Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)

Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)
episode 8


__ADS_3

sudah beberapa hari takemichi terus muntah muntah dan itu membuat mikey khawatir tentang keadaan takemichi. bahkan takemichi hanya mengeluarkan cairan putih dari mulutnya yang artinya perut takemichi sudah kosong karena terus muntah muntah.


"takemichi apa kau baik baik saja?" ucap mikey mengetuk pintu kamar mandi


takemichi tidak menjawab karena terus muntah muntah. perutnya mual, pusing, dan badannya panas dan itu membuat seisi rumah panik karena takemichi sering pingsan. bahkan takemichi tidak mau ke dokter karena takut disuntik katanya, padahal selama ini takemichi tidak pernah takut apa pun masa sama jarum suntik takut. terkadang takemichi hanya ingin sendiri dan keluar sendiri tanpa pengawalan siapa pun.


"Michi ayo minum obatnya ya" ucap Natasha berlari mengejar takemichi


"aku tidak mau nee Chan, jika kau mau kau saja yang minum" takemichi


"ini sirupnya rasa strawberry loh masak kau tidak mau, ayo takemichi sayang diminum ya supaya cepat sembuh" ucap Nathalia yang membekap takemichi seperti sedang menyuruh anaknya untuk meminum obat


"nee Chan Michi ga mau hwaaaaa Michi ga mau" teriak takemichi sedangkan para petinggi disana menahan tawa karena tingkah laku takemichi dan Natasha yang menyuruhnya meminum obat.


"biar aku coba Natha nee" ucap kakucho mengambil sirup obat dari tangan Nathalia


"hiks kaku Chan Michi nggak mau minum itu" ucap takemichi memohon dengan wajah Yang sudah dipenuhi air mata dan membuat orang orang disana tercengang karena keimutan takemichi, bahkan ada yang mimisan. kenapa semakin hari semakin dewasa wajahnya malah mirip bayi sih.


"ugh aku tidak kuat" ucap ran memegangi hidungnya

__ADS_1


"jika aku punya anak, aku ingin seperti takemichi" rin


"dia seperti bayi yang meminta mainan" Hanma


"dia sangat KAWAIII!!!" sanzu


"kangen inupi" Koko


"peletnya takemichi gak main main" kakucho


akhirnya Mikey turun tangan untuk memaksa takemichi untuk meminum obatnya. Mikey meminum obat itu lalu meminumnya ke mulut takemichi dan Mikey sesekali bermain dengan lidah takemichi.


beberapa hari takemichi sudah sembuh total dari demamnya dan itu sudah membuat seisi rumah selalu kejar kejaran dengan takemichi karena tidak mau meminum obatnya. takemichi juga bingung, kenapa dia bertingkah seperti itu? padahal dia sangat dewasa dan tidak pernah kekanak Kanakan seperti dulu. perutnya juga seperti ada yang mengganjal. lalu takemichi memutuskan untuk ke dokter untuk periksa keadaan nya.


"tenang ya tuan, tuan tidak apa apa karena usia kandungan tuan masih sangat mudah. memang jarang sekali ada laki laki istimewa yang bisa hamil seperti anda jadi tolong dijaga ya kandungannya tuan agar tidak terjadi apa-apa" ucap dokter itu tersenyum


"apa hamil" ucap takemichi ngelag


"iya tuan anda sedang hamil, usia kandungan anda sekitar 2 mingguan" dokter

__ADS_1


"aku hamil?" takemichi


"iya selamat ya tuan anda hamil"


"ini hasil pemeriksaan anda dan saya akan membuatkan resep untuk anda tebus di apotik rumah sakit" ucapnya lagi


"terima kasih dokter" ucap takemichi menjabat tangan dokter


"sama sama tuan"


takemichi keluar dari ruang pemeriksaan dan menuju ke tempat penebusan obat. setelah itu takemichi keluar dari rumah sakit dan menatap kertas ditangannya itu. takemichi tidak menyangka dia bisa hamil juga. berarti tingkah laku takemichi selalu dua Minggu ini karena si jabang bayi yang ada diperutnya ini dong. senyum terukir diwajah manis nan ayu itu dan betapa senangnya ia jika mempunyai seorang bayi nantinya.


"jadi seperti ini ya rasanya mengandung" ucap takemichi sambil mengelus elus perutnya yang datar


"baik baik disana ya nak mama menyayangi mu"


"kenapa aku tiba tiba ingin tawuran ya, tapi tawuran sama siapa? disini gak ada geng lain huh" ucap takemichi cemberut


"pulang aja deh terus beri tau manjirou tentang kabar bahagia ini dan aku akan pergi lagi untuk mencari preman, ide bagus" ucap takemichi bahagia

__ADS_1


setelah sampai di mansion milik nya takemichi tidak melihat orang disana. mungkin saja mereka belum pulang pikir takemichi. takemichi masuk ke kamarnya dan meletakkan surat itu diatas meja.


"ok saatnya untuk bersenang senang" ucap takemichi gembira


__ADS_2