
happy reading
sesampainya disana, mereka langsung berhadapan satu sama lain.
antara kekuatan Brahman, vallhala dan Toman. sedangkan disisi lain kanto, rokuhara tandai dan juga tenjiku. mereka menjadi seperti itu karena adanya pertarungan 3 dewa dan kini mereka bersama sama melawan Mikey dark implusif yang kapan saja akan membunuh siapapun.
"Mikey, kembalilah, jika kau menjadi seperti ini takemichi akan sangat kecewa padamu" ucap Draken.
"kau benar, Mikey, kembalilah dan jangan seperti ini, kami semua masih menyayangimu" ucap kazutora.
"diamlah kalian!! apa kalian tidak melihat jika Mikey tidak mau menjadi seperti dulu? dia saat ini hanya ingin ketenangan dan bukan teman seperti kalian yang hanya tau membawanya kembali" ucap sanzu.
"tapi..."
"lebih baik mulai saja pertarungan nya" ucap Mikey datar.
mereka akhirnya memulai pertarungan itu, hingga semua orang yang saling pukul hingga cedera dibeberapa bagian.
disisi lain tempat...
takemichi mulai membangun anaknya yang tertidur, namun yang membuatnya heran adalah Jiao yang tiba tiba menariknya keluar dari kamar Akihiko.
Jiao memberitahukan jika dia ingin berada di dalam kamarnya selama beberapa hari. takemichi tersenyum dan mengangguk. dia juga heran, akhir akhir ini ayahnya itu sering berada dalam ruangannya, namun hari demi hari berlalu takemichi sering melihat jika warna rambut ayahnya yang tadinya berwarna, putih perak kini ada sedikit berwarna emas yang semakin hari semakin banyak.
takemichi hanya diam dan membiarkan Jiao pergi, setelah itu takemichi kembali memasuki kamar dimana sang putra tertidur. takemichi diberi tahu oleh Jiao jika papa dan juga teman temannya akan bertarung.
"sayang bangun, apakah kau tidak ingin bertemu dengan papa?" ucap takemichi lembut.
"hmn apakah kita akan bertemu pap?" ucapnya yang masih menutup kelopak matanya.
"iya sayang, maka dari itu, cepatlah bangun dan jangan sampai lewatkan kesempatan untuk bertemu papa ok" ucap takemichi tersenyum.
akhirnya takemichi menggendong Akihiko dan membawanya ke kamar mandi, takemichi memandikan anak itu dan mulai memakainya baju.
skip.
akhirnya takemichi meninggalkan hutan lalu mengendarai taksi yang menuju tempat bertarung. akhirnya mereka berdua mulai menikmati perjalanan di kota selama ke sana. Akihiko yang pertama kali keluar dari hutan berbinar karena baru pertama kali ini dia menyaksikan padatnya kota.
sesampainya disana, takemichi tidak turun, namun Akihiko yang turun untuk melihat keramaian.
"wah papa ada dimana ya?" ucap Akihiko
"tapi kakek sudah memberi tahukan jika papa mirip dengan ku, lalu dimana dia ya" ucapnya lagi saat meneliti semua orang yang tengah bertarung.
mata biru nya menatap satu orang dan dia langsung terpaku pada seseorang berambut blode dikuncir ke belakang, dengan memakai baju kebesaran kanto berwarna putih.
Akihiko langsung menuju ke tempat Mikey berada, dia menatap ke atas dengan polos. namun beberapa dari mereka tidak tau jika ada seorang anak kecil yang tengah berada di dalam pertarungan.
takemichi hanya membiarkan nya dan melihatnya dari jauh. dia melihat Akihiko yang tengah berusaha mengamati orang orang yang menurut nya adalah ayahnya.
brugh!!
"paman apa kau tidak apa-apa?" tanya Akihiko menatap polos inupi yang terjatuh saat kena bogem wakasa.
