
happy reading
"Mikey kun, jangan bilang kalok Akihiko anak kita" bisik takemichi pelan yang diangguki sang suami.
"iya pak, bapak nggak percaya nih, ini itu anakku" ucap Mikey yang dideliki oleh ketiga orang disampingnya.
"kapan dan dimana pacarmu melahirkan anakmu?" ucap guru tersebut.
"hehe bukan pacar, tapi Tante aku yang dari jauh pak" ucap Mikey.
"owalah anak keponakan toh" ucapnya tersenyum lega.
......................
......................
......................
setelah beberapa jam berbincang disana menemani anak anak, mereka memutuskan untuk pulang.
takemichi mendorong kereta bayi dan Mikey menggendong Akihiko dengan selendangnya. takemichi berbincang-bincang dengan mesrah saat akan pulang.
hari semakin sore, jadi takemichi dan yang lainnya juga sudah pulang dari taman jadi berjalan kaki menuju rumah masing-masing.
saat diperjalanan pulang takemichi melihat jika hanma sedang mengejar ngejar kisaki yang ketakutan hingga berkeringat dingin, saat kisaki melihat takemichi, kisaki langsu berlindung dibalik punggung takemichi dan meminta pertolongan.
"Ki kau kenapa?" tanya takemichi.
"chi tolong chi hanma gila!!!" ucap kisaki histeris.
"hah"
"Ki aku bakalan pelan pelan!!!" ucap hanma.
"nggak mau!!!" teriak kisaki histeris.
"hey jangan berteriak di depan bayi ku, kalian ini apa apaan sih" ucap Mikey yang melihat kedua orang itu berkejaran mengitari takemichi dan Mikey.
"udah udah, kalian ini kenapa sih, hey kenapa mengabaikan ku!!?" ucap takemichi yang langsung saja menendang hanma yang mengejar kisaki.
"aku bilang sudah ya sudah, kenapa kalian sama sekali tidak mendengarkan!!" ucap takemichi meninggikan suaranya.
"chi kok kau tendang hanma sih!?" ucap kisaki membantu hanma berdiri.
"jika kau perduli, bersama saja tidak apa apa, lalu jangan mengganggu bayi ku. kalian cepat selesaikan masalah kalian, jangan seperti anak kecil" ucap takemichi menghela nafas lelah.
"iya iya maap" ucap kisaki cemberut.
"Ki walaupun kau tidak mau aku menjadi kekasihku, tapi tolong beri aku waktu untuk membuatmu jatuh cinta padaku Ki, aku janji bakal setia padamu" ucap hanma memegang kedua tangan kisaki.
"......."
"aku janji ki" ucapnya lagi.
"hmm baiklah, jika kau membuatku takut lagi, jangan salahkan aku jika aku akan pergi jauh darimu" ucap kisaki.
......................
__ADS_1
......................
......................
setelah perdebatan itu, mereka pulang ke rumah masing-masing, takemichi tersenyum saat kisaki mulai menerima hanma jika hanma mencintainya, walaupun kisaki masih belum muve on, kisaki tetap akan menerima hanma si zombie itu.
setelah takemichi dan Mikey sudah sampai di depan rumah, mereka melihat jika didepan sana sudah banyak orang yang berkumpul. mereka main ke rumah takemichi karena ingin menemui Akihiko, karena sudah lama tidak bertemu.
"Yo, kalian sudah datang!?" ucap Draken.
"ah iya, kalian sedang apa disini?" ucap takemichi.
"kami mau main, mau liat anak kalian" ucap chifuyu.
"eh kenapa juga liat liat" ucap Mikey memeluk Akihiko didalam pelukannya dengan erat.
"ayolah, jangan pelit, dia juga keponakan kami Lo" ucap hakkai.
"haih baiklah, aku akan memandikannya dahulu, karena tadi kita bertemu mitsuya yang lagi jalan jalan bersama adik adiknya" ucap Mikey memasuki rumah.
"oh baiklah"
"memangnya kalian tadi habis ngapain?" tanya Draken.
"kami tadi sedang menemani anak kami jalan jalan ke taman sehabis belanja kebutuhan, jadi jirou yang punya banyak waktu menemani kita untuk berjalan-jalan ditaman" ucap takemichi.
"wah kalian seperti seorang suami istri ya, bahkan aku saja yang bersama Emma tidak seperti kau" ucap Draken.
