
๐happy reading ๐
terlihat pemuda yang tengah duduk diatas ranjang miliknya dan termenung hingga berhari-hari lamanya. dia adalah takemichi yang sudah hampir dari dua Minggu terjebak disana, lebih tepatnya dikurung oleh keluarganya.
kreeeet
terdengar suara pintu terbuka menampilkan seorang paruh baya yang membawakan sebuah nampan berisi air dan makanan untuk takemichi.
"nih makan, kau hari ini akan bertemu dengan pemimpin, dia ingin mempertemukan mu dengan seseorang yang bisa dijadikan sebagai suamimu dimasa depan"
"......."
"cepat habiskan makananmu dan aku akan mempersiapkan segala keperluan mu untuk menemui tamu, lalu kau harus dandan secantik mungkin" ucapnya lagi langsung melangkah pergi.
"haa~h bagaimana ini, aku harap jirou dan yang lainnya mau mencari dan menolongku" ucap takemichi.
disisi mikey.
terlihat disana Mikey yang menimang Akihiko agar tertidur, kakeknya sudah tau dan menerima dengan senang hati karena mempunyai cicit, Emma yang selama ini membantu untuk merawat Akihiko juga telah terbantu selama takemichi tidak ada.
"Mikey kau tak tidur?" tanya izana yang sudah tinggal bersama menggantikan shinichiro sebagai kakaknya.
"aku sedang menidurkan Akihiko, takemichi saat ini tidak ada, jadi aku yang harus menidurkan nya" ucap Mikey memandang kosong ke depan dengan lurus.
"Mikey, takemichi pasti saat ini akan baik baik saja sekarang, kita akan menyelamatkannya dari para orang jahat itu dan mengambil takemichi kembali, sekarang ayo masuk, Akihiko sudah tidur dari tadi" ucap izana.
"ah ternyata sudah tidur ya, aku tidak tau jika sudah tidur" ucap Mikey.
"ha~ah, sudahlah lebih baik kau kemarikan Akihiko, biar aku yang menidurkannya dikamar" ucap izana agak prihatin juga melihat Mikey yang menatap kosong orang orang disekelilingnya itu.
"baiklah ini" ucap Mikey menyerahkan Akihiko dengan pelan.
"haih" Ucap izana menggeleng.
izana meninggalkan Mikey sendiri, lalu terlintas dipikiran nya jika waktu itu takemichi bisa melawan pemimpin dengan berani bersamanya, namun saat ini mereka masih anak anak, jadi dia harus meminta bantuan dari seseorang yang bisa membantunya.
sudah dari dua Minggu lalu Mikey meminta beberapa orang untuk membangun sebuah organisasi, jadi dia bisa menyiapkan persiapan yang matang untuk melawan klan besar seperti hingganbana.
"aku pasti akan membawamu kembali takemichi" ucap Mikey penuh tekad.
disisi takemichi...
saat ini takemichi sedang bersiap siap untuk menemui tamu tersebut, namun takemichi hanya memasang wajah datar disana, bahkan dia tidak tersenyum sedikitpun saat dia didandani seperti seorang wanita walaupun pakai tuxedo warnah hitam.
"tuan muda, silahkan ikuti saya ke ruang pertemuan" ucapnya mempersilahkan takemichi.
"hm" dehem takemichi acuh.
takemichi berjalan melewati lorong-lorong dan sampailah dia disebuah ruangan yang sangat ramai dengan orang orang yang menunggunya.
"ah takemichi, kau sudah sampai? kemarilah duduk disini" ucap erza dengan senyuman diwajahnya tanpa dosa.
tidak menunggu lama takemichi langsung menurutinya dengan muka datar. terlihat beberapa pria yang lebih tua di hadapannya tersenyum mesum saat melihat takemichi.
takemichi menatap orang orang itu dengan tatapan jijik, lalu erza angkat bicara membuat suasana kembali serius.
"ah para tuan tuan, disini tuan muda dari hanagaki ingin memilih suami yang baik, jadi takemichi ayo pilihlah salah satu orang yang kau suka" ucap erza dengan seringainya menatap takemichi.
"terserah pemimpin" ucap takemichi acuh dengan menengok ke arah lain agar tidak membuat nya mual.
"ah jika begitu aku akan memilih tuan Roxy, dia adalah seseorang dari Inggris, mempunyai beberapa saham dan bisa membuatmu tidak lontang Lantung dijalan saat ini, benar kan tuan Roxy?" ucap erza.
"kau benar pemimpin klan, sebuah kehormatan untuk mempersunting seorang anak dari klan hingganbana, apalagi pria yang cantik seperti tuan muda hanagaki takemichi" ucap Roxy tersenyum.
"lihat takemichi, dia adalah seorang yang sangat bisa diandalkan, jadi kau bisa menjadi istri tuan Roxy bila perlu, aku dengar tuan Roxy mencari seorang istri untuk dia nikahi, jadi saya merekomendasikan tuan muda saya untuk anda" ucap erza.