__ADS_1
"eh kenapa ada anak kecil disini?" ucapnya bingung plus nge-lag.
"oh aku hanya ingin mencari papa, apa kau tau dimana papa ku?" ucap Akihiko polos.
"hah?"
"inupi anak siapa itu?" ucap seseorang.
"anak...dia sedang mencari papa nya" ucap inupi.
"hah? apakah dia kehilangan papa nya?" tanyanya.
"hm paman, aku sedang mencari papa, apa kau tau dimana papa ku?" tanyanya.
"nama paman siapa?" ucapnya lagi.
"o-oh nama paman ryuguji Ken, panggil aku Draken, dan dia adalah seishu Inui, panggil saja inupi" ucapnya memperkenalkan diri.
"woah kau kah itu? mama sering menceritakan tentang kehebatan paman loh" ucap Akihiko berbinar.
"hm benarkah? memangnya siapa mama mu?" tanya Draken.
"takemichi" ucapnya tanpa beban dengan dibarengi wajah terkejut Draken serta inupi.
"takemichi?" ucap seseorang yang berdiri dibelakangnya.
"katakan padaku siapa mamamu?" ucapnya.
"papa!!" teriaknya memeluk Mikey.
"apa?" gemetarnya.
"papa apa papa tau? mama sedih loh saat tidur sendirian, kami selama bertahun tahun ada didalam hutan dan tinggal bersama disana. mama bilang, disini sangat berbahaya, maka dari itu kami berdua tinggal dihutan bersama mama dan kakek" jelasnya.
"apa? dimana mama mu sekarang?" tanya Mikey memeluk kembali sang putra.
semenjak takemichi menghilang, Mikey seperti orang gila. mungkin ini yang dia rasakan saat kehilangan Akihiko.
"mama? sepertinya mama sudah kembali pa, dia masih belum mau bertemu dengan mu" ucapnya.
"apa?"
apakah sekarang Mikey harus hidup tanpa takemichi lagi? dia tidak kuat, namun tangan kecil itu memegang pipi Mikey.
"papa...mama pergi bukan karena dia tidak sayang dengan papa, namun kakek saat ini sedang sakit sakitan" ucap Akihiko.
"lalu dimana rumah kakek?" tanya Mikey.
"kakek adalah seorang yang tidak mudah ditemui, jadi papa jangan bertemu dengannya" ucap Akihiko.
"hiks...hiks...kenapa? kenapa kau hanya meninggalkan putra kita dan lebih memilih pergi takemichi, kenapa?" ucap Mikey memeluk tubuh kecil Akihiko.
"papa, besok adalah ulang tahun ku, mama memberikan hadiah untuk bertemu denganmu karena mama juga sebuk akhir akhir ini, dia harus mengurus semua agar kita bisa berkumpul lagi" ucap Akihiko.
Mikey hanya tersenyum kecil dan menggendong sang putra yang hilang. mungkin Akihiko akan dititipkan pada Mikey agar dia bisa bersekolah.
secarakan, Akihiko butuh pendidikan agar bisa mandiri. walaupun dia sudah didik langsung oleh Jiao dan takemichi, namun Akihiko butuh teman agar bisa berbaur dengan masyarakat sekitar.
__ADS_1
Akihiko yang tidak menemukan keberadaan takemichi langsung bilang pada Mikey, jika dia akan tinggal bersama nya.
seminggu telah berlalu, takemichi yang saat ini tengah menggendong kucingnya tersenyum. dia sebenarnya sangat merindukan putranya, namun dia juga tidak bisa bertemu dengan Mikey saat ini karena harus menangani masalahnya.
"ayah, takemichi mohon, ayah cerita sekarang. aku tau jika ayah pasti telah mengorbankan sesuatu yang berharga bagi ayah" ucap takemichi.
kini Jiao rambutnya sudah emas sepenuhnya. jika seperti itu, maka ada masalah dalam kesehatan ayahnya.
