
happy reading
takemichi tertawa saat Mikey memeluknya dari belakang, saat ini takemichi berada di rumah Sano. kakeknya bahkan tidak memperbolehkan nya pulang karena, kakeknya tidak mau jika cicit nya jauh, maka dari itu takemichi tidak jadi pulang, apalagi dia dalam bahaya.
skipppp
4 tahun kemudian...
hari berganti bulan, bulan berganti tahun akhirnya Akihiko besar dikeluarkan Sano. Akihiko benar benar mirip dengan ayahnya dan sifatnya sangat penyayang seperti ibunya.
"papa!!" teriak anak kecil berlarian dengan gembira dan bahagia saat pulang sekolah.
"hiko udah pulang ya? ayo pulang" ucap sang ayah menggendong tubuh kecil Akihiko.
"papa coba tebak, aku tadi dapat nilai berapa?" ucap Akihiko kepada Mikey.
"hmm kira kira dapat berapa ya?" ucap Mikey berfikir.
"papa aku dapat nilai 90 loh, papa bangga nggak?" ucap Akihiko gembira.
"tentu dong, jadi Akihiko mau apa? papa akan beliin" ucap Mikey mencubit pipi Akihiko sambil cekikikan.
"hiko mau ketemu paman izana, kata paman izana jika aku bisa mengalahkannya maka mobil yang baru beli kemarin mau diberikan pada hiko" ucapnya tersenyum hingga menyipitkan matanya bahagia.
"beneran? yakin nggak bohong tuh paman mu?" ucap Mikey tidak yakin.
"kalo paman boong, nanti mama akan hajar paman sampe nggak bisa bangun dari tempat tidur rumah sakit pa" ucap Akihiko.
"ee...galak juga ya mama kamu ಡ ͜ ʖ ಡ" ucap Mikey.
skipppp
akhirnya keduanya sudah sampai dan menuruni motor milik Mikey, lalu takemichi yang berada di ambang pintu tersenyum melihat Mikey yang bercanda ria dengan Akihiko digendongnya.
"mama!!" teriak Akihiko berlari memeluk takemichi dan melompat dari gendongan Mikey.
"sayang udah pulang? gimana disekolahnya?" ucap takemichi tersenyum lembut.
"aku banyak teman baru mah, lalu Benyak anak perempuan yang suka nemuin aku, padahal kan mereka perempuan tapi suka main sama aku mah, terus temen temen laki laki ku malah bilang aku play boy, emang play boy itu apa mah?" ucap Akihiko yang membuat takemichi dan Mikey menahan tawanya.
__ADS_1
"play boy itu banyak pacar perempuan nya sayang, terus kamu nggak boleh yang namanya punya banyak istri dimasa depan, kalo kamu banyak istri dimasa depan, kamu bakal di cap sebagai pria yang tidak bertanggung jawab dan itu tidak baik" ucap takemichi mengangkat jari telunjuknya dan mencolek hidungnya, memberi tahu Akihiko sejelas jelasnya.
"hiko nggak mau jadi pria yang seperti itu mah, hiko mau bahagikan istri hiko yang hiko cintai kayak mama dan papa, jadi hiko mau belajar dari papa mah" ucap Akihiko.
"kalo hiko mau belajar dari papa, maka hiko harus kuat diatas ranjang, pinter, terus punya istri kayak mama" ucap Mikey yang dibogem takemichi dari belakang.
"jangan ngajarin anak yang gak nggak ya, dia berhak atas hidupnya, jangan diatur atur kalo itu memang nggak baik buatnya kita wajib melarang dia sebagai orang tua nya" ucap takemichi berkacak pinggang.
"Itai ta ta iya iya Michi, janji nggak ngomong sembarangan" ucap Mikey meringis.
"kuat diatas ranjang?" Ucap polos Akihiko.
"maksud papa itu, gulat diatas ranjang" ucap Mikey tersenyum lima jari.
"udah udah, ayo kita masuk dan mama sudah masak kesukaan hiko" ucap takemichi menggiring Akihiko ke meja makan.
terlihat disana sudah ada kakek, izana, dan Emma, lalu Draken. Draken? yah dua bulan lalu Emma dan draken menikah dan mengumumkan Akihiko pada publik, lalu pada saat itu Akihiko sedang ulang tahun yang ke empat tahun, jadi mereka langsung bareng saja.
walaupun Emma sudah masih belum lulus, namun Emma tidak mau pacaran terlalu lama, apalagi Draken juga sudah membuka jasa D&D bengkel, jadi Emma sudah siap untuk menikah.
Emma melanjutkan sekolahnya di SMA sesudah menikah, jadi mereka tidak perlu khawatir dengan gosip yang ada.
skip
"eh kita mau kemana?" tanya izana kebingungan.
"paman sudah janji sama hiko kalo hiko menang, maka mobil yang kemarin baru beli punya paman akan dikasih ke hiko" ucap Akihiko menarik coret tangan izana.
"e....lebih baik main yang lain aja ya" ucap izana berkeringat dingin, bagaimana nggak ketar ketir coba, baru juga kemaren beli masak udah dijadikan taruhan aja (mangkanya za, jangan bercanda ama anak kecil)
"nggak mau, akihiko mau menantang paman" ucap Akihiko yang sudah sampai judo, lalu disana juga terdapat beberapa murid yang menonton keduanya.
"semangat hiko sayang" ucap mikey menyemangati.
"oke pah" ucap Akihiko mengacungkan jempolnya.
"ayo maju paman" ucap Akihiko memasang kuda kuda.
"kalo kena pukul jangan nangis ya" ucap izana.
__ADS_1
"izana jangan terlalu keras dengan anak kecil" ucap Draken juga menonton.
Akihiko langsung melesat ke arah izana, lalu menendang izana di bagian wajah, namun bisa ditangkis oleh izana. Akihiko benar benar sudah menguasai teknik yang sudah diajari kakeknya.
setelah itu Akihiko yang gesit langsung melesat ke arah izana dan membogemnya dengan tangan mungil Akihiko.
"kau tidak akan bisa mengalahkan paman hiko" ucap izana menyeringai.
"jangan meremehkan anak kecil paman"
BUAGH
BUGH
"wah anak papa hebat" tepuk tangan Mikey.
"anakku hebat sekali" ucap takemichi tersenyum.
"kalahkan lagi hiko, paman mendukungmu!!" sorak Draken.
"tenang saja paman!! aku pasti akan mengalahkan paman izana!!" ucap Akihiko dalam bertarung nya.
BUGH!!
"hiko!!"
"sayang!"
.
.
.
.
.
to be continued.
__ADS_1