Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit

Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit
Memancing Amarah Ketiga Serigala Putih


__ADS_3

“Jika begitu, akan ku bereskan yang di belakang terlebih dahulu,” sambung Fan Chen yang sudah merasa mampu membunuh anngota Klan Lu yang bertugas sebagai pengawas.


Dret..!!


Jlep..!! Urgh..!!


Dalam sekejap Fan Chen muncul di belakang anggota klan Lu yang menjadi pengawas dan langsung menusuk lehernya dari belakang.


Bruk..!!


Setelah Fan Chen membunuhnya, ia pun langsung menyerap sisa energi serta esensi jiwanya dan langsung mengolahnya untuk memperbuat tubuhnya.


Wuss..!!


Slash!! Bruk..!!


Tidak berhenti sampai di sana saja, Fan Chen terlihat kembali menerjang ke arah para Anjinh pemburu dan menebas lehernya satu persatu tanpa di ketahui oleh para Anjing pemburu lainnya.


Entah teknik apa yang Fan Chen gunakan untuk membuat keberadaannya tidak bisa di rasakan oleh musuh, yang pasti, saat ini Fan Chen dengan mudah dan leluasa membunuh musuh-musuhnya dari belakang.


Slash slash slash..!!


Krak krak..!! Piar..!!


Setelah melihat pedang yang ia genggam hancur ke 5 kalinya, terlihat Fan Chen dengan cepat memungut pedang musuh yang telah ia bunuh dan kembali membunuh lagi.


***


Wung..!! Bom bom..!!


Sementara di depan hutan.


Zhao Long dan Zhao Ye yang kini terlihat di terjang oleh para Anjing pemburu dari berbagai arah, terlihat sudah mulai kelelahan.


Huh huh huh..!!


“Sialan, mereka tidak ada habisnya kak,” umpat Zhao Ye yang kini mulai menancapkan pedangnya untuk menyangka badannya agar tidak terjatuh.


Zhao Long yang melihat adiknya sudah mencapai batasnya, langsung berdiri di depan adiknya untuk melindunginya.


Tap tap..!!


“Istirahatlah, kakak akan melindungimu dari depan, dan kau sesekali lindungilah punggung kakak,” ucap Zhao Long yang langsung mengayunkan tombak serta pedangnya secara serempak.


Sret..!!


Terlihat Zhao Long mengambil sikap kuda-kuda dengan tangan kanan yang memegang tombak ia taruh di belakang dan tangan kiri yang memegang pedang ia ulurkan ke arah depan.


“Maju,” ucap Zhao Long menatap tajam ketiga Serigala Putih.

__ADS_1


Ketiga Serigala putih yang sengaja memberikan Zhao Long dan Zhao Ye jeda untuk menghirup udara segar, seketika menyeringai lebar.


“Khehe,, tunggu apalagi, serang,” kekeh salah satu Serigala Putih yang tak lain petinggi Pembunuh Bayaran.


Dret..!! Woahh..!!


Seketika ratusan Anjing pemburu yang dari tadi menunggu perintah, terlihat mulai kembali menerjang ke arah Zhao Long.


Slash slash..!!


Bruk bruk bruk..!!


Namun setelah beberapa dari para Anjing pemburu yang maju, terlihat sisanya yang hendak ikut maju langsung bergeletakan setelah kepala mereka terpotong rapi.


“I..Ini,” ucap ketiga Serigala Pemburu melebarkan mata mereka saat melihat ratusan bawahan mereka mati dalam satu kali tarikan nafas.


Sontak pandangan mereka pun dengan cepat mengarah ke sosok pemuda tampan berambut putih.


Saat mereka tidak mampu merasakan aura dan tingkat kultivasi pemuda tersebut, dengan cepat ketiga Serigala putih mundur serempak.


Sret..!!


“Siapa kau?” Tanya ketiga Serigala Putih sambil mengeluarkan senjata mereka masing-masing dan di arahkan ke Fan Chen.


Fan Chen yang menyembunyikan aura dan tingkat kultivasinya, kini terlihat melirik ke arah ketiga musuh utama yang membawa para Anjing pemburu.


Sret..!!


“Chen'er, apakah itu kau?”


Sebelum Fan Chen mengatakan sesuatu, terdengar suara teriakan dari sosok yang tentu suaranya sangat familiar bagi Fan Chen.


Fan Chen yang tadinya memasang ekspresi datar, kini melirik ke arah Zhao Ye dengan ekspresi senyuman hangat.


“Hemm..!! Ini bayi yang dulu kau temukan 11 tahun yang lalu,” jawab Fan Chen dengan nada lembut.


