Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)

Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)
episode 18


__ADS_3

happy reading


suasana di sore itu cukup membuat takemichi merasa sangat kantuk, sehingga adanya bayi yang berada di gendongannya saat ini selalu memberinya semangat.


"aki tidurnya pulas ya, aki ciluk Baa" ucap takemichi menutup wajahnya dan membukanya kembali.


"aki anak mama yang paling ganteng dari papa, mana anak mama atututu cini cini sama mama haha" ucap takemichi kembali menimang nimang Akihiko yang tertawa lepas.


takemichi yang melihat itu tentu saja ikut tertawa, melihat sang buah hati yang tertawa, sehingga takemichi gemash dengan anak yang dia gendong saat ini.


saat takemichi tengah tertawa bersama anaknya, seseorang langsung masuk tanpa permisi.


"ha-hanagaki kau, siapa yang ada di gendongan mu itu?" ucapnya terkejut.


"apa?"


"siapa itu hanagaki?" ucapnya menyeringai.


takemichi tentu saja langsung berdiri dari tempat tidurnya.


"kisaki hanma?" ucap takemichi terkejut.


"wow hebat sekali, kau sudah punya anak? bahkan aku tadi melihat jika kau memberikan susu untuk anakmu" ucap hanma.


"kenapa kalian kemari? bukankan seharusnya kalian sedang berada di pertemuan?" ucap takemichi memeluk erat Akihiko yang menatap polos wajah kedua human tersebut.


"ok ok tenang ya, apa kau bisa melahirkan? siapa ayahnya? tunggu aku seperti pernah melihat wajah itu" ucap hanma.


"jika kau sudah tau ya sudah pergi sana, aku mau menidurkan putraku, jika kau tidak aku akan pukul kalian menggunakan raket listrik ini" ucap takemichi mengambil raket listrik untuk menangkap nyamuk.


"kau fikir kami ini nyamuk!?" ucap kisaki yang agak meninggikan suaranya.


"ssstt kisaki jangan berisik, dia jadi terkejut, nanti kalo nangis kau mau bertanggung jawab?" ucap hanma dan entah kenapa hanma perduli dengan Akihiko.


"kau ini, kita kan musuh, jadi aku tidak perduli jika bayi itu menangis atau tidak, itu bukan urusanku" ucap kisaki.


"kalian bisa diam nggak sih, aku itu dah pusing jangan bikin aku tambah pusing, jika sudah tidak ada perlu lagi, cepat pergi dari sini" ucap takemichi.


"kau cukup pintar juga ya menyembunyikan bayi itu, kau tidak takut jika aku tiba tiba membongkar rahasia mu?" ucap kisaki menyeringai.


"emangnya kenapa jika kau membongkar rahasia ku, apakah mereka akan percaya? Ki aku tau jika kau sangat terobsesi dengan hina, namun aku bilang sekali lagi jangan membuat hina celaka lagi" ucap takemichi.


"kau tau dari mana?" ucap kisaki terkejut.


"ah berhubung kau di masa depan tau jika aku memegang rahasia besar, jadi kemarilah dan duduk di sampingku" ucap takemichi menepuk nepuk kasur di samping nya.


"kau yakin?" ucap kisaki.


"iya"


kisaki akhirnya menghampiri takemichi dan duduk di samping takemichi, lalu melihat Akihiko yang tertawa digendongan takemichi.


"tunggu, kau keluarlah hanma, jangan merusak suasana" ucap takemichi.


"aku akan tetap berada di sini" ucap hanma.


"aku hanya ingin bicara dengan kisaki, kau keluarlah" ucap takemichi.


"ck malesin" ucap hanma.


akhirnya hanma keluar dan berada di ruang tamu.


"jelaskan kenapa kau tau jika aku akan membunuh hina" ucap kisaki.


"Ki masih ada jalan untuk kau bisa jadi baik, kau bisa mendapatkan hina tanpa menjadi pereman no 1 dijepang, aku tau jika kau pandai memanipulasi, tapi itu tidak baik ki, dari pada harus seperti itu lebih baik pikirkan masa depanmu saja" ucap takemichi.


"memangnya apa yang terjadi pada ku jika aku mengorbankan semuanya?" tanya kisaki.


"kau akan mati dimasa depan nanti, aku tau jika kau sangat pandai dan jenius, jadi aku sarankan kau lebih baik jangan membuang-buang waktu saat ini, aku bicara seperti ini karena aku masih perduli denganmu Ki, karena aku masih menghormati mu sebagai musuhku dan rival cintaku" ucap takemichi tersenyum.


melihat takemichi yang tersenyum, kisaki sangat merasa bersalah sebenarnya, bagaimana bisa disaat dirinya sudah selalu ingin mencelakai nya dan sekarang memberikan nasihat dan solusi untukny.


