Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit

Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit
1 Bulan Berlalu Semenjak Fan Chen Pingsan dan Kedatangan Tamu Tak Asing


__ADS_3

Di saat Fan Chen mulai ambruk, terdengar suara teriakan dari balik pusaran angin, namun karena Fan Chen tidak mampu melakukan apa-apa, ia hanya mengeluarkan senyum yang di paksakan dan langsung ambruk.


Bruk..!!


Tap tap..!!


“Chen'er,” teriak Qian Lin yang kini langsung muncul di depan Fan Chen.


Terlihat saat ini kondisi Qian Lin sedikit berantakan, itu karena ia memaksa menerobos pusaran angin.


Bukan hanya itu saja, di lengan Qian Lin yang tadinya mulus, kini terlihat ada beberapa bercak bewarna hitam keunguan. Itu tak lain racun yang masuk dan menyebar ke dalam pori-piri Qian Lin.


Blush..!!


Qian Lin yang saat ini mencoba terlihat tenang, ia pun langsung mengecek kondisi putranya.


Saat ia mengalirkan energinya ke dalam tubuh putranya. Qian Lin pun mengerutkan keningnya.


“I..Ini,” gumam Qian Lin bingung dengan apa yang ia rasakan.


Apa yang Qian Lin rasakan di dalam aliran energi tubuh putranya saat ini terbilang normal. Bahkan Qian Lin tidak merasakan adanya jejak racun di dalam tubuh putranya.


Bukan hanya itu saja, di pusat energi atau dantian putranya juga sangat stabil.


Bahkan Qian Lin merasa putranya saat ini sukses dalam mengembangkan teknik kultivasi awalnya. Karena di dantian Fan Chen, Qian Lin merasakan jumlah energi yang melebihi para para jenius dalam membangun kultivasi awal mereka.


Merasa putranya baik-baik saja dari dalam maupun luar, Qian Lin pun langsung mengangkat putranya dan melesat melewati pusaran angin yang masih berputar di sekelilingnya.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Bagaimana Bu? Apa kondisi Chen'er tidak terlalu parah?” Tanya Zhao Ni yang terlihat sangat khawatir serta berkeringat dingin.


Qian Lin pun tersenyum hangat. “Chen'er baik-baik saja, bahkan Ibu merasa aneh saat mengecek kondisi Chen'er tadi. Ia terbilang sangat sehat dan hanya kelelahan sehingga ia pingsan.” Jawab Qian Lin.

__ADS_1


“Eeh,,?? Bukannya tadi kita melihat Chen'er mengeluarkan banyak darah beracun? Bagaimana bisa Chen'er baik-baik saja?” Tanya Zhao Ni yang bingung dengan jawaban Ibunya.


Karena penasaran, Zhao Ni langsung mengecek kondisi adik kecilnya.


Dan apa yang Ibunya katakan memang benar, saat ini Fan Chen baik-baik saja.


“Eeh..!! Apa kita tadi sedang berhalusinasi ya?” Ucap Zhao Ni sambil memasang wajah bingung.


Qian Lin yang melihat putri tertuanya, langsung menanggapi. “Sudah lupakan, yang penting saat ini Chen'er baik-baik saja. Itu sudah sebuah keberuntungan bagi kita.” Ucap Qian Lin.


“Ayo kita kembali,” ajak Qian Lin yang kini melihat pusaran angin mulai hilang bersamaan dengan racun yang menyebar.


Tentu saja Qian Lin dan Zhao Ni merasa aneh, tapi mereka tidak terlalu memikirkan apa yang mereka lihat, karena apa yang mereka khawatirnya kepada Fan Chen tidak terjadi.


Wuss..!! Wuss..!!


...


2 menit setelah kepergian Qian Lin dan Zhao Ni.


“Huuf,, aku tak menyangka dengan hilangnya ingatan diriku yang lain, ia menjadi begitu berani, bodoh dan naif.” Gumam sosok esensi Jiwa Penguasa Langit Fan Chen.


“Beruntung aku sudah mengantisipasi hal ini dengan menyisakan sebagian jiwa ku lagi. Padahal jika aku tidak menyisakannya, keberadaanku ini akan mampu bertahan sampai 9 tahun lagi, atau tepat saat diriku yang lain berusia 20 tahun.”


