Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit

Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit
Pesan Terahir Esensi Jiwa Penguasa Langit dan Di Abaikan Semua Orang


__ADS_3

“Ayah ibu, apa yang Jiwa sekarat ini katakan? Apa dia minta makan, atau minta jatah bulanan?” Tanya Zhao Ye menunjuk ke arah Jiwa Penguasa Langit dan kepala Zhao Ye melirik ke arah Ayah dan Ibunya yang baru dia sadari jika mereka sedang berlutut.


Eeehh..!!


Dengan cepat Zhao Fan mendekati putranya dan langsung membungkam mulutnya.


Emmhh emmhh..!!


Terlihat Zhao Ye meronta-ronta minta untuk di lepaskan, tapi Zhao Fan tidak peduli dan kini sedang melirik Esensi jiwa Penguasa Langit.


“Haha,, maafkan putraku ini Tuanku, dia ini masih kecil dan tidak mengenal siapa anda sebenarnya.” Ucap Zhao Fan terdengar canggung kepada Esensi Jiwa Penguasa Langit.


Esensi Jiwa Penguasa Langit terlihat santai. “Tidak apa-apa, karena aku tahu dia juga yang telah menemukan diriku yang lain. Malah aku suka dengan sikapnya yang sedikit ceroboh dan terang-terangan, itu artinya ia bukanlah pemuda yang naif, dan kau beruntung memiliki putra seperti dirinya.” Ucap Esensi Jiwa Penguasa Langit sambil melambaikan tangannya.


Blush..!!


Tak lama beberapa senjata, pil, tumbuhan herbal yang sudah di awetkan, dan terahir, berbagai macam Buku peninggalan Istana Langit muncul dari Cincin ruang.


“Sebagai rasa terimakasihku karena putramu menemukan diriku yang lain, maka akan ku hadiahkan kalian semua ini.” Ucap Esensi Jiwa Penguasa Langit yang kini terlihat semakin memudar.

__ADS_1


“Rawatlah diriku yang lain hingga berusia dia 20 tahun, dan jangan biarkan dia keluar dari Desa kecil ini sebelum ia berusia 20 tahun. Hanya itu permintaan egoisku wahai keturunan Qian Long,” sambung Esensi jiwa Penguasa Langit, ia saat ini terlihat mengeluarkan senyuman hangat dan juga sangat ingin mengetahui cerita tentang bawahannya setianya Qian Long. Tapi waktunya tidak lama lagi.


Tepat sebelum Esensi Jiwa Penguasa Langit menghilang seutuhnya, ia terdengar kembali mengatakan sesuatu.


“Oh ya, satu lagi, ingatan tentang diriku yang lain saat ini hanya mengingat dendam dan dua nama musuh utamanya saja, ia tidak mengingat nama bawahannya yang dulu setia maupun musuh-musuh yang ikut mengkhianatinya di masa lalu. Jadi tolong beritahu dia siapa saja nama musuh-musuh yang tidak ia ketahui dan beritahu nama bawahannya yang masih setia hingga saat ini, agar kelak ia bisa menemui mereka satu persatu.” Ucap Esensi Jiwa Penguasa Langit.


Blush..!!


...


Melihat Esensi Jiwa Penguasa Langit telah menghilang selamanya, kini Zhao Fan dan Qian Lin saling melirik.


Pfftt..!!


“Siapa suruh leluhurmu dulu sangat lemah, dan hanya seorang prajurit penjaga gerbang. Ya wajar saja Tuan tidak mengingat nama leluhurmu,” ejek Qian Lin, dan kini terlihat sangat bahagia jika ia di kenali keturunan Qian Long.


Huh..!!


“Tidak apa-apa Tuan tidak mengingat nama leluhurku, tapi kali ini akan berbeda, karena aku akan menjadi ayahnya seorang calon Penguasa Langit,” teriak Zhao Fan di sertai wajah bahagia.

__ADS_1


“Terlebih lagi, calon penguasa Langit saat ini dapat di katakan terhubung dengan penguasa Langit 3000 tahun yang lalu. Itu artinya ia pasti mengingat teknik bela dirinya di masa lalu dan dengan mudah meningkatkan kekuatannya.” Sambung Zhao Fan yang kini terlihat memiliki tujuan berbeda.


Zhao Ye dan Zhao Ni yang melihat ekspresi wajah ayah mereka, mereka langsung memasang wajah jijik.


“Huh,, dasar tak tahu malu,” dengus Zhao Ni melototi ayahnya dan langsung melangkah pergi.


“Huh,, pantas saja leluhurnya sangat lemah, itu sudah terlihat jelas dari keturunannya saat ini, sama-sama licik dan pastinya tidak mau berkerja keras,” ejek Zhao Ye yang terlihat langsung kabur.


Wuss wuss..!!


...


Zhao Fan yang mendengar ucapan kedua anaknya, seketika merasakan duri menusuk jantungnya.


“Urgh,, dasar anak-anak durhaka, bagaimana bisa kalian mengejek ayah kalian dengan kata-kata menyakitkan seperti ini,” ucap Zhao Fan sambil melirik ke arah istrinya.


“Lin'er, saat ini aku akan mati, jadi bantu aku ke kamar kita,” ucap Zhao Fan mengulurkan tangannya ke arah istrinya, tapi Qian Lin dengan acuh pergi dari ruangan tengah menuju luar, seolah-olah ia tidak mendengar ataupun melihat suaminya ada di dekatnya.


Tap tap..!!

__ADS_1


__ADS_2