"......." takemichi hanya diam dengan memasang wajah datar disana.
"bagaimana tuan muda, apakah kau mau ku lamar?" ucapnya tersenyum setelah menyentuh tangan lentik milik takemichi.
"terserah" jawabannya ketus.
melihat itu erza hanya tersenyum, akhirnya acara yang membuat takemichi kesal dan jengkel itu sudah berhenti dengan takemichi harus menikah dengan tuan Roxy. orang yang mempunyai kekayaan no dua di Inggris dan umurnya juga lumayan tua dari usia takemichi yang terbilang masih dibawah umur atau belasan.
__ADS_1
setelah itu takemichi langsung digiring kembali menuju ke kamarnya dan kembali di borgol lagi.
tidak lama dari itu, tetua erza yang sekarang sudah berada di kamar takemichi langsung menyuruh para pelayan keluar dari kamar tersebu.
"takemichi..." panggil erza yang memanggil takemichi dengan suara serak.
"hm" jawab takemichi menghadap jendela kamar yang terdapat banyak nya lampu lampu Tokyo walaupun di bawahnya adalah hutan.
"kau tau apa yang kuinginkan bukan, jadi serahkan darah dan dagingmu untuk ku" ucapnya mendekat dan memegang dagu takemichi untuk menatapnya.
"cuih" takemichi meludah ke wajah erza, membuat erza seketika langsung menampar takemichi dengan kuat.
PLAK!!
"aku tidak akan pernah menyerahkan diriku kepada orang serakah dan kejam sepertimu, aku hidup karena kedua orang tuaku yang melahirkan, bukan kau!! bahkan aku tumbuh diluar, bukan diwilayah hingganbana, yang berhak atas semua yang ada didalam tubuhku adalah aku sendiri" ucap takemichi.
"kau... baiklah, aku akan segera menikahkan mu dengan Roxy, jadi tunggu saja dan lihat bagaimana aku akan memeras darah dan dagingmu saat itu juga" ucap erza melangkah keluar kamar dengan bersungut-sungut.
"jangan berikan makan sebelum aku suruh, agar dia tidak ngelunjak menjalani hukumannya" ucapnya lagi saat didepan pintu ada pelayan.
"baik pemimpin" ucap pelayan itu menunduk.
"tunggu pembalasan ku" ucap takemichi dalam hati.
sebulan kemudian.
sudah genap satu bulan takemichi berada disana, tubuh takemichi juga sering sakit-sakitan karena terkadang tidak diberi makan. erza benar benar membuat takemichi disana tertekan lahir batin, takemichi yang sudah tidak tahan dengan semua ini mencoba kabur dengan segala cara.
maka dari itu takemichi merencanakan untuk kabur sebelum pernikahan yang seminggu lagi akan diadakan untuk nya.
"dengan apa aku harus membuka rantai kakiku ini" ucap takemichi menggoyang goyangkan rantai yang menempel dikaki indahnya.
gemercing suara rantai mengelilingi seluruh ruangan, takemichi yang diborgol itu melihat jika dia mempunyai jepit rambut yang membuatnya tersenyum.
takemichi juga menuruni ranjang dan melihat jika jendela kamar tidak terkunci, jadi saat ini mungkin saja dewa keberuntungan berpihak kepadanya.
saat itu takemichi juga mengawasi di bawah sana jika disana adalah hutan, rencana harus berjalan dengan lancar saat ini, bagaimana pun caranya.
takemichi memasuki kamar mandi dan langsung melihat sekitar untuk melihat apakah ada penjaga atau tidak, lalu setelah dirasa aman takemichi langsung memasuki kamar mandi dengan tenang.
setelah beberapa menit berlalu takemichi masih berkutat dengan pekerjaannya, yaitu membuka belenggu itu.
cklek
akhirnya berhasil terbuka dan menyimpan kembali jepit rambutnya disela sela rambutnya hingga tertutup, takut jika tertangkap lagi, maka dia akan melakukan hal yang sama.
saat ini takemichi melihat situasi dan seperti biasa, tidak ada orang yang tau jika dirinya sudah bisa membuka borgol nya. jendela sudah dia buka lebar-lebar dan takemichi parkur seperti pengalamannya di masa dia dikembalikan sebelum diputar ke masa lalu.
jadi walaupun disini takemichi bisa parkur dan membuat dia bisa kabur, namun ranting ranting yang menyayat kulitnya membuat dia kesakitan.
takemichi saat ini tidak memperdulikan itu, dan memilih untuk melanjutkan kaburnya saja.
takemichi berlari dan berlari hingga sampai lah dia di jalan raya walaupun sepi, takemichi tidak perduli, dia terus lari dan lari bukannya dia tidak bisa melawan atau apalah, karena dia masih belum bisa menandingi erza saat ini, apalagi takemichi tidak pernah bertarung seperti dulu waktu dia bersama jiwa gandanya yang bersatu.
