Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)

Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)
episode 36


__ADS_3

happy reading



sebagai seorang yang bisa diandalkan, takemichi saat ini tengah berada di tempat dimana dia ada sungai tempat dia bertemu Reina. dia ingin membantu Jiao yang saat ini tengah tidak baik baik saja.


takemichi mengucapkan sebuah kata dan berdoa. hingga beberapa hari berada disana, berpuasa dan juga menunggu sebuah petunjuk jika dia membutuhkan bantuan dari seseorang.


pemanggilan, itulah yang dia lakukan saat ini. takemichi diam dan menunggu hingga sampai dua Minggu lamanya. namun tidak juga ada petunjuk akan adanya dia datang menghadap takemichi.


takemichi masih setia menunggu sambil berdoa, hingga sesuatu muncul dari udara dan membentuk seorang wanita cantik dengan tersenyum disana.


"ada perlu apa kau memanggilku anak manusia?" tanyanya dengan senyuman.


"ne Dewi Selena, aku ingin menyembuhkan jiwa ayah angkat ku. apakah kau bisa memberikan aku petunjuk agar aku bisa mencari dimana obat untuk ayahku" ucap takemichi memohon dan bersimpuh.


hanya senyuman hangat disana dengan memandang wajah ayu takemichi. Dewi Selena langsung berkata...


"bisa saja, namun kau harus mengorbankan umurmu sebagai gantinya. atau kau juga bisa mengorbankan nyawa musuhmu, itu pun jika kau tega melakukannya" ucap Dewi Selena.


"apakah boleh seperti itu? apakah aku boleh mengorbankan umur dari musuhku yang paling jahat?" ucap takemichi.


"jika kau mau juga tidak apa apa, itu tergantung pendapat mu. bahkan jika kau mau, kau bisa mengorbankan nyawa milik musuhmu untuk menambah umurmu menjadi abadi" ucapnya.


"tidak perlu seperti itu, aku akan mengorbankan sedikit umurku untuk ayahku, aku tidak ingin memberikan umur yang kotor untuk bersatu dengan jiwa suci ayahku" ucap takemichi.


"lalu bagaimana caranya aku melakukannya?" ucap takemichi lagi.


"aku akan menstranfer pikiran ku untukmu, mungkin ini akan sedikit sakit" ucapnya.


"baiklah" ucap takemichi penuh tekad.


setelah memberikan ingatan tersebut, akhirnya takemichi mulai mengerti dengan ingatan itu.


cara untuk mengorbankan umurnya adalah, dengan cara dia harus menyambung benang merah yang ada didepannya. menyambung beberapa bagian benang putih yang ada didalam benang merah.


disana akan ada umur yang akan disambung menggunakan umur yang akan dikorbankan dan jiwa yang sudah terkoyak akan diperbaiki oleh benang tersebut.


ibaratkan merajut kembali baju yang terkoyak itu. jika takemichi harus mengorbankan umurnya untuk diberikan kepada Jiao, umur takemichi juga akan berkurang.


kini takemichi tau, jika takemichi harus menyambung kembali benang milik ayahnya dan mengganti kan benang putih miliknya. setelah selesai, benar yang takemichi berikan akan mengobati jiwa Jiao yang sudah terkoyak.



Dewi Selena, atau bisa disebut sebagai Dewi bulan.


setelah takemichi menemui Dewi Selena, dia mulai mengerjakan tugasnya untuk membuat Jiao kembali seperti semula. namun saat takemichi kembali, dia dikejutkan dengan Jiao yang sedikit demi sedikit menua.


takemichi yang melihat itu mulai sedih dan menangis. dia sangat sedih karena Jiao harus mengorbankan sesuatu miliknya yang berharga. yaitu, keabadian nya untuk membawa Akihiko kembali demi dirinya.


takemichi yang sudah berdiam diri cukup lama mengamati Jiao langsung saja ke kamarnya untuk melakukan apa yang akan dia lakukan untuk Jiao.


setelah memasuki kamar, takemichi mulai melihat banyaknya benang didepannya. ada benang merah hingga kuning pun ada. benang yang akan disambungkan dengan benang yang telah putus akan di perbarui dengan benang milik takemichi.

__ADS_1


kini takemichi mulai melakukannya dan menahan rasa sakit yang ada. takemichi memang masih muda, namun dia juga harus mengorbankan umurnya untuk sang ayah agar dia bisa kembali menjadi abadi lagi.


"ugh aaaargh sakit sekali...aku tidak tahan..." ucap takemichi kesakitan.


"tidak boleh...aku tidak boleh menyerah, aku menginginkan kesembuhan ayah...aku harus kuat" ucap takemichi kembali bangkit.


3 Minggu kemudian...


kini takemichi mulai terkulai lemas karena telah selesai menyambung benang Jiao dengan miliknya. setelah itu takemichi ke kasur dan menidurkan tubuhnya yang sudah kehabisan banyak energi itu.


disisi Jiao kini, dia kembali seperti sedia kala. namun selama dia tertidur dalam 3 Minggu ini, Jiao tidak pernah menemui takemichi. Jiao mungkin akan ke kamarnya dan melihat anaknya itu.


namun ada sedikit kekhawatiran didalam dirinya saat ini. Jiao yang telah merasakan jika tubuhnya kembali abadi, kini langsung cepat cepat menemui anaknya itu.


terlihat jika takemichi tengah tertidur pulas disana. namun takemichi tidak tidur dengan tidur bisa, melainkan tidur mungkin koma.


sesuatu yang sakit di dadanya setelah melihat takemichi tertidur. kini Jiao mulai mengelus kepala takemichi yang tertidur itu. dia sangat menyesal karena telah membuat takemichi seperti ini. mungkin demi dirinya, seseorang memberi tahu nya jika harus mengorbankan sesuatu yang setimpal untuk membuatnya kembali abadi.


