
happy reading
setelah itu mereka pun mengantarkan takemichi dan takemichi malah membawa mereka ke tempat yang jarang sekali di lalui banyak orang. takemichi langsung turun dan mulai berjalan.
"takemichi, kita kesini mau apa?" tanya chifuyu kepada takemichi, namun takemichi tidak menjawab.
hening, semua orang menatapnya tidak percaya jika takemichi sudah menghilang dari pandangan semua orang.
disisi takemichi saat ini, takemichi mulai memasuki hutan dan disambut hangat oleh para hewan hewan disana. takemichi yang kembali setelah beberapa tahun, kini kembali lagi ke tempat dimana dia dibesarkan.
"ayah Jiao!! hiks...kumohon tolong bantu aku hiks..." ucap takemichi berteriak sambil menangis.
WUSH!
"nak bangunlah" ucap Jiao setelah muncul dihadapan takemichi yang bersimpuh sambil menangis itu, lalu memeluk takemichi yang sudah dianggap anak olehnya saat kecil dulu.
"hiks...kau ayahku bukan? hiks...jika benar tolong cucumu hiks...hiks...hiks..." ucap takemichi menangis tersedu-sedu.
"iya iya aku ayahmu dan kau putraku, katakan nak, kau minta apa? apakah kau menginginkan anakmu kembali kepadamu? ayah akan kabulkan. ayah sudah mengetuk alam mimpimu agar kau bisa menemuiku" ucap Jiao.
"hiks...ayah tau, jika aku sedang dalam terpuruk? aku selama ini telah berkhayal jika aku membesarkan Akihiko ayah, dan aku tidak ingin sampai anakku kenapa napa nantinya" ucap takemichi mengadu.
"baiklah baiklah, ayo kita masuk rumah ayah, agar ayah bisa membawa pulang cucu ayah" ucap Jiao.
"iya hiks..." ucap takemichi yang masih sesenggukan.
"sudah ayo" ucap Jiao membawa takemichi masuk dalam istana nya.
setelah itu, takemichi langsung berbaring dipaha sang ayah dan mulai tertidur pulas karena takemichi dinyanyikan lagu lulaby oleh Jiao. setelah itu, Jiao mulai menggendong takemichi kekamar milik takemichi.
"saat nya membawa cucuku pulang, takemichi dan hiko akan tinggal disini beberapa tahun" ucap Jiao.
disisi lain...
"bagaimana? apakah kalian sudah menemukan takemichi?" ucap Mikey dengan raut wajah khawatir.
"belum Mikey, kami kehilangan dia, bahkan tidak ada sedikit jejak sedikitpun tentang nya" ucap Draken.
"ck sial" maki chifuyu.
"takemichi!!! kau dimana!!!?" teriak Mikey ditengah tengah hutan itu.
"takemichi!!"
"takemichi!!!"
"diam kalian semua!! jangan berteriak ditengah tengah hutan!! jika kalian sampai membangunkan orang yang ada didalam hutan itu, maka tanggung sendiri akibatnya" ucap pria tua itu.
"ah maafkan kami, kami sedang mencari seseorang" ucap Draken.
"disini tidak ada orang, kalian sebaiknya pulang dan jangan mengganggu penunggu disini" ucapnya.
dan akhirnya mereka pun saling pandang hingga Mikey memutuskan untuk membubarkan semua orang. mereka pulang dan meninggalkan tempat itu. mereka akan mencari besok saja.
__ADS_1
1 bulan kemudian...
disisi lain, takemichi kini duduk ditaman bersama dengan hewan-hewan disana. mereka tau jika takemichi saat ini sedang bersedih. mereka mencoba menghibur takemichi yang saat ini tengah melamun ditengah tengah naga putih yang melingkar dipohon sakura.
takemichi menatap langit, dia berdoa hingga menitikkan air mata. dia juga memakai pakaian miliknya yang ada di istana.
makhluk kuno hingga binatang buas dan jinak kini setia menemani takemichi yang bersedih hati.
sudah lebih dari satu bulan takemichi ada disana. dia masih menunggu ayahnya keluar dari ruangan dia tempati saat ini.
"aku lelah" lirihnya.
"takemichi!" teriak Jiao dari kejauhan.
"iya ayah!!" ucap takemichi berlari menuju Jiao.
"takemichi, aku punya sesuatu untuk mu" ucapnya tersenyum.
"ada apa ayah? kenapa kau senyum senyum begitu?" ucap takemichi keheranan.
kini takemichi digandeng oleh Jiao ke kamarnya dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam.
"takemichi, masuklah kedalam, ada sesuatu yang menunggu mu" ucap Jiao tersenyum lembut.
"baik ayah" ucap takemichi.
takemichi masuk dan setelah itu dia melihat apa yang sedang menunggunya.
takemichi disana menangis, apakah semua ini benar? apakah ini bukan khayalan nya? dia tidak bermimpi kan? sudah penantian panjang yang ia tunggu hingga berkhayal jika dia membesarkan sang putra.
dia saat ini memeluk sang ayah yang tersenyum. Jiao membawa Akihiko bersamanya dengan kekuatan nya. lalu apakah dia masih bisa melihat senyuman itu jika sang cucu tidak dibawa pulang? Jiao yang melihat takemichi bahagia, tentu saja dia senang.
namun apakah Jiao hanya membawa Akihiko dengan cuma cuma? tentu saja tidak. Jiao mengorbankan sesuatu miliknya yang berharga untuk menukarkan jiwa Akihiko yang telah pergi cukup lama.
yah, sebenarnya Akihiko sudah tiada saat takemichi melahirkan anak nya yang dibawa oleh erza. erza mengambil anak takemichi karena tidak mau jika takemichi mempunyai anak.