"yah terserah sih karena aku tidak akan memaksamu, nanti saat kau akan dikeluarkan dari Toman kau akan bergabung dengan tenjiku, pemimpinnya adalah kurokawa izana, benar kan?" ucap takemichi.


"benar" ucap kisaki.


"hanagaki apakah sudah selesai" ucap hanma tiba tiba.


"apa kau bosan?" ucap takemichi.


"ya aku sa~ngat bosan" ucap hanma.


takemichi tersenyum, dia langsung menyuruh hanma duduk di samping nya.


"kau menyuruhku duduk?" tanya hanma kebingungan.


"jika takemichi seperti itu ya berarti dia menyuruhmu untuk duduk" ucap kisaki agak ketus.


hanma menghampiri takemichi dan duduk di sebelahnya, jadi takemichi sekarang ada ditengah. lalu saat itu juga hanma mencuri curi pandang kepada bayi mungil yang tidak bisa apa apa itu.


"kalian duduklah dengan tenang disini, aku ingin memandikan anakku" ucap takemichi tersenyum lembut.


"bukannya sudah malam untuk anak segitu mandi?" tanya hanma.


takemichi tersenyum menanggapi hanama yang bertanya seperti itu.


"bayiku akan aku mandikan dengan air hangat, jadi aku bisa tenang, nggak usah khawatir, aku yang lebih berpengalaman dari pada kau" ucap takemichi berlalu pergi


"jika kalian masih ingin berada disini, kalian bisa membuka kulkas ku, disana ada camilan untuk kalian nonton TV" ucapnya lagi.

__ADS_1


kedua orang itu hanya diam tidak menjawab dan akhirnya mengikuti takemichi dari belakang, mereka ingin tau bagaimana takemichi merawat bayi.


mereka berdua kepo jadi memperhatikan takemichi saja bagaimana memandikan seorang bayi.


skip


takemichi yang sudah memandikan Akihiko masih diikuti oleh kisaki dan hanma, lalu mereka melihat jika takemichi meletakkan bayi itu di ranjangnya yang sudah dililitnya dengan handuk. takemichi pergi kearah lemari dan mengambil baju bayi dan popok untuk Akihiko, setelah itu takemichi mulai melumuri seluruh badan Akihiko dengan bedak bayi dan minyak kayu putih.


setelah itu takemichi langsung memakaikan nya popok dan baju untuk Akihiko dan tidak lupa dengan wajahnya di bedaki dengan bedak bayi miliknya. setelah sudah selesai takemichi kembali membedong Akihiko dan menyelimutinya dengan selimut bayi miliknya agar hangat.


hanma yang dari tadi melihat takemichi melakukan itu hanya membuka mulutnya dan sekaligus kagum. tidak menyangka juga jika takemichi yang seorang berandalan bisa mengurus bayi dengan baik.


"um bo-boleh aku menggendongnya?" tanya kisaki tiba tiba dengan dia menggaruk pipinya canggung.


"boleh" ucap takemichi menyerahkan Akihiko dengan hati hati.


kisaki menggendongnya dengan hati hati, takemichi yang melihat itu tersenyum melihat kisaki yang seperti itu.


"jaga putra ku sebentar ya, aku ingin mengobati lukaku dulu" ucap takemichi.


"kau masih belum mengobati lukanya?" ucap kisaki terkejut.


"belum" ucap takemichi menggeleng polos.


kisaki benar benar gemas dengan orang didepannya ini, apakah demi menyelamatkan nyawa orang lain dia harus mengorbankan nyawa nya juga, kisaki tidak habis pikir dengan kelakuan takemichi sehingga kisaki yang mulai gereget langsung menyerahkan bayi itu ke gendongan hanma.


"jaga bayi nya baik baik, aku akan mengobati takemichi dulu" ucap kisaki.


"eh nggak usah, aku sudah biasa kok Ki" ucap takemichi.


"walaupun kau sudah biasa, tetap saja kau harus segera diobati, karena jika tidak kau akan infeksi" ucap kisaki.


hanma yang melihat itu langsung cengo karena kisaki tiba tiba baik kepada takemichi.


"utututu namanya siapa sih" ucap hanma kembali Melihat Akihiko yang masih terjaga.


skip


"aki sayang tidur ya nak, mama mau tidur juga" ucap takemichi menimang Akihiko yang terus terjaga sambil tertawa.


"coba aku gendong chi, mungkin saja mau tidur" ucap kisaki.


