
happy reading
hamparan putih yang tidak berujung menampakkan seseorang yang tengah tertidur pulas, dia adalah takemichi yang tengah tertidur.
"takemichi bangun" ucapnya menepuk nepuk pipi takemichi.
"ugh" lengguhnya langsung membuka matanya.
"akhirnya bangun juga" ucapnya.
"loh takemicci?" ucapnya langsung terduduk.
"hey kenapa kau nampak terkejut begitu, kita sudah lama tidak bertemu bukan? kenapa kau malah terkejut seperti itu?" ucap takemicchi.
"kenapa aku ada disini?" tanyanya kebingungan.
"oh aku membawamu kemari? tidak jangan bercanda takemichi haha kau yang tiba tiba ada disini" ucapnya tertawa.
"kuberi tahu kepadamu ya takemichi, kau sudah mati dan jiwamu menolak pergi, mau tidak mau aku juga harus melakukan sesuatu untuk mengembalikan mu ke duniamu, karena surga dan neraka menolakmu dan membuangmu kemari, jadi kau harus menjadi hidupmu hingga ajal menjemput" ucap takemicchi bangkit dari jongkoknya.
"lalu apa yang harus aku lakukan?" tanya takemichi.
"terpaksa kau akan memulai hidup mu dari awal" ucap takemicchi.
"apa?"
"kau harus memulainya dari awal hingga kau bisa menemukan kebahagiaan mu" ucapnya.
"aku akan memutarkan waktu untukmu, kau juga bisa menyelamatkan yang lain sebelum putramu membesar" ucapnya mengucapkan sebuah mantra dan terlihat lah sebuah portal disana.
"b-baiklah" ucap takemichi pasrah.
setelah itu takemichi langsung masuk ke sebuah portal dan dia sudah terbangun di sebuah lapangan dengan babak belur, takemichi langsung terbelalak dan berdiri.
bukannya dia sudah mati? kenapa dia masih memakai baju SMP? dia kebingungan dan langsung saja tidak memikirkan hal itu, takemichi langsung pulang dengan tertatih tatih, lalu masuk dalam apartemen nya.
"apakah aku harus mengulangi nya dari awal?" ucap takemichi.
takemichi langsung merebahkan dirinya diatas kasur empuk miliknya, lalu dia tidak sengaja mendengar suara bayi menangis di sebuah boxs bayi.
"boxs bayi? sepertinya aku tidak pernah mempunyai bokx bayi deh" ucap takemichi mendekat ke arah boxs itu dan mengintip isinya.
saat takemichi melihat bayi tersebut, takemichi langsung menangis dan menggendong bayi tersebut dan memeluknya.
"hiks...hiks...putraku huhuhu....hiks...hiks..." ucap takemichi menangis tersedu sedu saat dirinya bisa memeluk putranya yang selama ini dia sangat rindukan.
ini aku potong dan cuma ngilangin Miki yang ngegendong si bayik ya👆.
"terima kasih hiks...hiks...terima kasih karena sudah memutar waktu untuk ku dan juga mengembalikan putraku ke dalam pelukanku hiks...hiks..." ucap takemichi memeluk buntalan putih tersebut, sehingga dia tidak memperdulikan luka luka lebam dan juga seragamnya yang kotor.
akhirnya takemichi menidurkan sang buah hati di kasurnya dan takemichi yang membersihkan luka lukanya lalu berganti pakaian yang nyaman, setelah itu takemichi langsung tiduran di samping sang buah hati yang terlelap dalam tidur.
"tumbuh dengan besar ya putraku" ucap takemichi mengecup kening sang buah hati.
akhirnya dia terlelap disamping sang buah hati.
skip paginya.
"oek eok oek" tangis Akihiko.
"ugh" lengguh takemichi langsung terbangun.
"sayang udah bangun ya" ucap takemichi.
__ADS_1
"oh iya, apa aku bisa menyusuinya? mengingat aku yang sekarang masih SMP walaupun Akihiko ada, tetapi dia kan tidak langsung aku lahirkan"
"oh coba aja deh, liat popoknya dulu, terus aku habis ini mau berbelanja" ucap takemichi langsung melihat isi lemari nya.
