Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)

Kembalinya Sang Naga (Tokyo Revengers Mitake)
episode 27


__ADS_3

🎉happy reading 🎉


"bagaimana? apakah takemichi sudah bangun?" tanya pemuda bersurai putih dengan mata ungunya, kepada pemuda lain berambut pirang kecoklatan dengan rambutnya dikuncir ke belakang.


"belum izana, dia masih menutup matanya rapat" ucapnya memegang tangan takemichi dan mengelusnya lembut.


"Mikey, aku tau kau tidak ingin kehilangan lagi, tetapi kau harus makan dan mengembalikan energi mu" ucap izana yang masih memegang mangkuk sup dan nasi di nampan itu.


kakeknya yang melihat kedua pemuda tersebut hanya menggelengkan kepalanya. kakeknya berfikir, bagaimana bisa cucu dan cicitnya mempunyai hubungan dengan sebuah klan yang mengerikan itu, apalagi cucunya sudah mempunyai anak dari seorang laki-laki istimewa yaitu, pewaris muda dari klan hingganbana.


"aku tau kau memikirkannya, namun sebelum itu kau harus memakan makanan mu dahulu, lalu urus anakmu saat itu juga, ibunya sedang sakit, jadi kau harus mengurus cicit ku" ucap kekek Sano.


"baik kakek" ucap Mikey langsung melangkah pergi.


"haih, kau juga pergilah untuk menemani manjiro" ucap kekek Sano.


"baik kek" ucap izana.


akhir-akhir ini izana mulai menerima keluarga Sano untuk menjadi keluarga nya, namun saat ini adiknya terkena masalah, jadi dia membantu sebisa mungkin untuk membantunya. mengingat jika orang yang mempersatukan nya itu yang terkena masalah, jadi dia ingin membantu walaupun hanya sedikit.


"izana bantu aku!!" teriak Emma dari dapur.


"sebentar!!"


izana segera pergi menghampiri Emma, lalu melihat jika Emma yang sedang memandikan Akihiko. Emma lupa untuk membawa handuk, jadi memanggil kakaknya untuk mengambilkannya.


"ada apa?" ucap izana.


"tolong ambilkan handuk" ucapnya nyengir tanpa dosa.


"jika mau memandikan Akihiko makanya harus dipersiapkan segala keperluannya dulu, bukan malah ngerepotin orang disekitar" ucap izana mengambilkan handuk kecil bergambar kartun dan memberikannya pada Emma sambil menggerutu.


"hehe iya iya makasih ya" ucap Emma cengengesan.


disisi lain.


"bagaimana bisa kabur!!? kalian tidak becus mengurus hal kecil seperti ini, apa kalian hanya memakan gaji buta!!? dia adalah ladang uang bagi kita!!!" ucapnya memerah karena marah.


"tetapi tetua, anak itu bisa membuka borgol tanpa harus memecahkan besi itu, bahkan sekarang orang yang menjaganya tidak kembali sampai sekarang"


"dasar tidak becus, cari dia dan bawa kehadapan pemimpin, aku ingin menghukumnya langsung anak itu sekarang juga"


"kami akan berusaha semaksimal mungkin ketua" ucapnya langsung melangkah pergi meninggalkan tempat itu.


"Jack menurutmu, dengan apa dia kabur?" tanya erza.


"masih diselidiki pemimpin, saya juga tidak habis pikir kenapa anak itu sangat menentang kita"


"ah sangat menarik, tempat dimana dia dikurung adalah lantai tiga, bahkan dia bisa menuruninya tanpa alat bantu?" ucap erza menyeringai.


kembali ke takemichi.


takemichi yang masih tertidur karena kejadian semalam masih membuatnya menutup rapat matanya.


takemichi sedikit membuka matanya dan melihat jika dia ada di kamar, dia seperti familiar dengan kamar yang dia tempati.


kamar yang selalu dia buat bermain disana bersama Draken dan Mikey, yaitu kamarnya Mikey.


"ugh" lengguhnya langsung mendudukkan dirinya


takemichi masih termenung, tubuhnya sakit semua dan kepalanya masih berdenyut saat terkena pukulan tersebut.


seseorang masuk dan melihat jika takemichi sudah bangun, dia langsung berteriak memanggil kakaknya.


"Mikey, izana!! takemichi sudah bangun!!" yang ternyata adalah Emma yang masih menggendong Akihiko di gendongannya.


"apa? dimana?" ucap Mikey kalang kabut.

__ADS_1


semua orang langsung ke kamar dimana takemichi berada, lalu Mikey yang melihat takemichi terduduk dan tersenyum manis ke arahnya langsung terbelalak.


BRUGH!


"hiks...jangan tinggalkan aku lagi, sudah cukup waktu itu kau meninggalkanku takemichi..." racau Mikey memeluk tubuh takemichi yang hampir terhuyung kebelakang.


"jirou..." ucap takemichi mengelus kepala Mikey gemetar karena menangis.


"hiks...hiks...aku...takut kehilanganmu lagi... takemichi...hiks..." ucap Mikey semakin erat memeluk takemichi.


"aku disini, aku disini untukmu jirou" ucap takemichi tersenyum lembut.


"ma ma ma ma ma ma" celoteh Akihiko meraih raih angin.


"apakah putraku tumbuh dengan baik akhir akhir ini?" ucap takemichi tersenyum lembut dan mengambil Akihiko dari gendongan Emma.


"kyaaa ma ma ma ma" celotehnya tertawa sambil bertepuk tangan, seperti senang saat mamanya telah bangun.


"jirou...lepaskan dulu, aku ingin melihat putraku dengan baik, bagaimana dia tumbuh" ucap takemichi masih terpampang senyuman lembut nan hangat disana.