"dia kalo udah begadang nggak akan mau tidur Ki, dia itu kuat banget begadangnya" ucap takemichi meletakkan Akihiko di atas tempat tidur.


"Nang Ning Ning Nang ooo Nang Ning Ning nang ooo Akihiko, utututu" ucap hanama dengan menegang rokok yang dari tadi dia pegang namun tidak dia nyalakan.


keadaan di kamar takemichi cukup ramai akan adanya hanma dan kisaki, namun takemichi tidak keberatan karena mungkin saja ini akan lebih baik jika dibicarakan baik baik saat ini juga.


saat ini mereka sedang membuat Akihiko tertawa, sehingga membuat hanma kecanduan dengan Akihiko yang menurut hanma sangat menggemaskan dan lucu.


mata biru Akihiko menurutnya sangat cantik, sama seperti milik takemichi yang terus berbinar memancarkan polos.


disisi lain...


kazutora tidak dipenjara karena takemichi melarang nya, jadi kazutora diizinkan untuk kembali ke Toman karena takemichi yang membujuk nya.


"ini aneh, seharusnya mereka datang ke pertemuan, sebenarnya mereka kemana sih" ucap baji yang tak jadi mati.


"jika begitu, lebih baik kita jenguk takemichi saja, dia kita resmikan menjadi anggota Toman, melihat bagaimana aksi takemichi tadi, aku jadi kagum" ucap chifuyu.


"aku fikir lebih baik kita jenguk takemichi dirumahnya, mungkin dia sudah kembali dari rumah sakit sekarang, dia tadi tertusuk sehingga aku khawatir dengan nya" ucap Mikey.


"hm lebih baik kita ke rumah takemichi, kita jenguk dia" ucap chifuyu.


Draken yang dari tadi mendengarkan hanya diam, dia merasa jika takemichi terlalu kuat dan dia curiga jika takemichi bukan orang sembarangan.


"kalian merasa aneh nggak sih?" ucap mikey.


"takemichi itu terlalu kuat, dia tertusuk pisau seharusnya itu pingsan dan tidak berdaya, jika diposisi itu aku, aku pasti udah sekarat, apa kalian ingat dengan aku yang tertusuk dan di tolong oleh takemichi? disitulah aku merasa jika takemichi itu terlalu misterius" ucap Draken.


"kau benar, aku ingat saat aku mau mengantarkan dia ke rumah sakit, takemichi menolak dan dia bilang jika dia sudah terbiasa" ucap Mikey.


"aku rasa takemichi menyembunyikan sesuatu yang sangat besar, aku curiga jika takemichi bukan orang sembarangan" ucap mitsuya.


"lebih baik kita jenguk saja dari pada harus terus disini aku lebih baik memandang wajah takemichi saja" ucap Mikey yang dideliki oleh semua orang.


skip


mereka sampai di depan rumah takemichi, terlihat disana ada satu motor yang mereka kenal, segera Mikey yang mengenali motor itu langsung masuk begitu saja karena mungkin saja takemichi dalam bahaya, namun seketika Mikey langsung terdiam karena Mikey melihat kisaki dan hanma yang berada di ruang tamu yang sedang menggendong Akihiko.


"kalian!! dimana takemichi!!!" teriak mikey langsung dibarengi dengan suara tangis bayi yang menggema di seluruh ruangan itu.


"kau bisa diam tidak sih, aku dari tadi sedang menenangkannya, lihat dia jadi nangis kan" ucap kisaki yang masih menggendong Akihiko sambil menepuk nepuk bokong si bayi.


"oek eok oek oek" tangisnya tidak kunjung berhenti.


"shh shhhh aduh berhenti dong Ki, kita jadi bingung ni" ucap hanma juga menenangkan bayi itu.


"bayi" gumam Mikey.


"ada apa? kenapa ada tangisan bayi?" ucap Draken.


"itu"


"takemichi cepat kesini, hiko nangis terus" teriak kisaki.


"apa kok bisa!!" teriak takemichi dari dalam kamar.


takemichi keluar dengan atasan baju kebesaran, sehingga takemichi seperti tidak memakai celana, takemichi yang melihat banyak orang langsung terdiam dan mematung di tempat.

__ADS_1


sehingga banyak orang yang bertanya tanya, siapa bayi yang ada di gendongan kisaki, sehingga si zombie yang brutal itu menjadi panik.


"chi cepetan hiko nangis nih, aku nggak bisa nenangin gara gara si cebol noh" ucap kisaki asal ceplos.


takemichi langsung berlari ke arah kisaki dan mulai menenangkan Akihiko yang menangis kejel karena terkejut.