"tidak disangka jika baju dan kebutuhan sudah ada, aku akan coba menyusuinya kalau begitu" ucap takemichi.
setelah takemichi memandikan Akihiko dia langsung memakainya baju dan setelah itu takemichi langsung membuka susunya.
terlihat jika takemichi memerasnya dan mengeluarkan air asi, melihat itu, takemichi langsung sumringah karena dia bisa menyusui sang bayi tersebut.
"minum yang banyak ya sayang" ucap takemichi menepuk nepuk bokong si bayi agar tertidur lagi.
takemichi melihat jam, dia lupa jika dia hari ini sekolah, dan sekarang adalah tanggal diamana terjadinya pertarungan antara vallhala dan Toman, lalu apa yang harus dia lakukan sekarang? takemichi masih bingung dan dia melihat anaknya yang mulai tertidur.
"sayang, apakah mama harus menyelamatkan teman teman mama? mama takut jika kau terekspos ke dunia dan akan menarik perhatian keluarga mama" ucap takemichi menatap sendu si buah hati.
nampak jika Akihiko membuka mata indahnya dan melihat wajah takemichi, dia meraih raih angin ingin menyentuh sang ibunda untuk memegang wajah nya, atau kita bilang sang bapak aja kali ya.
takemichi tersenyum, dia meletakkan Akihiko yang tertawa saat takemichi tersenyum kepadanya.
mata birunya sangat mirip dengan takemichi, sehingga dirinya sangat bahagia karena takemichi yang baru pertama kali melahirkan dia melihat jika wajahnya sangat mirip dengan sang ayah, sedangkan dirinya sendiri yang mengandung malah tidak kebagian, saat chifuyu mengatakan jika Akihiko mempunyai mata yang sama dengan dirinya, disitulah takemichi senang karena tidak mirip Mikey saja.
skip saat siang.
takemichi ragu karena harus mengikuti tawuran, dia berfikir jika dia mengikuti tawuran, maka dia harus meninggalkan Akihiko sendirian di rumah, jika dia tidak mengikuti tawuran itu, maka takemichi tidak bisa menyelamatkan baji yang akan dia selamatkan.
sebenarnya takemichi tidak wajib mengikuti tawuran ini, namun dirinya harus menyelamatkan teman temannya saat ini juga.
akhirnya takemichi memutuskan untuk meninggalkan Akihiko, dia kemarin meninggalkan Akihiko saat pergi ke sekolah dan mungkin saat takemichi bersekolah waktu itu, dia meninggalkan Akihiko hingga dia pulang.
takemichi memandang wajah kecil milik putranya dan seketika dia langsung tersenyum.
"aki sayang, mama mau pergi dulu sebentar, mama ingin menyelamatkan orang, jadi kami harus menunggu disini dulu ya, agar mama bisa bertemu dengan papa nanti" ucap takemichi mengelus wajah Akihiko yang kembali tidur.
drrrrt drrrt
takemichi mengangkat telfon tersebut tanpa melihat siapa yang menelfon, sehingga takemichi tercengang saat mendengar suara tersebut.
"takemichi, kau ada dimana? tawuran akan segera dimulai, jika kau tidak bisa membawa baji kembali, maka aku akan membunuhmu atas janjiku yang ku buat waktu itu" ucapnya langsung mematikan telfonnya.
"aku akan menyelamatkan nya, tenang saja jirou, tidak tapi Mikey kun" ucap takemichi langsung pergi dan tidak lupa mengecup pipi si bayi yang terlelap.
......................
......................
......................
takemichi saat ini sudah berada di lapangan, takemichi yang terus melamun itu kepikiran dengan Akihiko yang ditinggal sendirian, dia tidak habis pikir jika dirinya akan meninggalkan sang buah hati sendirian.
chifuyu yang melihat takemichi melamun dan tidak mendengarkan ucapannya langsung menepuk pundak takemichi. tentu saja takemichi langsung sadar dan melihat chifuyu.
"takemichi kau kenapa?" tanya chifuyu.
"ah aku tidak apa-apa chifuyu" ucap takemichi tersenyum.
entah kenapa takemichi saat ini sangat aneh menurut chifuyu, sehingga mulailah pertarungan tersebut.
takemichi yang sangat pintar bela diri hanya berpura pura tidak bisa melawan karena dia tidak mau mengundang perhatian, jadi dia langsung saja menyelamatkan baji saja.
