
happy reading
angin berhembus menerpa keempat orang itu dan kini mereka diam dengan memandang wajah peri jiwa yang memberikan sesuatu yang berharga bagi Akihiko yang masih kecil.
Akihiko anak yang mampu membaca fikirkan seseorang, sehingga Akihiko akan tau maksud dan tujuan orang orang disekitarnya. apakah kalian mengingat sebelum Akihiko dan keluarga kecilnya telah tiada dan terlahir kembali? Akihiko yang selama ini diurus oleh Nathalia mempunyai kemampuan khusus.
dia mampu membaca pikiran seseorang dan juga mampu menguasai semua bahasa dari negara lain. dikatakan jika Akihiko mempunyai otak cerdas dan jenius.
jika saja Akihiko tidak mati bersama Mikey, mungkin Akihiko saat ini sudah berjaya karena sukses. dia tidak hanya mampu menguasai berbagai macam bahasa, namun juga memiliki bela diri yang kuat karena Nathalia melatihnya saat dirinya berumur 3 sampai saat umur 5 tahun.
kembali pada saat ini.
takemichi terbelalak saat putranya diberi sesuatu yang bahkan dulunya merupakan suatu kejadian dimana dirinya dan putranya menderita hingga akhirnya dia mati kecelakaan.
"i-ini..."
"Jiao kau tidak bercanda bukan? aku belum pernah meminta apa pun kepadamu" ucap takemichi.
"ini hadiahku untuk putra mu, jadi nikmatilah hidup mu dan jangan sampai waktu terputar kembali" ucap Jiao.
"t-terima kasih Jiao, aku tidak bisa membalas apa yang kau lakukan selama ini, bahkan dulu aku kau rawat dengan penuh kasih sayang" ucap takemichi tersenyum sendu.
"sama sama Michi, apakah kau mau ke tempat ku? kita akan makan makan menikmati suasana sore disana" ucap Jiao.
"hiko mau Jiao!!" ucapnya riang.
"baiklah ayo cepat gandeng tangan ku cepetan" ucap Jiao.
"hahaha" tawa Akihiko dan menggandeng tangan lembut Jiao.
mereka berjalan dan saling berbincang. sesampainya disana mereka langsung terkagum akan keindahan istana milik Jiao.
jika dilihat dari dekat 👆
jika dilihat dari jauh👆
"wah indah sekali" gumam takemichi.
"aku mau melihatnya dan bermain disana!" ucap Akihiko melompat lompat.
"apakah kita tidak apa apa jika kesana Jiao?" tanya takemichi.
"tidak apa apa Michi chan. istana itu adalah milikku, jadi tidak ada yang tau selain aku, kau tidak perlu khawatir tentang apakah ada penjagaannya atau tidak, yang penting kalian masuk bersama ku bukan?" ucap Jiao tersenyum.
"ayo aku sudah tidak sabar ma" ucap Akihiko.
"haih jangan lari lari sayang!!" ucap takemichi sedikit berteriak.
"iya maaaa" teriaknya.
mereka berjalan masuk dengan diiringi guguran guguran bunga sakura yang indah. terlihat jika takemichi tersenyum dibawah sinar rembulan dan dibarengi guguran sakura yang indah membuat takemichi semakin indah akan paras cantik nya.
wajah yang terlihat sedikit lelah dan dibarengi wajah yang cantik, kini membuat kedua orang yang melihatnya sungguh terlihat terkagum akan keindahan yang ada didepannya itu.
takemichi yang seharusnya dari kecil mendapatkan kasih sayang dari keluarganya kini telah tumbuh menjadi seorang ibu yang bertanggung jawab atas semua masalah.
tentang sekolah hingga mengurus keluarga baru nya yang sudah menerimanya beberapa tahun ini. membuat takemichi sangat bersyukur atas semua kami sama berikan untuknya.
kini takemichi terlihat semakin cantik dibawah sinar rembulan malam yang indah, menambah keindahan malam saat takemichi tersenyum lembut akan semua kejadian yang sering menimpanya.
sesosok tubuh yang terlihat tangguh namun sebenarnya rapuh itu tetap menjalankan tugasnya sebagai seorang ibu yang memang itu sudah tugasnya.
keindahan yang terlihat dikedua orang yang kini sedang terdiam membuat mereka tau akan kekuatan dalam diri takemichi. walaupun dia mencoba untuk menjadi iblis, namun dia adalah tetap seorang malaikat yang sangat baik hati.
sesosok makhluk yang mungkin terjatuh dari langit dan ingin menenangkan dunia agar semua orang bisa hidup berdampingan tanpa adanya pembuatan yang tercela.
mereka yang masih belum tau akan malaikat yang satu ini mungkin akan selalu meremehkannya, dia mampu meratakan seisi keluarga nya jika mau. dia mampu membuat keluarga nya mampu menekan akan perusahaan yang sudah di klaim oleh pemimpin nya.