"tidak salah jika cucuku jatuh kedalam pelukanmu, kau lembut seperti wanita dan seperti cahaya yang selalu menyinari kehidupan atau kegelapan yang ada" ucap kakek Sano tersenyum.


"maaf kakek, aku merepotkan mu" ucap takemichi parau.


kakek Sano menghampiri takemichi dan menepuk pundak takemichi.


"tidak apa apa, jaga cucuku dan cicitku ya, mereka sangatlah membutuhkanmu" ucap kakek Sano.


"baik siap 86 hehe" ucap takemichi hormat.


memang selama takemichi tidak ada, Emma sedikit kewalahan menjaga Akihiko, lalu Mikey yang sering menatap kosong orang orang disekitarnya, tidak selera makan hingga tidur pun Mikey tidak bisa tidur karena insomnia mulai menyerang.


sehingga kantung matanya mulai menghitam dan pandangannya sangat kosong.


"aku akan siap kan makanan untuk mu takemichi" ucap Emma tersenyum dan melenggang pergi ke arah dapur.


"takemichi, apakah masih ada yang sakit?" ucap Mikey masih memeluk takemichi dari belakang.


"tiduranlah, aku akan menidurkan Akihiko dan bayi besarku ini" ucap takemichi memegang pipi Mikey.


"kau tidak akan kemana mana kan?" ucap Mikey.


"tidak akan"


takemichi meletakkan Akihiko disamping Mikey, lalu menepuk nepuk bokong si bayi dan bersenandung lulaby hingga membuat keduanya menuju ke alam mimpi.


Emma dan izana yang mengintip disebalik pintu tersenyum, tidak menyangka jika kakaknya yang keras kepala dan sulit untuk ditaklukkan itu malah seperti kucing kecil di hadapan takemichi.


izana melihat jika takemichi mungkin kiriman untuk Mikey, agar terus nyaman berada di sekitarnya, dia tidak hanya penyelamat semua orang, namun cahaya bagi Mikey, cahaya pertama yang Mikey temukan dan cahaya kedua adalah Akihiko buah cinta dari sepasang kekasih.


izana juga ingin seperti takemichi dan Mikey, dia ingin mempunyai satu seseorang yang akan dia cintai dimasa depan, dan menjaga dirinya yang seperti Mikey, dan orang seperti takemichi yang akan selalu menenangkannya.


"takemichi ini makannya" ucap Emma.


"ah terima kasih Emma Chan, apa kau juga sudah makan?" ucap takemichi bertanya.


"sudah kok, kau tenang saja" ucap Emma.


setelah itu Emma keluar meninggalkan takemichi dan Mikey yang tidur disebelah takemichi.


......................


......................


......................


takemichi tinggal dikediaman Sano beberapa hari, lalu setelah itu takemichi mulai pulang dan mempersiapkan dirinya untuk berangkat ke sekolah dan menghadapi ujian, jadi takemichi akan sedikit berlatih bersama Mikey ditempat dirinya dulu berlatih. takemichi dan Mikey sudah menyewa tempat untuk dirinya berlatih dengan teman temannya dan membentuk sebuah organisasi yang akan mereka bangun sedari nol.

__ADS_1


Koko dan juga yang lain, seperti haitani bersaudara, kakucho, izana, dan inupi, akan membangun sebuah bar dan penjualan barang ilegal, lalu sanzu sebagai seorang kaki tangan Mikey.


semua masih mempersiapkan semua itu, dengan kerja keras, uang juga akan terkumpul sedikit demi sedikit. mereka membangun sebuah organisasi sebagai mafia, lalu Mikey yang akan memimpin.


"Yo takemichi!!" sapa hakkai melambaikan tangan kepada takemichi.


"hallo hakkai" ucap takemichi tersenyum.


"Bagaimana keadaan mu takemichi? apakah sehat?" tanya chifuyu.


"sudah sehat, setelah aku bertemu dengan keluarga kecilku, aku langsung sehat" ucap takemichi tersenyum.


"baiklah jika begitu" lega semuanya.


skip


setelah pulang sekolah, hakkai, chifuyu, takemichi, mereka langsung ke tempat latihan. takemichi hari ini akan berlatih dengan Mikey.


lalu takemichi akan latihan pedang dan menembak.


"Yo semua" sapa chifuyu.


"yo kau sudah pulang ya" Ucap ran.


"ya hari ini aku ingin melatih menembakku dan menggunakan senjata yang lain" ucap takemichi.


"baiklah, kau bisa ke sanzu atau Mikey, dia ada didalam" ucap Rin.


"baiklah, sampai jumpa" ucap takemichi tersenyum meninggalkan semua orang yang ada disana.


takemichi berlari dan menemui seseorang yang dia rindukan.


"jirou!!" ucap takemichi berlari melambaikan tangannya dan langsung melompat ke arah Mikey yang tersenyum juga.


"hati hati" ucap Mikey yang menangkap takemichi yang melompat tadi dan menggendong takemichi ala koala.


"ah boss aku mau kesana dulu ya" ucap sanzu.


"kau mau kemana?" tanya takemichi.


"aku mau ke tempat tinju" ucap sanzu.


"kau disini saja, aku mau berlatih pedang denganmu" ucap takemichi.


"huh baiklah" ucapnya.


skip


setelah itu takemichi yang sudah berlatih hingga menjelang sore, kini takemichi yang sudah pulang ke rumah Sano untuk merawat Akihiko, karena tadi takemichi meninggalkan Akihiko bersama Emma.


.


.


.


.


.


to be continued.


bonus



__ADS_1


kalian suka gaya yang mana nih, saat takemichi digendong?


tulis di kolom komentar ya hehe bay bay.


__ADS_2