"nak...aku tidak menginginkan ini, namun kenapa kau bisa mengorbankan nyawa mu jika kau tidak kuat? tolong jangan tertidur terlalu lama, ayah tidak bisa melihat mu seperti ini nak" ucap Jiao meratap.


"ayah...." lirih takemichi saat mendengar suara ayahnya yang menangis.


"nak...kau bangun?" ucapnya senang.


"ayah kenapa jadi cengeng? hehehe apakah aku menyakiti ayah?" lirih takemichi yang masih tersenyum.


"tidak nak...ayah menangis karena sakit melihat mu yang seperti ini" ujar Jiao bergetar karena menahan tangisannya.


"ayah kau jangan menangis ya, tolong jaga hiko dan aku mengantuk...aku ingin tidur" ucap takemichi.


"aku kan sudah bilang jika ayah tidak boleh menangis, nanti ayah bisa malu saat bertemu cucumu loh" ucap takemichi tersenyum dan tertawa.


"ish sudahlah, ayah akan menemanimu disini selama pemulihan mu, jadi kau tenang saja ok" ucap Jiao.


disisi lain...


pyaaaar...


"ada apa?" ucapnya panik.


"nak apakah kau tidak apa-apa?" tanyanya khawatir.


"mama!!" teriak seorang anak kecil.


"hiko sayang, ada apa nak?" ucapnya khawatir.


"papa mama kenapa pa? hiko merasakan jika mama sakit!!" ucap Akihiko mulai mewek.


"apa? memang kenapa dengan mama?" ucap Mikey semakin khawatir.


apalagi saat Akihiko tiba tiba menangis saat ini. dia tentu saja tidak tau apa yang terjadi pada takemichi saat ini.


"hiks...hiks...hiks...huhuhu mama!" ucapnya menangis.

__ADS_1


tok


tok


tok


"iya! tunggu sebentar!!" teriak Mikey dari dalam.


"Emma, tolong kau bukakan pintu!" teriak Mikey.


"bentar!!" ucap Emma.


akhirnya Emma langsung membukan pintu dan terlihat izana dengan seseorang dibelakangnya.


"eh izana, siapa dia?" tanya Emma bingung.


"oh katanya mau bertemu Mikey" ucap izana.


"kakek!!!" teriak Akihiko saat melihat siapa yang datang.


dan ternyata itu adalah Jiao yang saat ini ingin menemui Mikey dan akihiko.


"hiks...hiks...hiks...ada apa dengan mama kek? apakah mama baik baik saja?" ucap Akihiko.


Jiao menundukkan dirinya agar seimbang dengan tubuh Akihiko yang kecil itu. kini Jiao tersenyum sendu dan mulai memeluknya cucunya yang tengah sesenggukan.


"hiko harus sabar ya nak...mama sekarang sedang istirahat, kakek yang akan menjagamu saat ini" ucap Jiao menitikkan air mata saat mengingat takemichi yang dia letakkan disebuah peti mati.


Jiao bertanya ke Selena, dan perkiraan jika takemichi terbangun akan sangat lama hingga memakan waktu yang lama.


Jiao menemui Selena dan meminta penjelasan tentang semua hal yang tengah takemichi lakukan selama ini. kini takemichi yang sudah tertidur mungkin akan koma selama yang takemichi butuhkan untuk mengembalikan energi yang terpakai atau bisa dibilang menumbuhkan sesuatu yang takemichi butuhkan.


"hey apa maksudmu tentang takemichi sedang beristirahat? apa yang terjadi?" ucap Mikey tidak sopan.


"papa kata mama, kita harus lebih sopan kepada orang yang lebih tua" ucap Akihiko.


"hah?"


"apa maksudnya sayang?" tanya izana.


"kakek Jiao itu sudah tua, hanya saja dia itu terlihat sangat muda karena kakek Jiao dari dulu sudah seperti itu. bahkan mama yang membesarkan adalah kakek, jadi jika bukan ayah mama terus siapa lagi?" ucap Akihiko.


"hah? jadi kau ayah mertua ku?" ucap Mikey terkejut.


"dasar anak muda jaman sekarang, taunya hanya memaki dan tidak tau sopan santun" ucap Jiao.


"maafkan kami ayah mertua, kami tidak tau jika kau adalah ayah takemichi" ucap Mikey.


"nak, jika Akihiko aku yang membawanya, maka takemichi tidak akan menjadi seperti ini" ucap Jiao menyendu.


"apa yang terjadi dengannya? apakah dia terluka sangat serius?" ucap izana.


"dia...saat ini tengah menjalani pemulihan, jadi aku yang akan menemani Akihiko disini. sementara waktu ini, dia akan menjadi sekuntum bunga yang akan diperbarui" ucap Jiao. yang kurang dimengerti oleh ketiga orang itu.

__ADS_1


"maksud kakek, mama saat ini akan tertidur sangat panjang seperti beruang?" ucap polos Akihiko.


"yah, seperti itu nak" ucap Jiao mengelus kepala Akihiko.


__ADS_2