__ADS_1
seseorang yang sangat terobsesi Tetang dirinya mampu membuat semua keluarga hanagaki mencarinya. itu sangat membut dirinya merasa sangat istimewa.
saat takemichi ingin mendudukkan dirinya diatas batu dibawah pohon sakura dan menikmati malam panjang lalu mengistirahatkan tubuhnya yang sering digunakan untuk melawan bahkan mengurus semua orang dikelurga Sano kini dia daratkan pantatnya disebuah tempat itu.
"chichi semangat ya" ucap Shiro tersenyum.
"terima kasih" ucap takemichi tersenyum.
"aku tau kau pasti bisa menghadapi semua rintangan ini, jika kau mau akan membantumu" ucap Jiao.
"Jiao kau seperti orang tuaku, aku sangat bersyukur atas segala yang kau lakukan padaku. saat itu aku hanyalah anak anak yang tidak tau apa apa, bahkan aku dulu sangat rapuh akan kasih sayang keluarga. padahal kau dulu sangat tulus menjagaku, namun aku malah waspada terhadap mu karena aku tidak ingin dikhianati lagi" ucap takemichi tersenyum sendu.
"aku tau itu, jadi lebih baik kita susul Akihiko yok, entah lari kemana dia saat ini" ucap Jiao.
"hm iya"
flashback
pada saat takemichi kecil dulu setelah kejadian dimana dirinya telah membunuh pelayanannya sendiri hingga tetua yang walaupun tidak penting, dia langsung kabur dan menghilang dari dunia atau lebih tepatnya kota.
saat itu takemichi berjalan kesebuah hutan yang sangat lebat dan menyeramkan, dia berencana untuk berjalan lebih dalam karena mungkin disana ada sebuah tebing untuk diloncati.
takemichi yang sudah sangat kecil dan rapuh menangis dan hanya bisa menangis. dia sampai berpikiran untuk bunuh diri karena dia sekarang sendirian.
kakak yang selama ini berada di dalam klan walaupun baik, dia tidak pernah berada disana. sedangkan disisi lain teman sekaligus sahabatnya telah tiada.
dia saat ini menginginkan kematian dan berharap jika terlahir kembali bisa berada dalam keluarga yang hangat dan harmonis. dia tidak memerlukan keluarga besar dan kaya, cukup hidup berkecukupan dan mempunyai keluarga yang hangat serta kasih sayang yang melimpah.
takemichi semakin dalam memasuki hutan, namun anehnya ada seekor serigala dan hewan buas lainnya tetapi mereka seperti memberikan jalan kepada takemichi.
dia juga sempat bingung dengan hewan buas tersebut, namun dia tidak perduli dengan semua itu dan memilih tetap masuk ke dalam.
saat dirinya lebih dalam masuk ke dalam, dia melihat pemandangan indah yang sangat membuat takemichi terkagum.
dia yang sudah putus asa dengan kehidupan memutuskan untuk berbaring direrumputan dan memandang langit biru tidak berawan. dia menangis dan meratapi nasibnya sendiri yang sangat menyedihkan.
namun sesuatu tiba tiba berada di depan wajah nya. seseorang mengintip apakah takemichi masih hidup apa tidak karena banyaknya luka dan lebam diwajahnya serta tubuhnya.
"hey siapa kau bocah?" tanyanya.
"hm kau yang siapa? kau telah memasuki kawasan ku kau tau?" ucapnya menatap takemichi tajam.
takemichi yang ketakutan menangis dan mencoba untuk melarikan diri karena takut jika dirinya dalam masalah.
"hey kau!! jangan lari!!" ucapnya berteriak.
orang itu menangkap tangan takemichi hingga tidak bisa melarikan diri lagi. takemichi yang memang sangat ketakutan menangis dan mencoba memberontak dalam cekalan orang itu.
"hey kau diamlah dan jangan lari lagi, aku bukan orang jahat!!" ucapnya.
"b-benarkah?" tanya takemichi yang masih gemetaran.
"ya dan kau bisa diam sekarang" ucapnya.
"dan perkenalkan dirimu sekarang juga" ucapnya lagi.
"na-namaku hanagaki takemichi dan kau?" ucap takemichi.
"aku adalah peri jiwa, namaku Jiao lao yan, mulai sekarang kau akan tinggal disini. bukankah kau kabur dari rumah saat ini?" ucap Jiao.
"y-ya aku kabur dari rumah, bahkan aku telah membunuh keluarga ku yang selama ini telah menyiksaku, aku sekarang sudah menjadi penjahat" ucap takemichi menunduk dengan air mata yang berlinang.
