Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit

Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit
Kembalinya Zhao Ye dan Mencoba Membangunkan Fan Chen


__ADS_3

“Selamat tinggal para cecunguk sialan, jangan sampai kita bertemu lagi, kesabaranku ini ada batasnya. Karena jika kita bertemu lagi, kepala kalian semua akan berjejeran dimana-mana.” Ucap Zhao Fan terlihat melambaikan tangannya sambil melangkah memasuki Kapal.


Tap tap..!!


***


6 Bulan kemudian.


Kini Zhao Long yang sudah kembali ke kampung halamannya dan bekerja menggantikan Ibu dan adiknya, terlihat sudah tidak mengeluh lagi.


Itu karena ia telah di bantu oleh temannya Long Mu yang datang 3 bulan setelah pulangnya Zhao Long.


Dan genap 6 bulan Zhao Long berada di desa, Zhao Ye pun kembali dari pelatihannya.


Saat Zhao Long melihat adiknya Zhao Ye, ia terkejut luar biasa.


Perubahan Zhao Ye sangat mencengangkan, kini tinggi Zhao Ye sudah mencapai 190cm dan tingkat kultivasinya berada di Ranah Master ⭐ 9 di usianya yang sudah menginjak 25 tahun.


Bukan hanya Zhao Long saja yang terkejut, Ibunya dan kakak perempuannya pun ikut terkejut saat melihat perkembangan Zhao Ye.


...


“Apa kau benar Ye'er si bocah nakal itu?” Tanya Zhao Ni yang kini menatap adiknya dengan tatapan tidak percaya sambil mendongak ke atas.


“Hehe,, benar Jie-jie, ini adikmu yang nakal dan tidak bisa menjaga mulutnya saat bicara,” jawab Zhao Ye sambil tersenyum malu-malu.


“Woah,, ternyata saat kau semakin dewasa, kau bisa malu juga rupanya,” ucap Zhao Ni yang langsung mengejek adiknya dan menarik kepalanya lalu menjepitnya menggunakan lengan kanannya.


Duh duh..!!


“Jie-jie, ampuni Ye'er,” ucap Zhao Ye yang terlihat sama sekali tidak melawan seperti dulu sewaktu ia berusia 14 tahun.

__ADS_1


Sebagai yang tertua, bukannya menghentikan atau membantu adiknya, Zhao Long malah terlihat ikut-ikutan mengeroyok Zhao Ye.


Melihat apa yang di lakukan kedua kakaknya kepada adik mereka, Qian Lin hanya bisa menghela nafas.


“Sudah hentikan, adik kalian baru saja kembali, dia pasti kelelahan dan butuh istirahat.” Ucap Qian Lin.


Zhao Long dan Zhao Ni pun langsung melepaskan adik mereka dengan wajah tidak puas.


“Huh,, ibu sudah tidak seru lagi,” ucap Zhao Ni cemberut.


Mendengar itu, Qian Lin pun mengerutkan keningnya. “Kau itu yang seperti anak kecil, kapan kau dewasanya, padahal usiamu sudah lebih hampir menginjak 50 tahun. Seharusnya kau bisa berpikir layaknya seorang Ibu dengan usia seperti itu, bukan malah semakin menjadi gadis kecil.” Dengus Qian Lin yang langsung menceramahi putrinya.


Zhao Ni yang usianya di sebut langsung malu, dengan cepat ia melarikan diri dari tempat tersebut sambil menggerutu.


...


Zhao Ye yang melihat Jie-jie nya lari, hanya bisa menggelengkan kepalanya.


“Dia bukan bayi lagi Ye'er, saat ini usia adikmu 11 tahun dan namanya Fan Chen,” jawab Zhao Long.


“Hem..!! Saat ini adikmu sedang tidur abadi, kurang 5 bulan lagi mungkin ia akan sadar,” sambung Qian Lin.


Mendengar itu, sontak Zhao Ye pun terkejut dan langsung bertanya apa yang sebenarnya telah terjadi kepada Chen'er.


Qian Lin pun langsung menjelaskan semua yang terjadi selama 11 tahun terahir.


***


Keesokan harinya.


Kini Zhao Ye, Zhao Ni, Zhao Long, Qian Lin dan Long Mu terlihat berada di ruangan Fan Chen.

__ADS_1


“Apa kau yakin jika Chen'er bisa tersadar sebelum waktunya?” Tanya Zhao Ni sambil melirik adiknya Zhao Ye.


“Hemm..!! Saat Ye'er di hutan siluman, Ye'er bertemu dengan beberapa Binatang Siluman yang bisa berbicara, Ye'er yang mulai berkomunikasi dengan mereka pun mendapat banyak sekali ilmu dari mereka, salah satunya tentang Tidur Abadi atau dapat di katakan di Dunia Siluman adalah Hibernasi.” Ucap Zhao Ye menjelaskan jika hal tersebut sama.


“Singkatnya, untuk membangunkan seseorang yang berhibernasi itu membutuhkan energi besar dan mengalirkan energi tersebut ke tubuh orang yang berhibernasi.” Sambung Zhao Ye yang menjelaskan cara intinya.


Hemm..!!


“Jika begitu, apakah dengan kita semua yang ada di sini, cukup untuk membangunkan Chen'er?” Tanya Zhao Long melirik adiknya.


“Tentu saja cukup kalian berdua,” jawab Zhao Ye menunjuk ke arah Ibu dan teman kakaknya.


“Eeh,, kenapa aku?” Tanya Long Mu menunjuk dirinya dengan wajah bingung.


“Hem..!! Kau dan ibu di sini adalah yang terkuat dan memiliki jumlah energi besar, jadi cukup dengan kalian berdua saja. Sisanya akan menjaga daerah ini dan membuat sebuah penghalang, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan saat kalian mencoba menyadarkan Chen'er,” jawab Zhao Ye dengan nada santai dan seolah sudah merencanakan ini semua.


“Eeh,, aku tak menduga jika kau secerdas ini Ye'er, kau bahkan memikirkan sebab dan akibatnya dan langsung merencanakan selusinya,” ucap Zhao Long yang terlihat kagum dengan adiknya.


“Heh,, kau saja yang baru sadar jika Ye'er ini memang cerdas dari kecil, tidak seperti dirimu yang sudah setua ini, masih saja bodoh,” ejek Zhao Ni sambil bersembunyi di balik punggung Ibunya.


“Huh,, dari pada kau, sudah tua masih saja kelakuan seperti anak kecil, malu dong dengan umurmu,” balas Zhao Long sambil mengeluarkan lidahnya dan di ulurkan kepada adiknya Zhao Ni.


“Apa kau bilang hah, ibu Long Gege mengejek-”


“Sudah, kalian ini setiap kali bertemu pasti saling mengejek dan tak mau kalah satu sama lain. Coba kau ikuti Ye'er, dia jauh lebih dewasa setelah kembali, bahkan saat kalian mengejeknya, ia hanya membalas dengan senyuman saja. Contoh adik kalian,” dengus Qian Lin yang memotong ucapan Zhao Ni.


“Dan dari pada kalian selalu membuat keributan, lebih baik kau jaga daerah ini bersama Ye'er,” Ucap Qian Lin menunjuk putra tertuanya.


“Lalu kau, buat sebuah pelindung dan tetap stabilkan pelindungnya jika ada keretakan.” Sambung Qian Lin melirik putrinya dan langsung di angguki oleh Zhao Ni tanpa pembelaan sama sekali.


Tap tap..!!

__ADS_1


__ADS_2