“Tapi apa boleh buat, ini demi diriku yang lain, aku merasa tidak menyesalinya.” Sambung Esensi jiwa Penguasa Langit Fan Chen.


Terlihat Esensi Jiwa penguasa Langit mengeluarkan seutas senyum bahagia.


Ia bahagia karena ikut merasakan dirinya yang lain kini merasakan kehangatan sebuah keluarga. Karena dulu sewaktu ia hidup, ia hanya berdua saja dengan adiknya.


“Selamat tinggal diriku yang lain, kini jiwaku benar-benar akan lenyap selamanya. Jaga dirimu baik-baik, karena aku sudah tidak bisa membantumu lagi untuk selamanya. Dan ingatlah dendam kita, balas mereka jutaan kali lipat dengan apa yang telah kita alami di masa lalu.” Gumam Esensi Jiwa Penguasa Langit yang kini mulai menghilang selamanya.


Blush..!!


***

__ADS_1


1 Bulan berlalu setelah Fan Chen pingsan.


Tap tap..!!


Kini terlihat sosok pemuda seperti berumur 35 tahun keluar dari Hutan, dan tujuannya adalah desa kecil yang ada di bawah air terjun.


“Semoga Ibu dan Ni'er tidak menghajarku setelah menghilang selama 15 tahun,” gumam sosok pemuda yang mirip dengan Zhao Ye, namun pemuda tersebut jauh lebih tua dari Zhao Ye dan Zhao Ni.


Setelah bergumam dengan harapan tidak di hajar, pemuda yang bernama Zhao Long atau yang kini di kenal dengan nama Shen Long oleh hampir seluruh Benua, terlihat kembali melangkahkan kakinya secara perlahan.


...


Sementara di rumah sederhana namun luas, terlihat di salah satu ruangan, Qian Lin dan Zhao Ni sedang duduk sambil membasuh tubuh Fan Chen yang masih belum sadarkan diri selama sebulan penuh.


“Ada apa yang Chen'er, kenapa sampai detik ini ia belum sadar juga Bu?” Tanya Zhao Ni yang tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya.


“Ibu juga tidak tahu, Ni'er,” jawab Qian Lin yang memiliki ekspresi sama seperti putrinya.


“Huuff,, andai saja ayahmu cepat kembali, kita pasti tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Chen'er. Tapi sayang sekali, saat ini ayahmu tidak dapat kembali dalam waktu dekat, karena ia di kejar oleh Klan Xen, antek-antek dari Ratu Penguasa Langit saat ini.” Sambung Qian Lin.


Semenjak Zhao Fan di ketahui keturunan dari bawahan Penguasa Langit 3000 tahun lalu, ia langsung di buru oleh Klan Xen atas perintah Ratu Penguasa Langit saat ini.


Dan dalam 2000 tahun terahir, Ratu Penguasa Langit tanpa belas kasih mengeksekusi semua yang berhubungan dengan kakaknya Sang Penguasa Langit sebelumnya. Itu ia lakukan agar tidak ada terjadi pemberontakan.


Dan selama 2000 tahun terahir, hampir 100 juta yang mati karena perintah Ratu Penguasa Langit. Rata-rata mereka adalah bawahan Penguasa Langit sebelumnya dan para kerabat yang memiliki hubungan dengan bawahan Penguasa Langit.


Sungguh kejam memang, sehingga era Ratu Penguasa Langit saat ini di namakan Era Kekacauan.


...


Kembali ke Qian Lin dan Zhao Ni.


Mereka yang baru selesai membasuh tubuh Fan Chen, seketika mengerutkan kening mereka saat merasakan aura yang sangat familiar.


“Si bocah tua itu, setelah 15 tahun menghilang, dia tahu jalan pulang juga rupanya.” Teriak Zhao Ni yang langsung mengetahui jika itu adalah kakaknya, putra tertua dari pasangan Zhao Fan dan Qian Lin.

__ADS_1


Blush..!! Wuss..!! Wuss..!!


__ADS_2