"iya, eh apa kalian tau? setelah mempunyai anak harus mempunyai surat surat lengkap Lo" ucap pah cin.
"ya benar, kalian harus bisa mempunyai surat surat penting untuk masa depannya" ucap pehyan.
"ya smiley, kau benar, bahkan kami saja akan membuka warung terus baru menikah" ucap angry.
"emang kau akan menikah dengan siapa?" tanya baji.
"ya nggak tau lah" ucap angry dengan menaikkan pundaknya.
"iya aku tau itu, tetapi aku seperti ini itu terpaksa" ucap takemichi yang sudah duduk di sofa nya.
"memang terpaksa kenapa?" tanya chifuyu.
"kalian tidak perlu bertanya lagi. nih katanya mau main sama aki" ucap Mikey yang sudah memandikan anak nya dan dberikan kepada Draken.
"kau bisa memandikannya?" tanya kazutora yang dari tadi diam.
"oh tentu, saya kan papa yang baik" ucap Mikey membusungkan dada.
"oh ya"
"sudahlah, aku akan memasak, kalian tunggu disini, setelah ini" ucap takemichi melenggang ke arah dapur.
"ya"
skip
setelah mereka makan malam, semuanya langsung pulang dan meninggalkan rumah takemichi, setelah itu takemichi yang sudah menidurkan anaknya menyuruh Mikey untuk pulang, atau kakeknya akan khawatir jika Mikey tidak pulang nantinya.
__ADS_1
setelah itu takemichi langsung menidurkan Akihiko di bokx bayinya dan takemichi langsung tidur setelah membersihkan diri dari keringat yang sangat lengket di tubuhnya.
keesokan harinya.
Takemichi mulai memasuki kawasan taman kanak-kanak untuk penitipan bayi, para orang tua telah menitipkan bayi atau balita untuk dijaga dan para wali akan meninggal nya untuk bekerja dan lain sebagainya.
skip
semua seperti biasa, setelah takemichi mengambil Akihiko, takemichi menjalankan peran sebagai orang tua. takemichi mengajak Akihiko untuk berjalan-jalan seperti biasa di sore hari, sehingga masalah datang dan takemichi saat ini yang harus waspada.
"wah wah wah, sungguh sangat manis sekali" ucap seseorang menghampiri takemichi dan Akihiko yang berada di gendongan takemichi dengan mengemut jari jari tangannya yang mungil.
"kalian?" ucap takemichi agak terkejut.
"hm wah aku tidak menyangka jika kau sudah mempunyai anak, padahal kau masih SMP Lo" ucapnya semakin mendekati takemichi.
"ada apa kalian kemari?" tanya takemichi.
takemichi hanya bisa meneguk ludah dan sesekali memundurkan langkahnya selangkah demi selangkah. dia tidak bisa membahayakan Akihiko saat ini untuk melawan mereka.
"yah kami tidak ingin apa apa, kami hanya ingin kau bertemu dengan raja tenjiku" ucap seseorang dengan berambut kepang dua.
"kenapa?" tanya takemichi.
"kau ikut kami sekarang juga, atau jangan salahkan aku jika kami melukai kalian berdua" ucap seseorang dengan topoku sama dan berkacamata.
"ran rin cepat, atau kita akan ditunggu olehnya" ucap seseorang lagi dengan bertubuh besar.
mengingat orang itu, takemichi jadi teringat tentang ngidamnya pada saat dia mengandung Akihiko.
"pff..."
"kenapa kau tertawa?" bingung ran.
"ah tidak, tadi aku tidak sengaja melihat seseorang memakai wig dengan dikepang oleh seseorang yang ngidam, maksudnya orang hamil" ucap takemichi menahan tawanya hingga gemetar.
Akihiko yang menatap polos ke arah ran dan rin hanya diam mengamati dengan mata birunya.
"apa liat liat" ucap ran yang ditatap polos oleh seorang anak kecil yang digendong takemichi.
"hey anakku hanya menatapmu polos, jangan menakutinya atau kau akan habis denganku nanti" ucap takemichi menatap tajam ran.
"aniki, dedek bayi nya masih kecil, kau tidak perlu membentaknya" ucap Rin.
"huh cepat kau ikut dengan kami" ucap ran.
setelah itu takemichi hanya menuruti apa yang diperintahkan oleh mereka, jadi takemichi nurut untuk mengikutinya kemana mereka pergi.
.
.
.
.
.
__ADS_1
to be continued.