"kau tenang saja, aku akan merawatmu sementara waktu ini, dan kau sekarang tinggal bersama ku disana" ucap Jiao.
"benar kah?" tanya takemichi.
"ya dan sekarang kita adalah keluarga" ucap Jiao.
"terima kasih" ucap takemichi tersenyum lembut.
takemichi akhirnya memasuki istana dan membuatnya semakin terkagum, namun tidak dengan berjalan melainkan menghilang dari sana dan berganti langsung berada di istana.
__ADS_1
mereka akhirnya tinggal disana berdua layaknya keluarga.
1 tahun kemudian
terlihat seorang anak kecil yang berlarian disebuah taman namun dalam hutan. anak kecil itu bermain bersama hewan hewan buas yang saat ini tengah bersantai di bawah rindangnya pepohonan.
"Michi chan, kemari lah" ucap seseorang melambai.
"Jiao ayo coba kemari kejar aku" ucap takemichi yang tengah tertawa.
"bocah kau jangan nakal ya" ucap Jiao tersenyum tipis.
"hahaha Jiao lambat, ayo kemari dan coba tangkap aku kalo bisa" ucap takemichi tertawa.
"anak nakal" ucap Jiao berlari mengejar takemichi yang berlarian.
"hahaha Jiao ayo tangkap aku!!" ucap takemichi dalam sela tawa nya.
mereka berlarian hingga siang telah tiba, mereka berdua seperti kupu kupu yang berterbangan hinggap di sekuntum bunga.
paras dari sang peri yang sangat menawan ditambah dengan seorang anak kecil yang imut, jika ada orang yang melihat mereka berdua akan langsung terpikat dengan kedua sosok tersebut.
Jiao duduk disebuah batu besar dengan takemichi yang merangkai bunga sebagai mahkota. takemichi yang tersenyum memasangkan mahkota bunga itu dikepala Jiao dan itu membuat Jiao tersenyum lembut.
Jiao memangku tubuh kecil takemichi dengan disinari cahaya matahari yang tidak terlalu panas. mereka bagai sebuah dewa yang turun dari kahyangan.
Jiao yang sangat senang akan manusia yang ada dipangkunya bersyukur karena kami sama tidak membiarkan nya kesepian lagi walaupun hanya beberapa tahun.
hingga pada suatu hari mereka yang mulai tersenyum memandang satu sama lain.
membuat janji agar tidak saling melupakan satu sama lain.
hingga 10 tahun kemudian takemichi di kembalikan ke tempat dia harus menjalankan kewajibannya sebagai manusia yang bersosialisasi dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.
takemichi dibekali sebuah uang dan juga tempat tinggal untuk ditinggali olehnya. tidak lupa takemichi juga didaftarkan disebuah sekolah untuk dia menimbah ilmu.
selama takemichi berada disana dia yang tidak pandai dalam bertarung terus berada dalam situasi yang sering babak belur, hingga akhirnya dia bertemu dengan Mikey setelah itu takemichi menjadi temannya.
disaat itulah takemichi selalu berjuang untuk semua orang yang ada disekitarnya.
flashback off
takemichi yang lelah mencoba untuk tidur dikamar nya dahulu. dia sudah lelah karena dari tadi terus bermain dengan Akihiko. dia merebahkan tubuhnya dan tertidur hingga pagi tiba.
skip
dering telepon berbunyi dan membangunkan sesosok makhluk diatas tempat tidur tersebut. takemichi mendudukkan dirinya dan mulai mengangkat telfon tersebut hingga suara seseorang membuat nya langsung terbelalak.
"kau ada dimana?" ucapnya dengan nada beratnya.
"eh Mikey kun? ada apa ya hehe" ucap takemichi tertawa canggung.
"pulang sekarang takemichi, kau ada dimana saat ini?" ucap Mikey.
sepertinya Mikey sedikit marah karena takemichi tidak pulang. apalagi dia membawa Akihiko bersamanya.
"baiklah tunggu aku sebentar" ucap takemichi ciut.
"Michi chan apakah kau sudah bangun?" ucap Jiao dari luar dan masuk kedalam menggandeng Akihiko
"ssstt jangan berisik" ucap takemichi memelankan suara nya.
"takemichi siapa itu?" ucap Mikey yang mungkin sekarang dia sedang marah.
"i-itu..."
"beri tahu lokasimu dimana sekarang, aku akan menghampirimu saat ini juga" ucap Mikey dengan nada dingin.
"tapi Mikey kun, kau tidak akan yakin jika kesini" ucap takemichi.
__ADS_1
"Halah cepat aku nggak mau tau sekarang juga" ucap Mikey kekeh.
"haih baiklah" pasrah takemichi.