"aku berhasil, cepat sampai ke keramaian, aku ingin kembali dan melihat anakku" ucap takemichi ngos ngosan.
takemichi berlari hingga sampailah dia disebuah tempat yang ramai, lalu takemichi segera pergi ke sana. dia cukup familier dengan tempat itu sehingga takemichi menelusuri nya hingga kedalam pasar.
disisi lain.
"ayolah mikey, kau butuh istirahat, kita bisa menemukan keberadaan takemichi tanpa harus membunuh, kasihan Emma, kakek, dan Akihiko yang membutukanmu untuk menjaganya, aku tau kau kehilangan, tetapi kau harus melihat Akihiko saat ini" ucap Draken.
"kenchin, aku benar-benar ingin memusnahkan makhluk itu, aku ingin memusnahkan klan yang telah membuat takemichi sengsara" ucap Mikey yang masih menggendong Akihiko digendongnya dan Akihiko yang terus menatap ke arah lain.
"ma ma ma ma buuu" celoteh Akihiko.
"ada apa? kau kangen mama ya" ucap Mikey.
disisi takemichi berada.
"syukurlah ada mereka, aku akan berhasil untuk keluar dari belenggu itu" ucap takemichi memegang dadanya saat Akihiko menatap dirinya dengan mata polosnya.
"mik....hmmmp" ucap takemichi ingin memanggil Mikey ada yang membungkamnya dari belakang.
__ADS_1
takemichi melihat jika bodyguard yang bertugas menjaga takemichi menatap tajam takemichi, sehingga takemichi menatap benci dengan orang yang menyentuhnya dengan sembarangan.
disisi mikey...
"ma ma ma ma hwaaaaaaaaaaaaa" celotehnya dan langsung dibarengi tangisan bayi saat Akihiko melihat takemichi menghilang disana.
Akihiko menangis sambil menunjuk arah yang Mikey sendiri tidak tau ingin apa bayi yang ada di gendongan nya tersebut, sehingga Mikey mengikuti naluri bayi itu di saat Akihiko menunjuk ke arah tersebut.
disisi takemichi...
"hmmmmp Crouch" takemichi menggigit tangan yang membungkamnya lalu menendang masa depan laki laki itu.
"arrrgh" keluhnya.
"Mikey kun!!!" teriak takemichi sambil mengganjar orang itu.
"takemichi!!?" ucap Mikey mencari dimana takemichi berada saat dia mendengar suara takemichi yang berteriak.
"jirou disini, akh!!" ucap takemichi merintih karena dia terjatuh saat kakinya di cekal oleh laki laki yang menjaganya.
"mau lari kemana kau j*lang!!" geramnya.
"lepaskan" ucap takemichi menendang wajahnya dan berteriak terus memanggil Mikey.
"kenchin itu suara takemichi, aku titip Akihiko sebentar!" paniknya.
"argh dasar j*lang"
bugh
melihat takemichi yang dipukul oleh seseorang langsung saja Mikey menghajar orang yang telah membuat takemichi seperti itu.
semua orang difestifal maupun teman temannya Mikey melihat Mikey yang berkelahi memukuli orang tersebut hingga tak sadarkan diri.
"jirou cukup!!" ucap takemichi memeluk Mikey dari belakang karena Mikey yang mengamuk.
Mikey yang dipeluk dari belakang langsung memutar badannya dan memeluk lebih erat takemichi.
"hiks...hiks...hiks...jirou...aku takut" ucap takemichi serak karena menangis.
"tenanglah sayang, disini ada aku, oke aku akan menjagamu hingga kita bisa melawan klan brengsek itu" ucap Mikey semakin mengeratkan pelukannya sambil mengecup kepala takemichi yang gemetar.
"Mikey apa yang harus kita lakukan dengan orang ini?" tanya kazutora.
"kalian bawah ke markas dan ikat dia, bila perlu, rantai hingga tenggorokannya putuspun aku tidak keberatan" ucap Mikey yang membuat semua orang disana langsung bubar.
"jirou aku sangat lelah, bolehkah aku tidur?" ucap takemichi langsung pingsan dengan wajah pucat.
"takemichi!! takemichi bangun! sayang bangun!!!" ucap Mikey panik dan langsung membawa takemichi bersamanya.
yang lain halnya mengikuti, lalu Akihiko yang melihat dengan polos hanya melihat mamanya yang digendong.
.
.
.
.
.
.
to be continued.
hwaa akhirnya selesai, aku bikin cerita lumayan panjang kan, jadi ceritanya akan end kalo gini terus.
yaudah deh biarin, nggak ada yang ngelarang kan๐? aku mau bikin sepanjang mungkin kalo bisa hehe.
bonus
__ADS_1
duda anak kembar nih, siapa yang mau sebelum dibungkus sama yang lain.