"baji Kun, jangan lakukan itu, kau akan benar benar menghianati Toman" ucap takemichi memeluk erat baji dan baji yang memukulinya sehingga takemichi harus menahan itu semua.
dan semua berjalan sesuai cerita, namun takemichi tidak membuat itu sepenuhnya berjalan seperti cerita.
JLEP!
__ADS_1
takemichi terbelalak saat dirinya yang sertusuk, mungkin bagi takemichi, tusukan seperti itu hanya masalah kecil namun semua orang yang melihat takemichi tertusuk langsung terbelalak.
"takemichi!!" teriak chifuyu
"takemichi!"
takemichi langsung menunduk dan bersimpuh dengan darah dari bibirnya, lalu chifuyu langsung menghampiri takemichi yang berada di atas, sedang kan Mikey yang memukuli kazutora terus membabi buta.
takemichi menatap Mikey sayu dan mendekatinya saat dirinya dipapah chifuyu turun dari pembuangan mobil.
"aku mohon Mikey kun, kau harus berhenti" ucap takemichi lirih, namun bisa didengar oleh Mikey.
"aku mohon...jika kau tidak berhenti, aku pasti akan menghajarmu" ucap takemichi yang langsung mendapat tatapan membunuh dari Mikey.
Mikey mendekat ke arah takemichi, entah kenapa dirinya takut jika terjadi sesuatu terhadap takemichi, seperti sudah pernah merasakan nya.
"takemichi...kau tidak apa apa?" tanya Mikey tiba tiba mengelus pipi takemichi yang terdapat lebam disana.
takemichi yang merasa nyaman menutup matanya menikmati sentuhan Mikey.
"aku tidak apa apa, ini sudah biasa bagiku Mikey kun" ucap takemichi lirih dan hanya didengar oleh Mikey saja.
mikey langsung menggusak rambut pirang takemichi dan tersenyum. dia tau pasti perasaannya diwaktu dia masih bersama takemichi masih ada sehingga Mikey masih mempunyai rasa kepada takemichi.
takemichi tertatih perlahan mendekat ke arah kazutora, lalu memberikan sebuah jimat ke tangan kazutora yang bergetar.
"baji Kun ingin semuanya bersatu dan tidak ada yang menghilang satu pun, karena itu dia mencoba selalu mendekatimu kazutora Kun, jika pun kau mati, maka dia tidak ingin kau mati sendiri sehingga dia akan mempertahankan persahabatan dan mengorbankan nyawa" ucap takemichi langsung berdiri dan meninggalkan arena tersebut.
banyak orang yang bertanya tanya, siapa kah dia? itulah yang mungkin ada di fikiran mereka.
"takemichi tunggu!! aku akan antar kau ke rumah sakit" ucap Mikey.
"tidak perlu, aku ingin sendiri saja" ucap takemichi.
takemichi melihat jika kazutora melihat jimat tersebut dengan menangis hingga baji sendiri menghampirinya dan memeluk kazutora, takemichi yang melihat itu langsung tersenyum.
banyak orang yang melihat senyuman sendu takemichi dan ada juga kehangatan di hati tersebut saat takemichi tersenyum, seperti melihat seseorang yang sangat hangat.
skip
takemichi yang masih menutupi area perut yang tertusuk itu harus secepatnya pulang, hingga takemichi sampai di depan pintu takemichi langsung terbelalak jika putranya sedang menangis.
dia langsung berlari menuju Akihiko yang menangis kejer hingga akhirnya takemichi menenangkannya.
"hsss sayang anak mama tidur ya ssshh" ucap takemichi menepuk nepuk bokong Akihiko agar tidur kembali, namun sayangnya Akihiko tidak mau berhenti.
"kau lapar ya sayang, ok sini sini mama kasih susu oke" ucap takemichi membuka bajunya dan memperlihatkan *********** yang sudah banyak mengeluarkan air asi.
"ugh ini terasa sangat sakit" ucap takemichi meringis saat Akihiko menyusu padanya.
"sssh Shu Shu Shu Shu tidur ya sayang" ucap takemichi menepuk nepuk bokong si buah hati.
tanpa dia sadari ada yang melihatnya dengan terbelalak jika takemichi mempunyai seorang bayi yang menyusu langsung pada takemichi.
.
.
.
.
.
to be continued
__ADS_1