Setelah menjawab, pandangan Fan Chen pun mengarah ke Zhao Long. “Siapa dia kak, aku kira kau bersama ayah?” Tanya Fan Chen yang sebenarnya sudah dapat menebak siapa Zhao Long sebenarnya.


Zhao Long yang mendengar itu pun langsung mendekati Fan Chen, karena jaraknya saat ini yang paling dekat dan ia juga baru saja membunuh semua Anjing pemburu yang menerjang ke arahnya.


Tap tap..!!


“Wajar kau tidak mengenaliku Chen'er, karena aku pergi dari sini 15 tahun yang lalu dan aku adalah kakak tertuamu Zhao Long Chen,” ucap Zhao Long terlihat mengusap rambut Fan Chen.


“Hemm..!! Pantas saja kakak Long mirip dengan kakak Ye,” celetuk Fan Chen.


“Tapi saat ini kita sudahi dulu Reuninya kak, karena musuh masih ada di depan kita.” Sambung Fan Chen yang dalam sekejap mengubah ekspresinya menjadi datar.


“Apa kakak bisa membunuh ketiganya?” Tanya Fan Chen terdengar serius.

__ADS_1


Mendengar itu, Zhao Long pun merenung dan sedikit ragu.


“Jika dalam sekali serang mungkin bisa, karena saat ini sisa energi kakak hanya 15% saja. Tapi jika membunuh mereka satu persatu itu mustahil Chen'er,” ucap Zhao Long dengan nada jujur.


Bukannya kecewa saat mendengar jawaban Zhao Long, Fan Chen malah terlihat mengeluarkan seutas senyum tipis.


“Itu sudah cukup kak, kakak langsung saja gunakan teknik terkuat kakak untuk menyerang mereka. Sisanya serahkan kepada Chen'er,” ucap Fan Chen yang terlihat langsung bergerak ke arah ketiga Serigala Putih.


Dret..!! Wuss..!!


Ehh??


Zhao Long yang mendengar ucapan adiknya, hanya bisa memasang wajah bodoh.


“Ikuti saja perintah Chen'er kak, kau langsung gunakan teknik terkuatmu, aku yakin jika Chen'er pasti sudah memiliki rencana untuk membunuh ketiga Serigala putih itu dalam sekali serangan dari teknikmu itu.” Teriak Zhao Ye terdengar mencoba membuat Zhao Long tidak bingung.


Benar saja, Zhao Long pun langsung mengalirkan seluruh energinya ke dalam bilah Tombaknya.


Blush..!!


***


Di saat Zhao Long sudah mengalirkan seluruh energinya ke bilah tombaknya. Fan Chen kini terlihat muncul di depan salah satu Serigala Putih yang tak lain Petinggi Bunga Malam.


Dret..!!


“Hemm..!! Dari auramu, kau ini pasti sering bertemu anggota klan Lu,” ucap Fan Chen yang langsung membuat Petinggi Bunga Malam terkejut luar biasa.


“Kau,” ucap Petinggi Bunga Malam yang kini tubuhnya bergetar hebat, lantaran tidak ada yang berani menyebut nama Klan Lu secara santai di depan bawahannya. Jika ada yang berani menyebut nama klan Lu, itu artinya mereka pasti berasal dari Klan Kuno yang tak lain musuh besar Klan Lu dan bisa jadi mereka adalah bawahan setia Penguasa Langit 3000 Tahun lalu.


“Mati,” teriak Petinggi Bunga Malam yang kini langsung sadar dan langsung menyerang Fan Chen.


Slash..!! Bomm..!!


Namun pedang Petinggi Bunga Malam hanya mengenai udara, karena terlihat Fan Chen kini muncul di depan Petinggi Pemburu Bayangan.


“Kau adalah yang paling pengecut dari kalian semua, sungguh ironis seorang pengecut seperti dirimu di jadikan seorang petinggi,” ejek Fan Chen dengan nada datar.


“Apa kau bilang,” teriak petinggi Pemburu Bayangan yang langsung di selimuti aura membunuh.


Bersamaan dengan itu, petinggi Pemburu Bayangan langsung melempar puluhan jarum beracun ke arah Fan Chen.


Wuss wuss..!!


Namun keberadaan Fan Chen kembali menghilang dan ia muncul di depan Petinggi pembunuh bayaran.


Tap tap..!!


“Kau yang terkuat, tapi kau juga yang terbodoh dari kalian bertiga. Bisa-bisanya yang terkuat mau di manfaatkan oleh yang lemah,” ejek Fan Chen sambil mengangkat tangannya tanda memberikan kode kepada Zhao Long untuk siap menyerang, karena saat ini perhatian ketiga Serigala Putih sedang teralihkan ke satu arah saja, yaitu dirinya.

__ADS_1


Blush..!!


__ADS_2