati semua cobaan demi cobaan, kau ingin mengulangnya lagi?" ucap Mikey tidak setuju.


drrrt drrrt.


"Natha nee Chan" ucap takemichi.

__ADS_1


takemichi langsung mengangkatnya.


"hallo takemichi, apa kau ada di rumah?" tanya Nathalia.


"iya nee Chan, ada apa?" ucap takemichi.


"oh iya, aku mau pulang ke Jepang, namun kau tidak boleh bertemu dengan putramu" ucap Nathalia diseberang telfon.


"kenapa Natha nee? kenapa aku tidak bisa bertemu putraku?" tanya takemichi yang sudah dibanjiri air mata.


"ini demik keselamatan kalian, aku minta maaf sebesar-besarnya, karena sudah menjauhkan kalian, aku akan mempertemukan mu dengan putramu jika dia sudah siap mau bertemu denganmu, putramu mempunyai talenta yang bagus, dia pandai dan mempunyai kemampuan yang tidak biasa, jadi aku memutuskan untuk kembali namun memilih selamat" ucap Nathalia.


"aku rindu dengan nya Natha nee, apa aku bisa bertemu dengannya atau mendengar suaranya sekali saja?" ucap takemichi.


"dia saat ini sedang tidur, mungkin nanti" ucap Nathalia, dan seketika takemichi kembali murung.


"baiklah, aku akan menunggunya" ucap takemichi mematikan telfonnya.


"siapa yang menelfon takemichi?" tanya Mikey.


"Natha nee Chan" ucap takemichi.


"benarkah, bagaimana keadaan putraku takemichi?" ucap Mikey menghampiri takemichi.


"mereka sudah berada di Jepang, tadi Akihiko masih belum bangun dari tidur" ucap takemichi.


"benarkah? apakah kita bisa bertemu dengannya?" ucap Mikey langsung ada sedikit binar dimatanya.


"kita tidak boleh menemuinya" ucap takemichi.


Mikey langsung kembali memasang wajah datar dan dinginnya. Mikey langsung meninggalkan takemichi sendiri di ruang tamu sendiri.


akhir akhir ini walaupun Mikey bersikap lembut namun masih terkadang cuek dan tidak memperdulikan kannya, entah apa yang terjadi, saat ini sehingga sikap Mikey menjadi sangat dingin kepada takemichi.


walaupun terkadang takemichi selalu melayaninya, tetapi Mikey hanya ingin mempunyai keturunan yang tidak di jauhkan dari nya, sehingga Mikey bisa bermain seperti layaknya orang tua diluar sana, terkadang Mikey yang melihat bagaimana seorang ayah yang bermain dengan anak anak nya di saat itu, Mikey selalu merasa sangat iri, namun apalah daya, dia telah mempunyai satu dan sekarang harus menjauhi putranya agar tidak berbahaya.


"aku merindukan mu sayang, putraku Akihiko, aku sangat merindukanmu" ucap takemichi memegang sebuah foto.



terlihat jika disana terdapat Mikey sedang menggendong Akihiko yang baru lahir, saat itu Mikey tidak bisa membendung air matanya bahagia.


"sayang, mama kangen denganmu" ucap takemichi.


.


.


.


.


.


.


to be continued.

__ADS_1


__ADS_2