"ssttt sttt Shu Shu Shu Shu Shu udah ya sayang sudah Shu Shu Shu Shu" ucap takemichi menimang nimang Akihiko yang mulai agak tenang.


PLAK!!


takemichi langsung terkejut disaat Draken memukul kepala Mikey dengan keras karena membangunkan bayi tersebut.


"kau ini dirumah orang bukannya sopan malah ngebangunin bayi yang mau tidur, apa kau nggak kasihan sama orang yang menidurkan nya" ucap Draken.


"kenchin sakit" ucap Mikey merengek.


"apakah sudah tenang?" tanya hanma.


terbesit rasa khawatir di wajah hanma dan itu membuat semua orang merasa aneh.


"untungnya dia hanya terkejut" ucap takemichi.


"takemichi..." ucap Draken.


"dia anak siapa?" tanya nya.


"ya anaknya takemichi lah, masak anakmu" ucap kisaki asal ceplos.


"kapan takemichi mempunyai anak? tanya chifuyu menghampiri takemichi yang menenangkan Akihiko yang sesenggukan.


"aki tenang ya sayang shuuuu tenang ya" ucap takemichi.


"ini..." chifuyu tidak percaya dengan rupa dari Akihiko sehingga chifuyu menatap Mikey dan Akihiko secara bersamaan.


"ada apa?" tanya hakkai yang dari tadi menyimak.


hakkai mulai melihat Akihiko dan hakkai langsung terdiam.


"ada apa sih?" tanya Draken.


"iya kenapa kalian berdua seperti itu?" tanya mitsuya.


"biar aku lihat sendiri" ucap Mikey.


takemichi langsung reflek mundur selangkah saat Mikey mendekatinya.


setelah beberapa menit terdiam, dia tidak bisa berkata apa-apa, hanya bisa mengambil Akihiko dari dekapan hangat takemichi, Mikey Entah kenapa tiba-tiba menitikkan air matanya.


"putraku..." ucapnya lirih.


Akihiko yang di panggil seperti itu langsung membuka matanya dan terlihatlah mata birunya yang indah.


"m-mikey Kun i-itu anu..." ucap takemichi terbata hingga menelan Saliva nya susah.


"katakan kepadaku dia umur berapa?" tanya mikey.


"e empat bulan" ucap takemichi.


"kau harus melahirkannya?" tanya Mikey yang membuat semua orang terkejut.


"Mikey, bagaimana bisa takemichi melahirkan!?" ucap Draken.


"hehe putraku sangat mirip sekali dengan papanya ya, sedangkan matanya sangat indah seperti mirip mamanya" ucap Mikey terkekeh.


tunggu apa Mikey mengingat tentang putranya? batin takemichi bertanya tanya, dia masih belum mengerti dengan apa yang terjadi, jadi dia hanya diam saja dari pada harus banyak orang yang mengetahui rahasia nya lebih dalam.


"i-itu Mikey kun anoo lebih baik kau tidurkan..."


"Akihiko anaknya papa bangun ya, maaf sudah mengejutkan mu, papa akan lebih berhati-hati kedepannya, papa akan selalu menjaga aki oke" ucap Mikey mengecup seluruh wajahnya.


"mik kau sudah punya anak?" tanya Draken.


"hehe iya" ucapnya tanpa beban.


"haa" syok mereka yang mengetahui jika Mikey sang ketua Toman telah memiliki anak.


"aku harap kau juga mempunyai satu kenchin" ucap Mikey tiba tiba.


"tentu saja jika aku sudah menikah" ucap Draken.


entah apa yang sekarang takemichi fikirkan, apakah Mikey mengingat jika dia dan dirinya adalah suami istri? atau Mikey hanya mengingat Akihiko saja? takemichi saat ini sangat bingung, dia takut jika Mikey membawanya ke luar akan menimbulkan masalah pada klan hingganbana yang masih mencari nya.


"takemichi, kau bisa mengatasi semuanya ok, percaya padaku" ucap Mikey memegang tangan takemichi yang mulai berkeringat dingin.


"hiks...jirou aku benar-benar sangat takut hiks...hiks...hiks..." ucap takemichi menangis.


"sshu kita akan menghadapinya bersama oke, disini semuanya masih lengkap, kau hanya perlu siap siaga dan jangan sampai ada yang berani menyentuh putra kita" ucap Mikey menenangkan takemichi yang sesenggukan karena menangis pelukan Mikey.


"hmm" dehem takemichi mengangguk


.


.


.


.


.

__ADS_1


to be continued



__ADS_2