"tidak ada, aku tidak kenapa napa memangnya kenapa?" ucap Jiao.
"ayah, aku tau jika kau sedang ada masalah. tolong beri tahu aku ayah" ucap takemichi.
"tidak ada, sudahlah lebih baik aku akan ke ruangan ayah, ayah ingin melakukan sesuatu dulu" ucapnya.
takemichi terdiam dan dia mulai menuju sungai tempat dirinya sering kesana. takemichi melempar batu kerikil disungai itu. malam indah dan banyaknya bintang bintang yang menghiasi langit, kini mulai ada yang berjatuhan.
"apakah semua baik baik saja?" ucapnya sedih.
tidak lama, seseorang muncul dari dalam air sungai itu. seorang gadis cantik namun sudah ribuan tahun dia sudah menempati sungai itu.
takemichi yang melihatnya tersenyum. dia adalah Reina peri air yang selalu menjaga sungai dan hewan hewan didalam sungai itu.
"kau kenapa takemichi?" tanya Reina.
"apakah kau tau penyebab ayah menjadi seperti ini? rambutnya yang dulu indah berwarna putih perak, kini berubah menjadi gold" ucap takemichi.
tentu saja saat takemichi mengatakan hal itu, Reina langsung kicep, dia sudah tau jika sedikit jiwa peri nya telah diberikan kepada dewa yang telah membawa Akihiko.
pada saat itu, Jiao juga tidak punya pilihan lain selain menukarkan sesuatu yang berharga. jiwa peri nya adalah segalanya, jika Jiao memberikan jiwa itu walaupun sedikit, maka Jiao akan mempunyai jiwa manusia dan tidak akan menjadi jiwa peri selain mengobatinya.
walaupun sedikit, itu akan mempengaruhi jiwa lain dalam diri Jiao. itu pun jika Jiao bisa menemukan obat untuk mengobati jiwanya yang terluka.
jiwa yang terluka sebenarnya sangat berbahaya, namun Jiao juga tidak punya pilihan lain selain menukarkan jiwanya. dia harus mengoyak sedikit jiwanya dan merasakan sakit selama satu bulan lamanya.
itu membuat Jiao tersiksa karena jiwa yang terkoyak akan sangat menyakitkan saat dikoyak. bahkan jika sebuah kulit tergores saja itu sangat sakit, apalagi jika jiwa yang dikoyak itu bahkan lebih menyakitkan.
Reina tersenyum dan setelah itu, menceritakan semuanya jika demi dirinya, Jiao harus merelakan dirinya agar jiwanya terkoyak.
selain mendapatkan jiwa baru untuk memperbaiki jiwa peri Jiao, maka jiwa Jiao akan terus menyakitkan saat sudah terbuka lukanya.
dia juga harus bisa memperbaiki koyakan dalam diri Jiao, jika tidak maka Jiao akan seperti manusia yang akan menua pada akhirnya. dan dia juga tidak bisa abadi seperti dulu.
jiwa Jiao akan mempengaruhi umur dan Jiao akan menua selayaknya manusia pada umumnya. namun jika Jiao mampu memperbaiki Jiwanya yang terkoyak dia akan menjadi seutuhnya peri seperti dulu.
mendengar itu, takemichi langsung terkejut, tidak menyangka jika ayah angkatnya akan mengorbankan jiwanya untuk membantunya.
kini takemichi mulai bersedih kembali dan langsung berterimakasih kepada Reina karena memberi tahu jika ayahnya mempunyai masalah seperti itu.
Jiao lao yan yang rambutnya sudah berubah menjadi emas, anggap aja itu emas aku gak Nemu soalnya.
Reina adalah peri air sekaligus es, karena Reina mendiami sungai, maka Reina dianggap sebagai peri air. Reina juga selama ini berteman dengan takemichi karena takemichi adalah orang yang baik. jadi reina senang senang saja jika takemichi sering menemuinya.
__ADS_1