Jiao baru mengetahui jika Akihiko telah dibunuh saat anak itu baru lahir ke dunia. Jiao yang mengetahui itu harus menukarkan separuh jiwa peri nya karena ingin membawa jiwa Akihiko yang telah tiada.
jadi Jiao harus menahan rasa sakit sampai satu bulan lamanya. bisa saja Jiao menukarkan sesuatu seperti kekuatan nya, namun dia menukar separuh jiwa nya yang berarti sedikit umur abadi miliknya demi membawa Akihiko bersamanya kembali dan dewa mengizinkan nya.
saat ini takemichi benar benar sangat senang dengan menimang kembali Akihiko. bisa dibilang, takemichi seperti terus memutar waktu dan itu membuatnya harus melatih mental yang saat ini takemichi miliki.
"ayah apakah kau membawa putraku dengan kekuatan mu?" tanya takemichi.
"iya nak, jadi ayo kenalkan dia ke hewan hewan sini agar dia bisa mengenal keluarga kita" ucap Jiao.
"benar kah?" ucap takemichi tidak yakin.
jika memang benar Jiao membawa Akihiko menggunakan kekuatan nya, maka dia seharusnya tidak berada di ruangannya selama itu. lalu apa yang diperbuat ayahnya sehingga membuat takemichi harus menunggu selama itu? takemichi hanya bisa memikirkan apa yang dilakukan oleh ayah angkatnya itu.
__ADS_1
dia sebenarnya sangat curiga dengan Jiao, namun dia juga tidak bisa mengetahui terlalu banyak tentang ayah angkatnya yang menyembunyikan sesuatu darinya.
mereka berdua langsung keluar dan ke hutan menikmati suasana di hutan yang indah dengan banyaknya kupu-kupu hingga hewan lainnya.
tidak terasa sudah 6 tahun takemichi berada disana bersama Jiao. mereka hidup dengan damai, namun tidak dengan orang orang yang menghawatirkan dirinya hingga menimbulkan suatu kejadian dimana menuju kegelapan.
saat ini takemichi duduk disebuah kursi dengan menggendong seekor kucing biru yang lumayan besar dipangkuannya.
seperti yang diatas ini 👆
"mama!!" teriak anak kecil berumur sekitar 5 tahun namun hampir 6 tahun itu.
"iya sayang" ucap takemichi lembut dan menurunkan kucing itu dari pangkuannya.
"mama, jika aku berulang tahun, aku minta nanti bertemu dengan papa ya" ucapnya berbinar.
"tapi kita harus keluar dari hutan sayang, dan jika kita keluar dari hutan, maka kita tidak akan ada perlindungan lagi dari kakek" ucap takemichi.
"mama hiko mohon, hiko mau ketemu sama papa ma" rengek Akihiko kepada takemichi yang menatapnya sendu.
"baiklah, jika itu mau mu, maka kita akan bertemu dengan papa saat hari ulang tahun mu oke" ucap takemichi tersenyum.
sebenarnya takemichi masih belum siap menemui seseorang yang telah bersama dengannya yang pada saat itu takemichi tinggalkan. takemichi menebak pasti saat ini dia sedang masa terpuruknya karena dirinya menghilang.
disisi lain tempat...
seseorang yang saat ini tengah memandangi wajah seseorang disebuah bingkai foto. dia kini mulai meraba bingkaian tersebut. dengan mata kosong didalam mata hitam sehitam malam, jika seseorang bertatap mata dengannya mungkin akan tenggelam Dimata tersebut.
namun lamunan itu buyar saat seseorang mengetuk pintu kamarnya.
"Mikey, saatnya kita melawan anak anak Toman" ucapnya.
"hmm ya" ucapnya lirih.
Mikey akan melawan anak anak toman karena anak anak Toman dan juga dirinya terpecah menjadi dua karena harus ditinggalkan oleh orang yang dia cintai selama ini.
bahkan anaknya yang selama ini menghilang ditambah dengan takemichi yang tiba tiba tidak kembali selama 6 tahunan kini dia semakin kosong.
dia bagaikan raga tanpa jiwa yang hidup, namun dia harus menjalani hidup karena teman temannya menyuruhnya untuk tetap hidup agar jika takemichi kembali dia tidak akan menyesal dikemudian hari.
akhirnya Mikey keluar dengan memakai baju kebesarannya yaitu seragam kanto. mereka langsung bergegas ke tempat pertarungan akan diadakan disana.
"ayo berangkat" ucapnya dengan wajah datar.
"Mikey, apakah kau benar benar akan melawan mereka?" tanya izana dengan seragam kanto juga.
tenjiku bergabung dengan kanto karena izana adalah kakaknya. sedangkan vallhala sendiri bersama Toman, bahkan diketuai oleh Draken dan Brahman sendiri juga bergabung dengan Toman.
kanto sudah digabungi oleh rokuhara tandai dan diketuai oleh Mikey, disisi lain juga Draken mulai memimpin pasukannya.
__ADS_1
dia ingin melawan Mikey dan membawa kembali Mikey karena dia sudah terlalu jauh. akhirnya kedua geng besar akan bertarung di sebuah tempat rel kereta.