Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit

Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit
Flas Back Ke 5 Hari Yang Lalu Part 2 ( Melawan Ratusan Budak Klan Lu )


__ADS_3

“Huh,, mereka datang seperti gerombolan Tikus kelaparan,” dengus Zhao Ye sambil melirik kakaknya. “Apa kau siap membasuh tubuhmu dengan darah mereka kak?” Tanya Zhao Ye yang membuat Zhao Long terkejut di sertai heran akan ucapan adiknya.


“Apa sebelumnya kau sudah terbiasa membunuh Ye'er?” Tanya Zhao Long yang kini menatap adiknya dengan tatapan tajam.


“Setahu kakak, kau sama sekali tidak pernah keluar mengembara dan membunuh manusia, dan dari ucapanmu tadi, kakak merasa kau seperti terbiasa dalam membunuh dan melihat darah. Jadi jawab kakak, dari mana kau terbiasa membunuh dan tidak merasa jijik maupun ketakutan?” Sambung Zhao Long.


Mendengar dan melihat tatapan kakaknya yang kini serius, malah Zhao Ye merasa aneh dengan kakaknya.


“Tentu saja saat di Hutan Siluman,” jawab Zhao Ye melirik kakaknya dengan pandangan aneh.


“Memang saat kakak di sana, kakak tidak pernah bertarung melawan para siluman dan membunuh mereka?” Tanya Zhao Ye balik kepada kakaknya.


“Eeh,, tapi sensasi dalam membunuh Siluman dan Manusia itu berbeda Ye'er, dan saat kakak menyadari dari caramu membunuh Assasin itu, kau itu seolah sudah terbiasa membunuh manusia, bahkan ekspresi mu santai saja.” Jawab Zhao Long sambil menunjuk Assasin yang adiknya bunuh.


“Huh,, Ye'er juga tidak tahu, tapi saat Ye'er membunuhnya tadi, Ye'er merasa seperti membunuh Binatang Siluman, Ye'er bahkan tidak merasa jijik melihat darahnya, itu karena darah mereka sama dengan para Siluman.” Balas Zhao Ye sambil mengangkat kedua bahunya.


Mendengar itu, Zhao Long hanya bisa menghela nafas.


“Huff,, semoga saja adik ku ini tidak di kendalikan oleh hasrat membunuhnya kedepannya. Aku takut jika ia terbiasa membunuh, maka ia akan di kendalikan oleh hasratnya itu lalu berubah menjadi Iblis pembunuh tanpa ampun.” Gumam Zhao Long berharap dalam hatinya.


Kini, pandangan Zhao Long mengarah ke depan dan menunggu datangnya para Organisasi Pemburu Bayangan bersama kultivator lainnya.


“Ingat Ye'er, jangan terbawa amarah dan jangan sampai kau di kendalikan oleh Jiwa Iblismu nanti, kau pasti tahu apa yang kakak maksud bukan?” Ucap Zhao Long melirik adiknya.

__ADS_1


Zhao Ye yang pada awalnya bingung kenapa kakaknya sangat khawatir ia membunuh, bahkan sampai marah, kini langsung mengerti kenapa kakaknya sampai seperti tadi.


“Hehe,, ternyata kakak khawatir jika Ye'er di kendalikan oleh Jiwa Iblis Ye'er karena terbiasa membunuh ya,” kekeh Zhao Ye yang merasa lucu.


“Kini kakak tidak perlu khawatir lagi, karena Jiwa Iblis Ye'er telah Ye'er kalahkan dan kendalikan saat Ye'er masih di Hutan Iblis. Jadi saat Ye'er membunuh, Ye'er tidak akan pernah hilang kendali dan menjadi Iblis berdarah dingin.” Sambung Zhao Ye memberitahu kakaknya.


“Huuff,, untunglah jika begitu,” ucap Zhao Long menghela nafas lega sambil mengelus dadanya. Tapi tak lama, matanya melotot setelah sadar akan ucapan adiknya.


“Eeh apa kau bilang tadi? Bagaimana bisa kau begitu cepat mampu mengalahkan Jiwa Iblismu?” Tanya Zhao Long dengan nada tinggi.


“Bukankah untuk mengalahkan Jiwa Iblis, kau harus berada Di Ranah Grand Master ⭐ 7 terlebih dahulu.” Sambung Zhao Long yang kini menatap adiknya dengan tatapan tidak percaya.


Melihat wajah adiknya mengangguk tanpa kebohongan, wajah Zhao Long langsung menunjukkan cemberut di sertai kecemburuan.


“Huh,, kau curang Ye'er, pantas saja tingkat kultivasimu melambung dengan cepat, ternyata kau sudah mengalahkan Jiwa Iblismu.” Dengus Zhao Long.


Sret..!!


Dengan cepat Zhao Ye dan Zhao Long mengarahkan senjata mereka saat merasakan para Assasin dan kultivator sudah dekat.


“Huh,, siapa suruh tulisan ayah sangat jelek dan sengaja di buat susah mempelajarinya,” dengus Zhao Long yang terlihat mulai bergerak ke arah kanan.


Wuss..!!

__ADS_1


Dalam sekejap Zhao Long muncul di hadapan 6 kultivator tingkat rendah dan 2 Assasin tingkat rendah lalu langsung mengayunkan pedangnya.


Slash..!! Bruk bruk..!!


Tanpa bisa melakukan perlawan, ke 8 musuh Zhao Long langsung tumbang dengan kepala terpisah dari tubuhnya.


“Huh,, seperti biasa, mereka sangat pengecut,” dengus Zhao Long. “Sengaja mengirim yang lemah terlebih dahulu sebagai umpan, lalu mereka yang lumayan kuat bergerak dan terahir yang terkuatnya.” Sambung Zhao Long yang sudah tahu ciri khas semua budak-budak klan Lu.


Karena merasa akan menghabiskan banyak energi Qi, kini terlihat Zhao Long memancing para kultivator dan Assasin tingkat rendah ke satu tempat, rencananya ia akan membunuhnya dalam sekali serang.


Dret..!! Wuss..!! Wuss..!!


“Ye'er, jangan ladeni mereka, ikuti kakak,” teriak Zhao Long yang kini melesat ke arah tempat terbuka, dengan kata lain keluar dari hutan, dan satu-satunya tempat terbuka adalah jalan setapak yang tidak jauh dari desa tempat mereka tinggal.


...


Slash slash..!!


Bruk..!!


Zhao Ye yang baru saja membunuh 12 musuhnya dalam 3 kali gerakan pun menghentikan langkahnya.


“Eeh,, apa kakak sengaja memancing musuh ke satu tempat, agar bisa membunuh para cecunguk ini dalam sekali serang?” Gumam Zhao Ye yang langsung tahu apa yang kakaknya rencanakan.

__ADS_1


“Pengalam bertarung memang harus di butuhkan juga, walau kakak memang sedikit bodoh dalam belajar, tapi karena pengalamannya yang banyak, tentu saja ia tahu strategi seperti ini, dan tahu kapan harus digunakan dalam melawan banyak musuh.” Gumam Zhao Ye yang terlihat mulai bersemangat untuk keluar mencari pengalaman nantinya.


Dret..!! Wuss wuss..!!


__ADS_2